Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


GBP/USD Menurun Seiring Dolar AS Menjalankan Pre-FOMC Run

GBP/USD Menurun Seiring Dolar AS Menjalankan Pre-FOMC Run. HARGA, GRAFIK, DAN ANALISA STERLING (GBP):

  • Dolar AS rally ke pertemuan FOMC.
  • Grafik GBP/USD mengalami penurunan.

GBP/USD KEMBALI PADA MARET 2017 SEBAGAI US DOLLAR RALLIES

Baca Juga : Menghadapi 5 Acara Teratas: Pertemuan BOE Agustus & Prakiraan Kurs GBP/USD.

Rally dolar AS yang baik berlanjut greenback dengan mendekati posisi tertinggi, meskipun pasar menantikan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan FOMC hari Rabu. Dolar AS terus mendapat manfaat dari perjuangan Euro dan Sterling, dan kemungkinan keduanya akan terus bergeser ke posisi lebih rendah. Pasar obligasi Jerman terus mengamati kelemahan di Euro dengan imbal hasil negatif hingga 20-tahun sementara obligasi 30-tahun menawarkan hanya 19 basis poin. ECB diperkirakan akan memotong suku bunga pada pertemuan bulan September dan kemungkinan akan memulai kembali QE pada tahun ini.

GRAFIK DOLAR AS (DESEMBER 2018 – 29 JULI 2019)

GBP/USD Menurun Seiring Dolar AS Menjalankan Pre-FOMC Run
GBP/USD Menurun Seiring Dolar AS Menjalankan Pre-FOMC Run

Sterling berada pada posisi lemah dan diperdagangkan pada level selama 2 tahun  dalam kondisi rendah terhadap dolar AS karena Inggris menaikkan ekspektasi untuk meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan pada tanggal  31 Oktober. Pound Inggris juga mungkin berkinerja buruk dengan Bank of England Super Thursday dengan keterangan  “Diperkirakan akan menunjukkan putaran yang lebih dovish, dan ditambah akan merusak GBP.

GBP/USD mengalami perpecahan yang kami tulis sejak minggu lalu dan mungkin mengamati kerugian lebih lanjut dalam jangka pendek. Pengaturan teknis tetap pada kondisi lemah meskipun indikator CCI berada pada level ekstrem (oversold) pada grafik harian dan ini mungkin melemahkan pergerakan menjadi lebih rendah. Pada grafik mingguan, ada dua posisi terendah yang lebih tinggi pada nilai 1,2109 dan 1,1983 sebelum  terjaid penaikan pada bulan Oktober 2016 di 1,1800, yang semuanya mungkin menguji Sterling.

GRAFIK HARGA HARI GBP/USD (DESEMBER 2018 – 29 JULI 2019)

GBP/USD Menurun Seiring Dolar AS Menjalankan Pre-FOMC Run
GBP/USD Menurun Seiring Dolar AS Menjalankan Pre-FOMC Run

Menurut Data Sentimen Klien IG terbaru Pedagang ritel sebesar 82,0% net-long GBP/USD merupakan indikator pelawan bearish. Namun perubahan posisi harian dan mingguan ini memberi kita bias bearish pelawan GBP/USD yang lebih kuat.

Baca Juga : GBP/USD Analisis Teknis : Kekhawatiran Brexit

GRAFIK HARGA MINGGUAN GBP/USD (FEBRUARI 2016 – 29 JULI 2019)

GBP/USD Menurun Seiring Dolar AS Menjalankan Pre-FOMC Run
GBP/USD Menurun Seiring Dolar AS Menjalankan Pre-FOMC Run

Sumber : dailyfx.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda