Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Apa dan Bagaimana Trading dengan Segitiga Descending

Apa Itu Segitiga Descending dan Bagaimana Trade dengan Segitiga Descending

Segitiga descending atau juga lebih dikenal dengan ‘segitiga falling (menurun)’ merupakan salah satu pola sambungan terbaik yang terdapat dalam trend menengah. Para trader mengantisipasi pasar agar dapat terus berada dalam arah trend yang lebih besar lagi dan mengembangkan pengaturan trading dengan sesuai.

Poin utama pembahasan segitiga descending:

  • Pengertian segitiga descending
  • Mengidentifikasi pola segitiga descending pada grafik forex
  • Cara melakukan trade dengan segitiga descending
  • Kelebihan dan kekurangan dari segitiga descending

 

Apa Itu Segitiga Descending

Segitiga descending merupakan sebuah pola bearish yang diklasifikasikan berdasarkan upper trendlinenya yang menurun dan lower trendlinenya yang mendatar yang memiliki reaksi sebagai support. Pola ini mengindikasikan bahwa para penjual bergerak lebih agresif dibandingkan pembelinya yang disebabkan oleh harga yang terus menghasilkan lower highs. Polanya akan selesai dengan sendirinya ketika harga bergerak keluar dari segitiga yang berada dalam seluruh arah trend.

Baca juga: Menggunakan Pola Persegi Panjang Untuk Trading Breakouts

 

Cara Mengidentifikasi Pola Segitiga Descending Pada Grafik Forex

Cukup mudah untuk mengenali segitiga descending selama trader tahu apa yang tengah ia cari. Metode di bawah ini dapat diaplikasikan untuk semua pasar finansial begitu juga dengan forex.

  1. Downtrend: pasar harus berada dalam downtrend sebelum pola segitiga descending muncul. Ini merupakan hal utama dan sangat penting karena menunjukkan bahwa trader seharusnya tidak hanya melakukan trade dengan pola setiap segitiga descending muncul.
  2. Konsolidasi: setelah itu, segitiga descending muncul saat pasar masuk ke fase penggabungan.
  3. Upper trendline: saat pasar tengah melakukan penggabungan, trendline yang mencondong pada downward dapat ditarik dengan cara menghubungkan puncaknya. Trendline yang mencondong pada downward menunjukkan bahwa para penjual menurunkan harganya secara perlahan yang artinya memberikan suppor selanjutnya untuk trading bias bearish.
  4. Lower trendline: lower trendline memiliki reaksi sebagai support. Harga akan sering melakukan pendekatan pada level ini dan melonjak hingga nantinya akan timbul breakout.
  5. Lanjutan trend: setelah harga menunjukkan penerobosan yang kuat di bawah lower trendline, trader akan mencari konfirmasi untuk polanya melalui momentum upward yang berlanjut.

 

Teknik Pengukuran Segitiga Descending

Segitiga descending sering disebut dengan ‘segitiga falling’ memiliki teknik pengukuran bawaan yang dapat diaplikasikan pada pola untuk menaksir kemungkinan target profit.

Untuk segitiga descending ini, trader daoat mengukur jarak dari awal permulaan pola yang berada pada titik tertinggi segitiga descending hingga garis support yang mendatar. Jarak yang sama ini dapat diubah nantinya, dimulai dari titik breakout dan berakhir di level potensi profit.

Gambar di bawah ini menunjukkan jarak A ke B dapat dipindahkan lebih kebawah dan dari C ke D agar dapat memproyeksi kemungkinan level profit.

 

Cara Melakukan Trade dengan Segitiga Descending

Saat melakukan trading dengan segitiga descending, trader perlu mengidentifikasi downtrend dan tandanya dapat dilihat pada grafik EUR/USD di bawah ini. Kemudian, segitiga descending akan muncul karena candlestick forex mulai melakukan penggabungan. Teknik pengukuran ini juga dapat diaplikasikan saat segitiganya dibentuk dan ketika trader sedang mengantisipasi terjadinya breakout.

Setelah melihat penembusan yang kuat di bawah support, trader dapat memasuki trade jangka pendek dan mengatur stop pada swing high terbaru dan menempatkan target profit yang sejalur dengan teknik pengukurannya.

Baca juga: Pola Pennant: Trading Bearish & Bullish Pennant

 

Kelebihan dan Kekurangan Segitiga Descending

Pola segitiga descending dapat menjadi indikator lanjutan trend yang hebat. Namun, tetap memiliki kekurangan juga:

kelebihan Kekurangan
Mudah untuk mengidentifikasi pola Breakout palsu mungkin saja terjadi (maka dari itu trader perlu melakukan manajemen risiko yang tepat)
Segitiga descending menghasilkan level target yang jelas – berdasarkan ketinggian maksimal segitiga descending Selalu ada kemungkinan harga akan melenceng atau bahkan bergerak lebih tinggi untuk satu periode waktu
Karena segitiga descending merupakan pola menegah, trader harus memiliki opsi untuk melakukan trade dalam segitiga. Namun, tetap harus menyaring trade pada arah trend  

 

 

Sumber: dailyfx.com