Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Apa itu gas alam? Poin Dasar Trading Untuk Pasar Gas Alam

Apa itu gas alam? Poin Dasar Trading Untuk Pasar Gas Alam

Gas alam adalah sumber energi penting yang dapat digunakan untuk pemanasan, pendinginan, dan pembangkit listrik. Itu juga memberikan tenaga untuk proses produksi dan menjadi kunci dalam produk pabrik, termasuk pupuk dan farmasi. Sekarang, gas alam menjadi salah satu komoditas yang paling banyak ditradekan di dunia. Pada artikel ini, temukanlah apa yang dimaksud dengan gas alam, sejarahnya sebagai aset yang mudah ditrade dan apa yang memengaruhi harga gas alam.

 

APA ITU GAS ALAM DAN APA GUNANYA

Gas alam, seperti batu bara dan minyak mentah, adalah bahan bakar fosil yang terbentuk selama jutaan tahun dari pembusukan tumbuhan dan hewan yang terkubur jauh di bawah permukaan bumi dan disingkap oleh panas dan tekanan.

Pertama kali dimanfaatkan sebagai sumber energi di Inggris abad 18, gas alam mulai menjadi industrinya sendiri pada abad 20, ketika konstruksi saluran pipa membuka banyak pasar baru di seluruh dunia.

Baca juga: Apa itu Minyak Mentah? Pedoman Dasar Trader untuk Trading Minyak

 

SEJARAH GAS ALAM

Sejarah dari gas alam dapat dilihat dari Cina kuno sekitar 500 SM, saluran pipa sederhana pertama terbentuk dari batang bambu untuk mengangkut komoditas yang dimana merembes di atas tanah. Lanjut ke dua ribu tahun berikutnya dan komersialisasi membuat gas alam digunakan untuk mercusuar dan lampu jalanan di Inggris abad 18. Amerika mengalami produksi gas pertamanya pada tahun 1816, dan pada tahun 1885 penemuan alat pembakar Bunsen mengizinkan kobaran yang bisa disesuaikan dan kemungkinan baru untuk memasak dan memanaskan.

Di tahun 2009, 8% dari total 850,000 km³ dari perkiraan sisa cadangan gas alam yang dapat diperbaharui, sudah digunakan. Sebagai komoditas yang ditradekan, gas alam secara historis mengalami volatilitas yang disebabkan oleh faktor-faktor yang dijelaskan di bawah ini, meskipun sejak tahun 2010 harganya sudah melayang di bawah angka $4.00 (diukur per Metric Million British Thermal Unit atau MMBtu) dengan kelebihan pasokan, peningkatan penyimpanan dan pola permintaan yang berubah.

Chart di bawah ini menggambarkan pergerakan besar harga semenjak perubahan abad, dan alasan kenapa terjadinya.

 

HARGA GAS ALAM (2000-2019)

 

SIAPA PRODUSEN GAS ALAM TERBESAR

10 besar produsen gas alam memiliki hampir 80% dari cadangan bahan bakar fosil dunia. Sebagaimana data 2018, daerah ini – bersama dengan output rata-rata tahunan mereka (yang diukur dalam miliaran meter kubik) – adalah:

  • Amerika Serikat – 766,2
  • Rusia – 598,6
  • Iran – 184,8
  • Qatar – 164
  • Kanada – 149,9
  • Cina – 138,4
  • Uni Eropa – 138,4
  • Norwegia – 117,2
  • Arab Saudi – 102,3
  • Indonesia – 86,9

Sumber: the World FactbooK, CIA (2018)

Berdasarkan perusahaan, pemain terbesar dalam pasar Gas Alam pada tahun 2019 adalah Gazprom, Royal Dutch Shell, Exxon Mobil, PetroChina, dan BP.

 

APA YANG MEMENGARUHI HARGA GAS ALAM

Faktor utama yang memengaruhi harga gas alam adalah permintaan dan penawaran, dan pada gilirannya hal ini ditentukan oleh berbagai elemen seperti volume, produksi, tingkat penyimpanan, pertumbuhan ekonomi, persaingan bahan bakar, dan cuaca.

Volume produksi

Gangguan apa pun terhadap produksi – seperti cuaca buruk yang menghambat kegiatan pengeboran – dapat menyebabkan persediaan turun dan harga Gas Alam melonjak.

Tingkat penyimpanan

Gudang penyimpanan Gas Alam membantu untuk menghindari adanya kekurangan ketika permintaannya tinggi dan menyerap produksi yang berlebih. Jika toko semakin rendah, maka harga komoditas biasanya naik.

Pertumbuhan ekonomi

Dalam negara berkembang, sektor industri dan komersial cenderung menggunakan energy yang berlebih, hal ini menyebabkan adanya peningkatan harga Gas Alam.

Persaingan bahan bakar

Persaingan dari sumber energi lainnya, seperti batu bara atau tenaga surya, dapat mendorong harga Gas Alam turun.

Cuaca

Selain memengaruhi level produksi, kondisi cuaca – seperti cuaca dingin atau panas – juga dapat meningkatkan permintaan terhadap Gas Alam.

Baca juga: Strategi, Tips, dan Taktik Trading Perak

 

TRADING GAS ALAM

Gas Alam dapat ditrade dalam berbagai cara, dari future dan option gas alam dalam pasar komoditas hingga exchange-traded funds (ETFs). Jika diizinkan, spread betting dan CFD trading juga bisa digunakan untuk berspekulasi apakah harg agas alam akan naik atau turun. Baca lebih lanjut mengenai cara trade gas alam dan temukan strategi analisis teknis yang dapat membantu anda melakukan trade dengan komoditas ini dengan lebih konsisten.

Alasan trade gas alam

Gas alam merupakan komoditas trade yang terkenal untuk berbagai alasan, seperti meningkatkan permintaan untuk bahan bakar fosil yang lebih bersih dan potensinya untuk volatilitas, dan sifat pasar yang likuid.

Potensi bertumbuh

Sektor raksasa energi seperti Total SA dan Exxon Mobil berkomitmen terhadap sumber daya yang besar untuk membantu memperluas kegunaan dan ketersediaan gas alam, tanda bahwa mereka yakin terhadap masa depannya.

Membersihkan permintaan bahan bakar fosil

Gas alam menghasilan emisi karbon lebih sedikit dibandingkan sepupu bahan bakar fosilnya seperti batu bara dan minyak mentah yang menjadikannya pilihan yang terkenal (dan tidak terlalu diatur) di era yang sudah sadar lingkungan, selain itu ia juga membakar lebih bersih.

Potensi volatilitas

Selain itu, harga komoditas juga mengalami stagnan sejak sekitar tahun 2010. Periode volatilitas yang ekstem selalu dapat terjadi dengan aset energi, dan dapat digunakan oleh trader yang pintar.

Likuiditas

Karena gas alam merupakan aset yang terkenal untuk trade, biasanya aka nada sebagian besar volume pembeli dan penjual yang aktif dalam pasar ini. Likuiditas ini meningkatkan kemungkinan trader yang dapat masuk dan keluar posisi pada harga yang mereka inginkan.

 

 

Sumber: dailyfx.com