Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Prospek EUR/USD: Rentan Terhadap Kerugian Lebih Lanjut dalam Inflansi yang Diredam

Prospek EUR/USD: Rentan Terhadap Kerugian Lebih Lanjut dalam Inflansi yang Diredam

EUR/USD, BANK SENTRAL EROPA, ZONA INFLANSI EURO, COVID-19 – POIN PEMBICARAAN:

  • Pasar ekuitas menurun lebih rendah selama trading Asia karena kurangnya proses pada pembicaraan fiskal yang terus mengganggu sentimen pasar.
  • Data inflansi mendatang bisa menentukan prospek jangka pendek bagi kesensitifan Euro terhadap pertumbuhan.
  • EUR/USD siap untuk memperpanjang penurunannya setelah gagal menembus di atas resistance utama.

 

REKAPITULASI ASIA-PASIFIK

Pasar ekuitas bergerak lebih rendah selama sesi trading Asia-Pasifik, dengan indeks ASX 200 Australia menurun 0.54% dan indeks Nikkei 225 Jepang merosot 1.4%.

Haven yang terkait dengan Dolar AS dan Yen Jepang terus mendorong lebih tinggi terhadap  rekan utama mereka, karena kemacetan yang berkepanjangan dalam negosiasi stimulus fiskal yang tampaknya memperburuk sentimen pasar.

Emas menurun lebih rendah dan perak merosot di atas 0.5%, karena hasil pada Treasury 10 tahun AS menyentuh sedikit lebih rendah.

Melihat kedepan, penjualan ritel AS dan jumlah produksi industri untuk bulan September menjadi berita utama docket ekonomi di samping data yang keluar dari area Euro.

Baca juga: Prediksi Dolar Euro: EUR/USD Terbatas pada Fibonacci Support Ditengah Kesengsaraan Ekonomi

 

DATA INFLANSI MENDATANG DAPAT MEMPENGARUHI ECB

Kesensitifan Euro terhadap pertumbuhan di bawah tekanan dalam beberapa hari, karena beberapa negara Eropa beralih untuk memperketat tindakan pembatasan ditengah catatan lonjakan infeksi coronavirus.

Penjualan ini dapat meningkat dalam beberapa hari mendatang jika data inflansi area Euro mendatang terus menunjukkan pertumbuhan harga konsumen yang lambat, dengan tenggat waktu inflansi yang diharapkan  menurun hingga -0.3% dan tingkat inflansi dasar turun ke rekor terendah sebanyak 0.2%.

Tentu saja, beberapa kelemahan harga konsumen baru-baru ini bisa menjadi atribut untuk menunda penjualan musim panas dan depresiasi yang ditandai pada harga energi.

Namun, stagnansi yang penting dalam inflansi dapat mendorong pertaruhan bahwa Bank Sentral Eropa akan mengurangi pengaturan kebijakan moneternya lebih lanjut.

Faktanya, beberapa anggota Dewan Pemerintahan sudah membuat kasus “untuk menjaga “kebebasan” dalam memandang ketidakpastian yang yang meningkat, mendasari kebutuhan untuk menilai dengan cermat seluruh informasi yang masuk, termasuk nilai tukar euro, dan untuk mempertahankan fleksibilitas dalam mengambil tindakan kebijakan yang sesuai jika dan ketika diperlukan”.

Karena itu, berita utama yang mengecewakan dan hasil inflansi dasar dapat mengintensifkan kebutuhan support tambahan dari ECB dan pada akhirnya menuju ke penandaan pemotongan harga Euro terhadap rekan-rekan utamanya.

 

GRAFIK HARIAN EUR/USD – HEAD AND SHOULDERS TOP BERMAIN

Grafik harian EUR/USD dibuat menggunakan TradingView

Dari perspektif teknis, nilai tukar EUR/USD sepertinya siap untuk memperpanjang penurunannya dari posisi tertinggi bulanan (1.1831) setelah gagal mencapai di atas moving average 50-hari yang mendefinisikan trend (1.1727).

Penurunan kembali RSI di bawah titik pertengahan netral, bersama-sama dengan indikator MACD yang melacak dengan tegas di wilayah negatif, menunjukkan pembesaran momentum bearish dan pada akhirnya dapat memicu dorongan downside yang lebih luas, jika dukungan psikologis di tanda 1.17.

Dengan pemikiran tersebut, penutupan harian kembali di bawah posisi terendah bulan Agustus (1.1696) yang mungkin akan menjadi sinyal kelanjutan dari downtrend yang diperpanjang dari posisi tertinggi tahunan (1.2011) dan membentuk jalur untuk pengujian posisi tertinggi bulan Maret (1.1495), jika para penjual dapat mengatasi support di 38.2% Fibonacci (1.1626).

Sebaliknya, tembusan dan penutupan di atas 21-DMA (1.1752) dapat memicu lonjakan kembali kearah swing-high tanggal 9 oktober (1.1831), dengan penutupan harian di atas tanda 1.1850 yang perlu membawa posisi tertinggi tahunan (1.2011) ke dalam fokus.

 

GRAFIK 4-JAM EUR/USD – KENAIKAN WEDGE MENEMBUS PETUNJUK KERUGIAN LEBIH LANJUT

Grafik harian 4-jam EUR/USD dibuat menggunakan TradingView

Memperbesar  grafik 4-jam memperkuat prospek bearish yang digambarkan pada kerangka waktu harian, karena harga membentuk pola Bear Flag di atas support utama di posisi terendah bulan Agustus (1.1696).

Namun, perkembangan MACD memberi petunjuk membangun momentum bullish karena melihat lintasan di atas garis sinyal rekan-rekannya yang lebih lambat.

Yang sudah dikatakan, dorongan impulsif ke downside terlihat pada kartu, dengan menembus kembali di bawah tanda 1.17 mungkin memvalidasi pola kelanjutan bearish dan membentuk jalur untuk menguji posisi terendah bulan September (1.1612).

Di sisi lain, jika support psikologis di tanda 1.17 tetap utuh, lonjakan kembali menuju 200-MA yang mendefinisikan sentimen (1.1756).

Baca juga: EUR/USD Menghapus Rentang Pembukaan Bulanan karena ECB Menghindari Intervensi Euro

 

SENTIMEN KLIEN IG EUR/USD

Data trader ritel menunjukkan 41.56% trader merupakan net-long dengan rasio trader pendek hingga panjang  di 1.41 hingga 1. Jumlah trader net-long adalah 8.50% lebih tinggi dari kemarin dan 16.73% lebih tinggi dari minggu lalu, sedangkan jumlah trader net-short adalah 9.45% lebih rendah dari kemarin dan 13.00% lebih rendah dari minggu lalu.

Kami biasanya mengambil pandangan yang berlawanan dengan sentimen berkerumun, dan fakta trader yang merupakan net-short menunjukkan harga EUR/USD terus naik.

Namun trader yang lebih sedikit net-short dari kemarin  dan dibandingkan dengan minggu lalu. Perubahan baru-baru ini pada sentimen mengingatkan bahwa trend harga EUR/USD saat ini mungkin segera membalik lebih rendah meskipun faktanya trader tetap net-short.

 

 

Sumber: dailyfx.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda