Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Bagaimana Cara Berinvestasi dan Membeli Yen Jepang

Bagaimana Cara Berinvestasi dan Membeli Yen Jepang

Ekonomi Jepang merupakan ketiga yang paling besar di dunia, dengan nominal GDP sekitar $5,082 triliun tahun 2019. Status negara sebagai kreditur terbesar di dunia, dibandingkan kekuatan ekonominya, membuat mata uangnya – yen Jepang – sebuah reputasi di pasar sebagai safe haven. Akibatnya, yen Jepang telah menjadi mata uang yang paling banyak di-trade di pasar valuta asing setelah dolar AS dan euro. Selama krisis utang euro, nilai yen Jepang terapresiasi secara signifikan sebagai salah satu dari segelintir mata uang safe haven, terutama setelah franc Swiss dipatok ke valuasi euro untuk mencegah apresiasi lebih lanjut.

Yen Jepang juga telah menjadi carry trade yang terkenal dulu karena rendahnya suku bunga yang membuatnya menjadi murah untuk dipinjam. Meskipun mata uang ini kehilangan sebagain pengaruhnya di tahun 2015 dan 2016, ia masih memainkan peran penting untuk banyak investor internasional karena trader menggunakan mata uang ini untuk peluang keuntungan modal dan tujuan hedging (lindung nilai).

 

Kunci Penting

  • Yen Jepang merupakan mata uang yang paling banyak di-trade di pasar valuta asing setelah dolar AS dan euro.
  • Secara historis, yen sudah terkenal di kalangan investor internasional sebagai safe haven, carry trade, dan hedge mata uang.
  • Cara termudah untuk investor internasional memperoleh exposure pada yen Jepang dengan menggunakan exchange-traded funds (ETFs).
  • Anda juga bisa berinvestasi pada yen Jepang melalui pasar future, atau dengan membeli saham atau obligasi pemerintah dan obligasi perusahaan milik Jepang.

Baca juga: Cara Menggunakan Golden Cross dalam Investasi Forex

 

Safe Haven, Carry Trade, dan Hedge

Secara historis, yen Jepang sudah terkenal di kalangan investor internasional sebagai safe haven, carry trade, dan hedge mata uang. Sejak awal 2000-an, investor telah meminjam yen Jepang mengingat rendahnya suku bunga Bank of Japan.

Dana dari pinjaman-pinjaman ini kemudian dipinjamkan melalui mata uang lain, seperti dolar AS, dengan suku bunga yang lebih tinggi. Pada tahun 2007, beberapa perkiraan mematok nilai carry trade yen Jepang sekitar $1 triliun, sebelum unwinding. Antara tahun 2008 dan 2012, aktivitas ini mendorong valuasi yen terhadap mata uang lain dan cukup merugikan sektor ekspor.

Pada tahun 2013, Perdana Menteri Shinzo Abe terpilih dengan janji mengurangi valuasi yen Jepang melalui pelonggaran kuantitatif dan langkah-langkah lain yang membantu menurunkan valuasi.

Sepanjang periode-periode ini, yen Jepang juga digunakan sebagai hedge mata uang, mengingat status Jepang sebagai tujuan investasi. Investor internasional AS dapat mengimbangi efek mata uang, untung, atau rugi dalam volatil yen Jepang dengan membeli dana yen Jepang jangka panjang/pendek atau membeli secara langsung di pasar spot valas.

 

Berinvestasi dalam Yen Jepang dengan ETFs

Cara termudah untuk investor internasional memperoleh exposure pada yen Jepang yaitu dengan menggunakan exchange-traded funds (ETFs). Menerapkan berbagai derivatif seperti swap mata uang, dana ini berusaha untuk meniru harga yen Jepang terhadap dolar AS atau sekeranjang mata uang internasional. Beberapa reksa dana juga menawarkan opsi leverage atau short-selling yang memungkinkan investor memanfaatkan pergerakan yen Jepang dalam berbagai cara. Dua ETF yen Jepang paling terkenal, yaitu:

  • ProShares UltraShort Yen (YCS): YCS mencari hasil investasi harian yang sesuai dengan dua kali kebijakan (-2x) dari kinerja harian harga yen dolar AS, dengan rasio pengeluaran 0,95% dan aset total sekitar $32,6 juta.
  • Invesco CurrencyShares Japanese Yen Trust (FXY): FXY dirancang untuk melacak harga yen Jepang dengan menahan yen Jepang dalam deposit dengan harga saham yang merefleksikan harga dolar yen AS, dengan rasio pengeluaran 0,40% dan aset total sekitar $233,7 juta.

 

Pasar Forex

Pasar spot valas (forex) menawarkan opsi lain untuk trader yang ingin membeli atau menjual yen Jepang. Menggunakan satu mata uang untuk membeli mata uang lain dengan situasi leverage yang tinggi (misalnya 50:1 atau lebih), trader dapat memperoleh keuntungan ketika nilai mata uang yang dibeli meningkat terhadap mata uang yang digunakan untuk membeli. Yen Jepang merupakan salah satu mata uang yang paling sering di-trade terhadap dolar AS dalam pasangan mata uang yang dikenal dengan USD/JPY.

Sebelum trading di pasar-pasar ini, investor internasional harus waspada bahwa leverage yang terlibat seringkali menunjukkan risiko yang lebih besar. Trade ini juga biasanya ditempatkan di akun broker forex yang mungkin berbeda dari akun broker saham yang ada.

Baca juga: Investasi Pada Saham vs Forex vs Futures

 

Pasar Future

Anda dapat berspekulasi pada aktivitas yen dengan membeli future, yang memiliki masa berlaku tetap dan harga kesepakatan tetap, atau anda dapat mengambil keuntungan leverage dan opsi beli atau jual kontrak berjangka yen. Trade future yen di Chicago Mercantile Exchange (Merc) dan melibatkan tingkat leverage yang signifikan yang dapat menempatkan anda dalam posisi kerugian yang besar dengan cepat. Jika anda sama sekali tidak yakin dengan apa yang anda lakukan, investasi dengan seseorang yang profesional yang mengenal pasar.

 

Investasi Lewat Saham dan Obligasi

Jika anda tidak ingin membeli ETF atau menahan mata uang asli, anda dapat memperoleh keuntungan dari pergerakan yen secara tidak langsung dengan membeli saham atau obligasi perusahaan Jepang. Karena yen mengapresiasi dolar AS, hal itu seringkali mendorong harga saham Jepang. Pertimbangkan untuk membeli saham perusahaan seperti Nissan, Toyota, Matsushita, atau Mitsubishi. Jika anda lebih senang instrument utang, investasi pada obligasi pemerintah Jepang, dengan harga yang akan mencerminkan kondisi ekonomi Jepang dalam inflasi, pertumbuhan GDP, dan suku bunga untuk menyebutkan beberapa faktor.

 

 

Sumber: thebalance.com

Broker News

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda