Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Tabungan untuk Para Pensiunan: 3 Saham Dividen untuk Menambahkan Pendapatan

Tabungan untuk Para Pensiunan: 3 Saham Dividen untuk Menambahkan Pendapatan

Tidak ada kata terlambat untuk mulai menabung dana pensiun. Tapi, jika anda baru saja ingin memulai untuk berinvestasi pada masa tua, tantangan terbesar yang akan anda hadapi adalah bagaimana cara membuat portofolio yang bisa membantu anda memulai kehidupan setelah bekerja.

Selama satu dekade belakangan ini, tingkat bunga masih menurun, yang dimana menghalangi para penabung dari peluang berinvestasi dengan resiko rendah. Berdasarkan dari catatan Treasury Amerika ke 10 tahun, misalnya, jumlahnya kurang dari 1% sekarang-sekarang ini.

Kenyataannya, dalam lingkungan suku bunga yang terus-menerus menurun ini, menjelaskan bahwa pensiunan harus memiliki sebagian besar portofolio mereka. portofolio tersebut berkaitan dengan saham. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan pengembalian total yang lebih tinggi. Investor konservatif yang tidak ingin menambahkan terlalu banyak risiko ke portofolionya, perlu mengidentifikasi saham berkualitas baik yang memiliki kemampuan untuk pulih dari keterpurukan dan terus memberikan pendapatan reguler.

Baca juga: 3 Saham Untuk Diperhatikan Minggu Ini: Disney, Uber Technologies, Microsoft

Kami telah memilih 3 dividen saham yang pantas untuk diulas, yang dimana dulunya sudah melewati masa inflasi dan menyediakan pengembalian dana yang masuk akal dalam jangka panjang:

  1. Verizon Communications

Operator telekomunikasi adalah produsen pendapatan yang bisa diandalkan oleh para pensiunan. Tidak penting kemana arah perekonomian, internet dan koneksi nirkabel akan menjadi item yang akan konsumen hapus dari daftar “harus-punya” mereka. Prediktabilitas dan kekuannya ini mengingkatkan daya Tarik pendapatan untuk para investor jangka panjang.

Di sini, Verizon Communications (NYSE:VZ) adalah pilihan yang tepat untuk para pensiunan. Perusahann tersebut memiliki rekam jejak yang kuat untuk memberikan keuntungan para investor dengan dividen, yang dimana sudah berkembang sejak tahun 2007. Verizon Communications sudah menaikkan dividen kuartalannya sebesar 2% pada tahun lalu, yang dimana membawa pembayaran kuartalannya menjadi $0.615 per saham.

Pada harga saham terkini yaitu $58.99, per penutupan hari senin, yang mengartikan bawah penghasilan tahunan sebesar 4.2%.

Perusahaan telekomunikasi mungkin tidak memberikan pendapatan yang besar seperti yang diberikan oleh saham teknologi yang lebih tinggi, tapi penurunan di masa sulit juga terbatas.

Sama seperti perusahaan lain, pandemi Coronavirus dan penutupan perekonomian Amerika telah menambahkan lapisan ketidakpastian untuk Verizon. Bagaimanapun juga, ada alasan-alasan untuk berharap jika Verizon akan menjadi salah satu perusahaan yang mampu menghadapi tantangan dengan lebih baik daripada kebanyakan perusahaan lainnya.

Alih-alih memperbesar neracanya dengan kesepakatan yang besar, Verizon fokus dalam meningkatkan infrastrukturnya. Perusahaan tersebut menghindari pendapatan hiburan yang besar yang dilakukan oleh perusahaan seperti AT&T (NYSE:T).

  1. Target

Perhatian besar yang perlu ditangani ketika memilih saham dividen yang bisa digunakan untuk memperoleh pendapatan pensiunan adalah entah perushaan itu mampu memproduksi dana yang kuat ketika ekonomi sudah sulit dan para konsumen membatasi dana belanja mereka.

Pada metriks ini, salah satu ritel Amerika, yaitu Target (NYSE:TGT), cocok untuk perihal ini. Jaringan tokonya yang luas, kekuatan yang kuat untuk menggenggam para suppliernya dan penjualan online yang cepat dan terus meningkat memberikan status yang aman.

Bukti terbesar dari kekuatannya ini berasal selama awal bulan pandemi COVID-19 ketika jutaan warga Amerika menyetok makanan dan barang-barang rumah tangga. Selama masa itu, penjualan digital Target tumbuh 141% karena ritel yang berbasis di Minneapolis memenuhi segala kebutuhan konsumen, mulai dari makanan yang ada di dapur sampai baju bayi.

Dalam tiga bulan selama tanggal 2 Mei, penjualan target yang sebanding  naik sampai 10.8% satu tahun lebih awal, yang dinahkodai oleh e-commerce. Penjualan digital dipercepat selama kuartal, naik sebesar 282% hanya di bulan April saja. Juga, lebih dari 5 juta pelanggan berbelanja di situs Target.com untuk pertama kalinya.

Target menaikkan dividen kuartalnya pada bulan Juni sampai angkat $0.68 per saham, kenaikan pembayaran yang ke-49 tahun berturut-turut. Dengan 2.2% dividen, per penutupan kemarin dengan harga $132.94, peritel big-box menyediakan para investor dengan haisl dan janji yang bertumbuh.

Baca juga: Ulasan Pasar Global: Lonjakan Emas Terus Berlanjut Sebagaimana PDB Amerika yang Bolong

  1. Duke Energy

Perusahaan listrik dan gas berada di antara pilihan terbaik untuk para pensiunan karena kecenderungan mereka yang tumbuh secara konsisten dengan dividen mereka. Dalam hal ini, Duke Energy (NYSE:DUK) adalah pilihan yang menarik. Melalui bisnis listrik, gas, dan penyimpanan, Duke berencana untuk mengirimkan pertumbuhan dividen tahunan antara 4% dan 6%.

perusahaan ini memiliki posisi yang bagus untuk memberikan para investor jangka panjangnya setelah strukturisasi ulang yang besar-besaran pada portofolionya di beberapa tahun terakhir. Perombakan tersebut termasuk ke dalam penjualan pada aset listrik yang berbasi pada karbon dan pengoperasian asing, membeli utilitas gas alam, dan meluaskan jangkauan energy yang bisa diperbaharui.

Memiliki saham Duke termasuk masuk akal bagi para pensiunan karena model bisnis yang diatur membuat arus dananya bisa diprediksi, yang berarti ada sedikit risiko untuk kejutan negatif. Perusahaan memiliki rencana pengembangan senilai $37 miliar yang dimana akan berjalan hingga tahun 2022, ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan dividen perusahaan yang mengalahkan inflasi.

Laporan pendapatan perusahaan terbaru, yang baru saja dirilis kemarin, juga menunjukkan bahwa perusahaan berjual melawan pandemi dengan baik.

“Terlepas dari tantangan yang diberikan pada setengah dari tahun 2020, kami telah mendemonstrasikan ketangguhan dan ketangkasan, kami juga memberika hasil kuartal kedua yang kuat dan cepat untuk memenuhi komitmen keuangan kami di tahun 2020,” kata Lynn Good, ketua, presiden dan CEO Duke Energy dalam sebuah pernyataan.

Saham dengan pendapatan tahunan dividen 4.46%, membayar dividen kuartalnya sebesar $0.965 per saham. Mereka menutupnya hari senin di angka $84.76.

 

Sumber: investing.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda