Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Bagaimana Cara Menerapkan Indikator Teknis Pada Reksa Dana

Bagaimana Cara Menerapkan Indikator Teknis Pada Reksa Dana

Sebagian besar investor menilai reksa dana menggunakan prinsip fundamental daripada analisis teknis. Reksa dana cenderung merupakan jangka panjang, investasi beli dan tahan, sementara itu analisis teknis lebih cocok dengan trading jangka pendek.

Meskipun begitu, investor tidak boleh mengabaikan nilai beberapa indikator teknis yang umum untuk memberikan wawasan trading untuk hampir setiap jenis investasi atau instrumen finansial, termasuk reksa dana. Di bawah ini merupakan lima indikator teknis umum yang dapat diterapkan pada reksa dana.

 

Kunci Penting

  • Reksa dana paling sering dinilai menggunakan analisis fundamental yang berlawanan dengan analisis teknis, yang lebih sering digunakan untuk trading jangka pendek.
  • Namun, analisis teknis dapat memberikan sejumlah besar wawasan mengenai investasi dan aset finansial, termasuk reksa dana.
  • Indikator teknis umum yang dapat membantu menilai reksa dana sebagai investasi baik atau buruk seperti trendline, moving average, relative strength index (RSI), level support resistance, dan formasi grafik.

 

Trendline

Analisis teknis seringkali dimulai dengan trendline, garis yang menghubungkan beberapa titik harga dan meluas ke masa depan untuk mengidentifikasi trend harga dan area support/resistance. Untuk reksa dana, perhatikan grafik jangka panjang untuk menentukan trend-nya.

Trendline dapat diplot dengan menarik garis yang menghubungkan beberaoa titik terendah reksa dana dari waktu ke waktu. Reksa dana mungkin telah menguji trendline ini pada banyak kesempatan selama bertahun-tahun. Jika harga dana menembus melalui trendline jangka panjang yang kuat dengan meyakinkan, maka itu adalah sinyal bearish. Seorang investor dana harus mempertimbangkan untuk menjual kepemilikan dana mereka jika hal ini terjadi.

Sebaliknya, penembusan di atas trendline yang jelas mungkin merupakan sinyal bullish, menunjukkan investor harus tetap berada di reksa dana.

Baca juga: Membahas Alat Analisis Teknis Yang Digunakan Trader Forex

 

Moving average

Moving average merupakan rata-rata data rangkaian waktu seperti harga. Investor dapat menggunakannya untuk mengidentifikasi trend harga reksa dana. Moving average yang bergerak naik menunjukkan bahwa reksa dana tengah uptrend, sedangkan moving average yang bergerak turun menunjukkan reksa dana tengah downtrend.

Aplikasi utama yang kedua muncul dai persilangan dua moving average, misalnya 20-day moving average jangka pendek dan 200-day moving average jangka panjang.

Jika 20-day moving average menembus di atas 200-day moving average, ini dianggap sebagai sinyal bullish untuk reksa dana. Sebaliknya, jika 20-day moving average menembus di bawah 200-day moving average, ini dianggap sebagai sinyal bearish.

200-day moving average dianggap sebagai indikator tkenis, dengan penembusan di atas atau di bawah yang dianggap sebagai sinyal trading yang penting. Ini sangat cocok untuk analisis teknis reksa dana karena sifatnya yang jangka panjang.

 

Relative Strength Index (RSI)

Relative Strength Index (RSI) merupakan indiaktor yang membandingan besarnya keuntungan terbaru dengan kerugian terbaru untuk menilai apakah reksa dana mengalami overbought atau oversold.

RSI di atas 70 menunjukkan bahwa reksa dana overbought dan nilainya terlalu mahal serta siap untuk mundur. RSI di bawah 30 menunjukkan kondisi oversold yang dapat memicu timbulnya bounce, yang dapat meningkatkan keputusan pembelian investor.

 

Support dan Resistance

Level support dibentuk ketika reksa dana trade ke bawah level tertentu kemudian naik kembali. Level ini menjadi area support yang kuat untuk reksa dana seiring waktu. Sebaliknya, area resistance dibentuk ketika reksa dana tidak mampu menembus di atas level harga tertentu.

Fakta menarik: level support dan resistance menyoroti arah pasar dan membantu menentukan titik masuk dan keluar.

Semakin jauh tes support dan resistance ini, semakin sering reksa dana trade ke bawah atau ke atas level support atau resistance, semakin tangguh mereka. Penembusan support jangka panjang yang sangat bearish mungkin menandakan penurunan yang substansial untuk reksa dana. Pergerakan di atas resistance jangka panjang yang sangat bullish menunjukkan kenaikan yang signifikan.

Baca juga: Lima Titik Kritis Analisis Teknis

 

Formasi Grafik

Ada sejumlah jenis grafik yang berbeda yang digunakan dalam analisis teknis dengan jenis yang paling umum adalah grafik garis dan batang.

Pengguna tingkat lanjut mungkin lebih senang dengan grafik candlestick untuk grafik point and figure. Formasi grafik untuk reksa dana dapat diartikan seperti saham. Misalnya, pola head and shoulders, diartikan sebagai bearish yang cukup untuk reksa dana, sedangkan pola head and shoulders terbalik dianggap sebagai sinyal bullish.

Pola grafik yang mudah diidentifikasi dan memiliki tingkat keandalan yang tinggi adlaah double atau triple top bottom. Double top atau triple top biasanya dibentuk setelah periode yang lama dan menunjukkan pembalikan trend yang akan segera terjadi, jika reksa dana telah trend lebih tinggi maka tidak dapat menembus melalui informasi ini, mungkin akan lebih rendah. Sebaliknya, reksa dana yang telah dibentuk double atau triple bottom mungkin siap untuk bergerak lebih tinggi.

 

Garis Bawah

Meskipun reksa dana tidak siap untuk melakukan analisis teknis, investor dapat menerapkan beberapa indikator teknis umum untuk memprediksi pergerakan reksa dana. Indikator teknis seperti trendline, moving average, RSI, dan formasi grafik yang banyak digunakan dalam analisis reksa dana karena memberikan sinyal yang mudah diartikan.

 

 

Sumber: investopedia.com

Broker News

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda