Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Analisa Forex Mingguan AUD (19 – 23 Agustus)

Analisa Forex Mingguan AUD (19 – 23 Agustus).  Analisa forex kali ini tentang  Aussie telah memulihkan beberapa kerugian mingguannya di minggu lalu. Bisakah katalisator di minggu ini mendorong comdoll berada di zona hijau terhadap rekan-rekan utamanya?

Grafik Analisa Forex Mingguan AUD (19 – 23 Agustus).
Grafik Analisa Forex Mingguan AUD (19 – 23 Agustus).

Baca juga: Analisa forex mingguan AUD (12-16 Agustus)

Risalah rapat RBA (20 Agustus, 2:30 pagi GMT)

Reserve Bank of Australia (RBA) mungkin telah mempertahankan suku bunganya agar tetap stabil untuk awal bulan ini setelah adanya penurunan suku bunga secara berturut-turut, tetapi bank sentral tidak mengesampingkan lebih lanjut bahwa “kemungkinan akan memakan waktu lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya” untuk inflasi agar kembali ke target sekitar 2,0%.

Belakangan di minggu ini Gubernur RBA Lowe akan berbicara tentang ekonomi yang mencapai “titik balik” dan tidak mengesampingkan pelonggaran lebih lanjut dan bahkan kebijakan moneter “tidak konvensional” (baca: pelonggaran kuantitatif).

Di minggu ini kita akan melihat betapa khawatirnya anggota RBA tentang “titik balik” ini dan seberapa mereka bersedia untuk bisa membuat lebih banyak perubahan pada kebijakan mereka sebelum tahun ini berakhir.

Baca juga: Analisa Forex Mingguan GBP (12 – 16 Agustus)

Laporan Flash PMI (22 Agustus, 12:00 pagi GMT)

Data di bulan lalu menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur meluas pada laju yang lebih lambat di bulan Juli, karena output dan pesanan baru melunak dan ekspor baru menurun untuk bulan ketiga berturut-turut.

Bisnis yang berorientasi layanan tidak memberikan hasil yang jauh lebih baik. Pembacaan indeks melambat sekitar  52,6-51,9 untuk bulan ini belakangan ada pesanan baru yang lebih lemah dan tren pekerjaan.

Akankah angka di minggu ini mengkonfirmasi tren ekspansi yang lebih lambat?

Meskipun tidak ada laporan di tingkat atas yang dijadwalkan selama rilis data Australia, Anda harus mencatat bahwa The Fed juga mencetak risalah rapatnya sekitar lima jam sebelum acara. Selain itu, Jepang sedang mencetak laporan PMI manufakturnya sendiri di sesi perdagangan yang sama.

Jadi, kecuali kita melihat adanya hit atau misses yang signifikan yang dapat memengaruhi sikap dovish RBA, maka ada kemungkinan bahwa PMI manufaktur dan layanan Australia hanya akan menyebabkan blip dalam aksi harga intraweek Aussie.

Sumber: Babypips.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda