Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Dolar Australia Tidak Terkesan oleh PDB Q4 China karena Lambatnya Penjualan Ritel

Dolar Australia Tidak Terkesan oleh PDB Q4 China karena Lambatnya Penjualan Ritel

DOLAR AUSTRALIA, PDB Q4 CHINA, PRODUKSI INDUSTRI, PENJUALAN RITEL, BIJIH BESI – POIN PEMBICARAAN

  • Trade Dolar Australia yang sensitif merosot lebih rendah setelah keluarnya data penjualan ritel China yang mengecewakan membayangi angka produksi industri yang kuat.
  • Wabah baru Covid-19 di mainland bisa menjadi latar belakang penurunan permintaan bijih besi china baru-baru ini.
  • Pemulihan ekonomi Australia yang kuat mungkin terus mendukung AUD melawan rekan-rekan utamanya.

 

PERILISAN PDB CHINA DIHENTIKAN OLEH DOLAR AUSTRALIA

Trade Dolar Australia yang sensitive melayang lebih rendah setelah bag campuran perilisan data ekonomi dari rekan trading terbesarnya.

Meskipun China masuk di atas ekspektasi pasar di 6.5% (perkiraan 6,2%), angka penjualan ritel yang mengecewakan pada bulan Desember menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi lokal mungkin sudah agak mendingin di ujung akhir tahun 2020.

Yang telah dikatakan, angka produksi industri menunjukkan bahwa sektor manufaktur sedang terus mengungguli, yang menunjukkan bahwa permintaan mineral Australia tetap meningkat dalam beberapa bulan mendatang.

Perhatian sekarang berubah menjadi data pekerja Australia dan perilisan PMI yang membingungkan pada hari kamis, dengan tingkat pengangguran lokal yang diharapkan menjadi menurun dari 6.8% menjadi 6.7%.

Grafik 1 menit AUD/USD dibuat menggunakan TradingView

Baca juga: Wall Street Minggu Depan: Astrologi Keuangan untuk Investor & Trade yang Sukses

 

PENURUNAN PERMINTAAN BIJIH BESI MUNGKIN MEMBERATKAN AUD

Penurunan penting pada ekspor bijih besi Australia ke China mungkin melatar belakangi penurunan lebih rendah yang terlihat pada nilai tukar AUD/USD dalam beberapa hari terakhir, karena semua permintaan menurun ke level terendahnya sejak awal bulan Desember.

Penurunan substansial ini dalam ekspor bisa jadi karena wabah terbaru coronavirus di mainland, dengan negara yang mencatat jumlah tertinggi dari infeksi sejak bulan Maret dan mengarah ke pengenaan draconian lockdowns di tiga kota di provinsi Hebei.

Tentu saja, mengingat kesuksesan China sebelumnya dalam menekan wabah itu tampaknya relatif tidak mungkin bahwa jumlah kasus akan jelas bergerak lebih tinggi dan memaksa pembatasan diberlakukan untuk waktu yang lama.

Sumber Data – Bloomberg

Namun, dengan perayaan Tahun Baru China di sekitar penjuru ada risiko yang signifikan bahwa perjalanan domestik dapat menuju ke arah penyebaran eksponensial virus.

Memang, autoritas lokal telah memperingatkan bahwa strain terbaru telah ditemukan “bertahan lebih lama, menyebar lebih luas, dan menularkan lebih cepat, dengan persentase lebih tinggi pasien lansia dan pedalaman.”

Dengan pemikiran itu, para trader harus mengawasi perkembangan Kesehatan yang sedang berlangsung. Kenaikan terus menerus pada kasus kemungkinan menghasilkan imposisi pembatasan yang lebih ketat dan mungkin membatasi keseluruhan permintaan bijih besi dalam jangka dekat.

 

PEMULIHAN EKONOMI YANG KUAT UNTUK MENDUKUNG AUD

Dari sudut lokal, ekonomi Australia sudah terus menerus melonjak dengan kuat, karena kesuksesan negara pulau ini menekan Covid-19 telah memperbolehkan kembalinya normalitas.

Angka penjualan ritel pada bulan November menunjukkan pengeluaran konsumen yang melonjak atas relaksasi tindakan penjarakan sosial di Victoria – Negara bagian terpadat kedua di Australia – sementara lowongan pekerjaan melonjak 23.4% pada kuartal keempat tahun 2020.

Sumber Data – Bloomberg

Bjorn Jarvis, kepala Statistik Tenaga kerja di  Australian Bureau of Statistics (ABS) menyatakan bahwa “ada 254,000 lowongan pekerjaan pada bulan November, yang mana lebih tinggi dari level sebelum pandemi pada bulan Februari”, menambahkan bahwa “ini merefleksikan laju pemulihan pada permintaan tenaga kerja di pertengahan kedua tahun ini dan kekurangan tenaga kerja di beberapa industri”.

Bahkan, Indeks Citi Economic Surprise telah menajam ke rekor tinggi, di belakang lonjakan kuat pada kepercayaan konsumen dan aktifitas ekonomi.

Keberlanjutan trend menjanjikan ini dapat mendukung mata uang lokal melawan rekan-rekan utamanya dalam jangka menengah sampai panjang, karena beberapa negara di seluruh dunia terus bergulat dengan infeksi coronavirus yang meningkat.

Baca juga: Proposal Stimulus Biden, Pendapatan Bank, Data AS Mengonfirmasi Pertumbuhan yang Lebih Lemah, Minyak, Emas/FX, Bitcoin

 

GRAFIK HARIAN AUD/USD – TANDA CROSSOVER MACD DI PULLBACK YANG LEBIH BESAR

Grafik harian AUD/USD dibuat menggunakan TradingView

Prospek teknis bagi AUD/USD tetap condong ke topside, karena harga terus berjalan diatas sentimen terdefinisi moving average 200-hari dan dalam Batasan Andrews’ Pitchfork naik.

Namun, bearish crossover di indicator MACD berlangsung, dan harga merosot kembali di bawah 8-EMA (0.7723), pullback yang lebih diperpanjang bisa sebentar lagi.

Penutupan harian dibawah support konfluen di median Pitchfork dan posisi tinggi tanggal 17 Desember (0.7639) dapat meningkatkan tekanan penjualan dan membuka peluang bagi para penjual untuk mendorong nilai tukar kembali menuju tren terdefinisi 50-MA (0.7500).

Seperti yang dikatakan, jika support di 0.7640 membawa firma melonjak kembali menuju posisi tinggi bulanan tampak relatif mungkin. Mendapatkan pijakan firma diatas 0.7810 pada basis penutupan harian kemungkinan diperlukan untuk menandai dimulainya kembali uptrend primer dan membawa tanda 0,8000 secara psikologis kedalam fokus.

Laporan Sentimen Klient IG menunjukkan 48.76% trader adalah net-long dengan rasio trader short ke long di 1.05 hingga 1. Jumlah trader net-long adalah 2.33% lebih tinggi daripada kemarin dan 13.07% lebih tinggi dari minggu lalu, sementara jumlah trader net-short adalah 14.00% lebih rendah daripada kemarin dan 8.41% lebih rendah dari minggu lalu.

Kami biasanya mengambil pandangan yang berlawanan dengan sentimen orang banyak, dan faktanya trader yang net-short menunjukkan harga AUD/USD bisa terus naik.

Namun trader kurang net-short dari kemarin dan dibandingkan dengan minggu lalu. Perubahan baru-baru ini dalam sentimen memperingatkan bahwa trend harga AUD/USD saat ini mungkin segera balik lebih rendah meskipun faktanya para trader tetap net-short.

 

 

Sumber: dailyfx.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda