Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Candlestick Menerangi Jalan untuk Trading yang Logis

Candlestick Menerangi Jalan untuk Trading yang Logis

Pada artikel Memahami Dasar-Dasar Grafik Candlestick, kita melihat riwayat dan dasar-dasar seni grafik candlestick Jepang. Di sini kita akan melihat lebih dalam tentang cara menganalisis pola candlestick.

 

Prinsip Dibalik Seni

Sebelum mempelajari bagaimana cara menganalisis grafik candlestick, kita perlu memahami bahwa pola candle (untuk semua tujuan) hanyalah reaksi trader terhadap pasar di waktu tertentu. Fakta bahwa umat manusia seringkali bereaksi secara massal terhadap situasi yang memungkinkan analisis grafik candlestick bekerja.

Banyak investor yang antusias pada dotcom bubble, sebelumnya mereka tidak pernah membeli satu pun saham di perusahaan publik. Volume di atas berhasil menembus rekor dan smart money mulai meninggalkan pasar saham. Ratusan ribu investor baru duduk di meja mereka membeli dan menjual sensasi dotcom saat itu dengan dipersenjatai komputer serta akun trading online baru. Mirip seperti leming, para pemain baru ini membawa keserakahan pada ke level yang belum pernah terlihat sebelumnya, dan tidak lama kemudian mereka melihat pasar runtuh.

JDSU menunjukkan long bull candle pada Agustus 1999 hingga Maret 2000.

Mari lihat apa yang menjadi favorit banyak investor pada saat itu. Presentasi JDS Uniphase pada grafik di atas merupakan sebuah pelajaran bagaimana cara mengenali long bullish candle yang terbentuk ketika harga saham perusahaan bergerak dari area $25 di akhir Agustus 1999 menjadi $140 plus pada Maret 2000. Lihat saja angka pada long green candle yang terjadi selama perjalanan tujuh bulannya.

Baca juga: Candlestick dan Gambaran Keseluruhannya

 

Menganalisis Pola

Trader harus ingat bahwa suatu pola bisa saja terdiri dari satu candlestick, tetapi juga dapat terdiri dari sejumlah atau rangkaian candlestick selama beberapa hari trading.

Pola pembalikan candlestick (reversal candle pattern) merupakan angka atau rangkaian candlestick yang biasanya menunjukkan trend pembalikan saham atau komoditas yang dianalisis. Namun, menentukan trend bisa menjadi hal yang sangat sulit. Mungkin hal ini paling tepat dijelaskan oleh Gregory L. Morris di bab yang dia tulis untuk karya klasik John J. Murphy, “Analisis Teknis Pasar Keuangan”:

Satu pertimbangan penting yang harus digunakan untuk mengidentifikasi pola bullish atau bearish yaitu trend pasar yang mendahului pola tersebut. Anda tidak akan mendapatkan pola pembalikan bullish pada uptrend. Anda bisa mendapatkan rangkaian candlestick yang menyerupai pola bullish, tetapi jika trend tersebut naik, maka itu bukan pola candle bullish Jepang. Demikian juga, anda tidak akan mendapatkan pola pembalikan candle bearish pada downtrend.

Trader yang membawa grafik candlestick Jepang ke level berikutnya akan membaca bahwa bisa saja ada 40 pola atau lebih yang akan menunjukkan pembalikan. Pembalikan satu hari dari candlestick seperti hammer atau hanging man. Hammer merupakan sebuah payung yang muncu setelah harga turun dan menurut para ahli candlestick berasal dari tindakan “memalu” bagian bawah. Jika saham atau komoditas terbuka dan harga jatuh sepanjang sesi hanya untuk kembali mendekati harga pembukaan ketika penutupan, para ahli menyebutnya hammer.

Hanging man sangat penting untuk dikenali dan diketahui. Ini disebut payung yang berkembang setelah reli. Bayangannya harus dua kali leboh panjang dari tubuh. Hanging man yang muncul setelah reli panjang harus diperhatikan dan ditindaklanjuti. Jika range trading untuk hanging berada di atas seluruh range trading hari sebelumnya, maka rentang hari dapat diindikasi.

Mari perhatikan dua grafik berikut, yang satu dengan hammer dan yang lainnya dengan hanging man. Grafik pertama Lucent Technologies dan menunjukkan hanging man klasik. Di hari berikutnya, harga saham jatuh lebih dari 20%. Grafk kedua menunjukkan hammer dari periode 2001 ketika Nortel Network trading dengan kisaran $55 – $70. Hammer muncul setelah dua hari penurunan harga dan menghentikan penurunan secara efektif, menandai awal dari pergerakan sembilan hari dengan harga saham yang  bergerak naik $11.

Pola hanging man dasar pada grafik Lucent Technologies

Pola hammer pada grafik Nortel tahun 2001

Untuk anda yang ingin menelusuri area analisis teknik ini lebih jauh, lihat buku yang ditulis oleh Steve Nison. Ia menulis sejumlah buku pelajaran yang bisa digunakan oleh pemula agar dapat lebih memahami grafik candlestick.

Baca juga: Cara Trading Dengan Grafik Candlestick Seperti Pro

 

Garis Bawah

Fakta bahwa umat manusia seringkali bereaksi secara massal terhadap situasi inilah yang memungkinkan analisis grafik candlestick bekerja. Dengan memahami apa yang dikatakan oleh pola-pola ini kepada anda, anda dapat belajar cara membuat keputusan trading yang optimal, dibandingkan hanya mengikuti orang-orang. Ingat, itu uang anda, investasikan dengan bijak.

 

 

Sumber: investopedia.com

Broker News

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda