Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Adakah Strategi Buy-and-Hold dalam Forex?

Adakah Strategi Buy-and-Hold dalam Forex?

Orang-orang yang skeptis dalam trading buy-and-hold di forex berpendapat bahwa ini adalah urusan yang bodoh karena mata uang tidak memiliki keunggulan utama dari saham. Nilai perusahaan dapat melonjak karena suatu peristiwa seperti memasuki pasar baru atau produk terobosan. Mata uang, di sisi lain, jarang menguat satu sama lain kecuali, misalnya, mata uang Dunia Ketiga mendevaluasi karena turbulensi politik atau keuangan.

Karena perbedaan mendasar antara mata uang dan saham ini, banyak yang menganggap strategi buy-and-hold tidak dapat diterapkan ke pasar forex. Namun, yang lain menganggapnya sebagai strategi yang layak untuk trader forex berpengalaman.

Ada berbagai cara untuk trading di sebagian besar pasar. Trader telah diklasifikasikan ke dalam tiga kelompok, terutama berdasarkan time frame trading pilihan mereka. Sederhananya, kelompok ini dapat digambarkan sebagai day trader, swing trader, dan position trader. Beberapa orang menganggap position trade atau strategi buy-and-hold sebagai investasi, tetapi pada kenyataannya, itu hanya trading jangka panjang.

Baca juga: 6 Istilah Penting Yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Memulai Trading Forex

 

Poin Penting

  • Sementara mata uang jarang rally satu sama lain dalam arti yang sama seperti saham, ada alasan yang layak bagi trader berpengalaman untuk terlibat dalam strategi buy-and-hold dalam trading forex.
  • Trader yang memahami tren ekonomi jangka panjang di satu negara versus negara lain dapat melakukan buy-and-hold mata uang selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun untuk mengenali keuntungan dari trading mereka.
  • Trading forex buy-and-hold juga dapat terjadi bersamaan dengan investasi lain, seperti investor Amerika yang membeli saham di perusahaan Eropa.
  • Carry trade mengacu pada trader yang menjual mata uang yang memberikan return rate bunga rendah untuk membeli mata uang yang memberikan return rate bunga tinggi.
  • Trader mempertimbangkan kebijakan bank sentral, sentimen global, dan tren dalam tingkat pengangguran saat mengadopsi strategi investasi forex jangka panjang.

 

Pasar Forex

Di pasar forex, seorang trader dapat meng-hold posisi selama beberapa menit hingga beberapa tahun. Bergantung pada tujuannya, trader dapat mengambil posisi berdasarkan tren ekonomi fundamental di satu negara versus negara lain. Misalnya, trading jangka panjang di pasar forex, atau posisi buy-and-hold, akan menguntungkan bagi seseorang yang telah menjual dolar untuk membeli euro kembali di awal tahun 2000-an dan kemudian meng-hold posisi itu selama beberapa tahun. .

Misalkan seorang Amerika membeli saham di sebuah perusahaan di Eropa, mereka harus membayar saham tersebut dalam euro. Jadi, ada persyaratan untuk mengonversi dolar ke euro. Trader Amerika berspekulasi tentang pertumbuhan perusahaan Eropa dan juga apresiasi euro terhadap dolar. Dalam contoh ini, orang Amerika dapat memperoleh keuntungan dari nilai apresiasi saham yang dibeli tetapi juga dari mata uang yang menguat.

Tentu saja, sebaliknya, jika seorang trader Eropa membeli saham di perusahaan seperti General Motors (GM), mereka harus membayar saham tersebut dalam dolar tetapi akan kehilangan nilai saham dan mata uangnya selama periode yang sama.

 

Penting: Strategi buy-and-hold dalam trading forex menawarkan potensi keuntungan jangka panjang, serta keuntungan tambahan jika trading tersebut menampilkan trading suku bunga overnight yang positif. Faktor pembatas, bagaimanapun, termasuk kurangnya kriteria entry/exit yang jelas, kebutuhan akan kesabaran, potensi suku bunga overnight negatif, dan perlunya broker yang cukup andal untuk diandalkan selama beberapa tahun.

Baca juga: Trading dengan Percaya Diri di Pasar Forex

 

Carry Trade

Jika seorang trader ingin buy and hold mata uang, trader tersebut dapat menjual mata uang yang membayar dengan suku bunga rendah, seperti yen dan membeli mata uang yang membayar dengan suku bunga tinggi, seperti dolar Australia. Ini akan dianggap sebagai carry trade, di mana trader akan mendapatkan selisih bunga antara dua mata uang. Sementara trader tahu berapa banyak bunga yang akan diterima, trader tidak tahu bagaimana kinerja kedua mata uang tersebut terhadap satu sama lain.

Sebagian besar trader forex cenderung menjadi trader jangka pendek yang terus-menerus mengubah waktu pasar dengan harapan mendapat profit. Mereka yang sukses mencari potensi profit jangka panjang. Trader mempertimbangkan faktor lingkungan seperti kebijakan bank sentral, sentimen global, dan tren tingkat pengangguran. Diperlukan waktu tunggu yang lama, dan banyak trader yang mengambil posisi buy-and-hold forex yang berlangsung selama bertahun-tahun atau dekade.

 

 

Sumber: investopedia.com