Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Bell Pembukaan: NASDAQ Memimpin Selloff Futures AS karena Pasar Mengabaikan Janji Fed

Bell Pembukaan: NASDAQ Memimpin Selloff Futures AS karena Pasar Mengabaikan Janji Fed

  • Futures AS melawan trend bullish global
  • Yield mencapai level tertinggi sejak bulan Januari 2020

 

Peristiwa Utama

NASDAQ futures memimpin selloff dalam trading pada hari Kamis dengan futures S&P 500 dan Russell 2000 yang juga lebih rendah karena resumsi selloff Treasury menunjukkan keyakinan pasar pada Federal Reserve mungkin mengikis. Futures pada Dow secara margin hanya di green.

Dolar dan emas lebih tinggi.

 

Urusan Keuangan Global

Yield dalam catatan Treasury 10-tahun menembus melewati 1.7%, dan jauh dari hair dari level 1.75% yang terakhir terlihat pada 22 Januari, 2020, seperti prediksi pola segitiga naik.

Treasuries Harian 10-tahun

Kontrak pada teknologi-berat NASDAQ 100 – yang diuntungkan sebagian besar dari lockdowns, mendorong valuasi mereka ke proporsi dotcom – yaitu 1.3% lebih rendah di saat penulisan, hampir dua kali lipat dari kapitalis kecil yang terdaftar di Russell 2000.

Tentu saja, selloff saat ini mungkin menjadi pengambilan profit sementara setelah Federal Reserve menyatakan kesediaannya untuk terus mendukung ekonomi, serta menopang ekuitas di posisi tinggi sepanjang waktu terhadap pertumbuhan kecemasan meningkatnya inflasi dan suku bunga yang lebih tinggi yang diharapkan mengikuti.

Namun, kami tidak berpikir begitu. Ketika kebijakan yang berarti seperti itu telah diumumkan sebelumnya, saham melonjak selama lebih dari satu hari. Ketika OPEC mengumumkan akan menjaga pemangkasan produksi di tempat, minyak melonjak 8.4% selama tiga hari berturut-turut, sebelum pengambilan profit. Untuk mengklarifikasi, trading suatu pagi tidak membentuk trend, dan ini mungkin hanya kebisingan. Namun demikian, bahwa itu terjadi hanya satu hari setelah Fed memberikan sebuah toko.

Baca juga: Prediksi Harga Dolar Kanada: USD/CAD, CAD/JPY, EUR/CAD

Fed mengatakan akan mempertahankan kebijakannya yang sangat akomodatif – Fed berencana untuk menjaga suku bunga mendekati nol sampai tahun 2023, melanjutkan pembelian asset dengan tanpa rencana untuk taper QE dan memberikan panduan kedepan yang luar biasa longgar. Fed juga tidak peduli mengenai inflasi, mengatakan itu adalah sementara. Tapi di waktu yang sama Fed meningkatkan prediksi PCE dasarnya dari 1.8% menjadi 2.2%. Apakah itu berlangsung sebentar?

Fed mengatakan ia tidak ingin bertindak lebih dulu, hanya berdasarkan pada prediksi. Sehingga hal yang sama bahwa Fed mempublikasi dot-plotnya – prediksinya pada suku bunga – memberitahu pasar bahwa ia tidak ingin bertindak berdasarkan prediksi. Oh, dan sedangkan Fed mengklaim bahwa prediksi PCE adalah sementara, memprediksi bahwa PDB akan melonjak hingga 6.5% dari 4.2%.

Mungkin alasan sell-off hari ini adalah bahwa trader yang yang bertaruh bahwa The Fed terus menerus, meneguhkan support yang akan menstimulasi ekonomi untuk bertumbuh lebih cepat mulai mengakui beberapa ketidakkonsistenan dalam pesan.

Karena, seperti yang kita lihat itu, kita bisa mengharapkan salah satu dari dua perkembangan berikut:

  1. Fed melanggar janji yang sering diulang-ulang untuk tidak menaikkan suku bunga dan pembelian obligasi taper, atau
  2. Menjaga janjinya tapi membiarkan ekonomi berlari dari jurang.

Kecuali jika inflasi gagal meningkat, itu merupakan satu atau lainnya. Seperti yang sekarang, kelanjutan selloff Treasury mendemonstrasikan bahwa investor sedang menyesuaikan kembali posisi untuk beradaptasi pada satu atau yang lainnya, jika tidak keduanya.

Di Eropa, Indeks STOXX 600 naik dengan pembuat mobil dan banks, yang diharapkan naik di tengah pergeseran dari pertumbuhan ke nilai.

Topix Jepang ditutup di lebih dari 2000 untuk pertama kalinya sejak tahun 1991.

Pada trading kemarin, saham AS melonjak ke rekor posisi tinggi karena yields yang berumur panjang turun kembali dari posisi tinggi lebih dari setahun, setelah Fed mengulangi pesannya yang sama.

Dolar melambung.

Indeks Dolar Harian

Pemulihan greenback dari apa yang mungkin menjadi bawah dari flag yang menurun, yang posisinya masuk akal, karena harga berjuang untuk menyelesaikan dua kali lipat bottom born dari wedge yang menurun sejak puncaknya pada bulan Maret.

Emas melonjak tapi mendapati resistance di atas kenaikan flag – bearish setelah mendahului 7.8% penurunan.

Harian Emas

Jika flag selesai, dengan menembus downside, itu dapat mengindikasikan bahwa logam kuning akan memulai penurunan yang lebih curam, bersama dengan kanal merah.

Bitcoin menepi lebih rendah setelah kenaikan dua hari.

Minyak, yang memiliki hubungan terbalik dengan dolar, juga merosot.

Harian minyak

Likuiditas emas mungkin ditrading di dalam flag yang menurun, karena harga mengoreksi di dalam kanal naik.

Baca juga: Analisis AUD/JPY: Saat Semua Orang Datang ke Pesta

 

Ke Depan

  • Pada hari jumat, Kanada merilis angka penjualan ritelnya.
  • Bank Jepang mengumumkan ketetapan kebijakan moneternya dan Gubernur Haruhiko Koruda mengadakan pengarahan pada hari Jumat.

 

Pergerakan Pasar

Saham

  • Futures pada Indeks S&P 500 menurun 0.3%.
  • Indeks STOXX melonjak 0.2%.
  • Indeks MSCI Asia Pasifik naik 0.8%.
  • Indeks MSCI Pasar Berkembang naik 0.6%

 

Mata uang

  • Indeks Dolar naik 0.25%
  • Euro turun 0.2% menjadi $1.1953
  • Pound Inggris sedikit berubah menjadi $1.3963.
  • Yuan onshore sedikit berubah menjadi 6.503 per dolar.
  • Yen Jepang melemah 0.3% menjadi 109.14 per dolar.

 

Obligasi

  • Yield pada Treasury 10-tahun melonjak 15 basis poin menjadi 1.72%.
  • Yield pada Treasury 2-tahun melonjak satu basis poin menjadi 0.14%.
  • Yield 10-tahun Jerman naik dua basis poin menjadi -0.27%.
  • Yield 10-tahun Jepang naik satu basis poin menjadi 0.114%.
  • Yield 10-tahun Britain naik empat basis poin menjadi 0.869%.

 

Komoditas

  • Minyak mentah Tingkat Menengah Texas Barat turun 1.1% menjadi $63.89 per barel.
  • Minyak mentah brent turun 1.2% menjadi $67.20 per barel.
  • Emas melemah 0.4% menjadi $1,737.78 per ons.

 

 

Sumber: investing.com