Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Cara Memilih Saham

Cara Memilih Saham

Saham merupakan suatu unsur utama yang berada dalam portofolio jutaan investor dan trader. Mereka mampu memberikan arahan jangka panjang untuk mencapai pendapatan pasif yang berpotensi memberikan pengembalian sebanyak dua digit. Di samping itu, pasar saham juga bisa membuat bingung, berpotensi mahal atau berbahaya dengan proses pemilihan saham yang tepat di waktu yang tepat yang tidak selalu jelas. Baca dan temukan cara memilih saham bagi investor agar mencapai tujuan mereka di panduan kami.

 

LANGKAH-LANGKAH MEMILIH SAHAM

Ada berbagai faktor penting yang perlu dipertimbangkan ketika bertanya mengenai ‘cara memilih saham’. Berbagai pertimbangan ini dapat menentukan kesuksesan suatu portofolio saham dan rentang kesehatan finansial suatu perusahaan yang akan dipilih, likuiditas dan volatilitas saham yang dimaksud, hingga meluasnya fundamental yang terjadi di luar kendali perusahaan. Investor perlu mempertimbangkan seluruh pengaruh tersebut agar memiliki peluang terbaik dalam membentuk portofolio saham yang mampu mencapai tujuan mereka. Di bawah ini merupakan langkah-langkahnya.

  1. MENYUSUN RENCANA

Menyusun sebuah rencana merupakan poin permulaan yang penting ketika memilih saham. Anda perlu memikirkan pertanyaan seperti seberapa banyak saham yang akan dibeli, apakah kemungkinan besar rencana anda yaitu untuk memperoleh uang kedepannya, dan apakah anda lebih senang melakukan trade saham jangka pendek dibandingkan investasi dengan pendekatan jangka panjang. Contohnya, investor jangka panjang yang memutuskan untuk membeli dan menahan sahamnya selama lima tahun atau lebih, jelas akan memiliki strategi yang sangat berbeda dengan mereka yang memilih posisi jangka pendek pada saat kondisi pasar mengalami overbought seperti yang sering kita lihat pada akhir tahun 2010.

Jika anda memilih jangka pendek, temukan lebih jauh mengenai cara membuat rencana trading untuk analisis teknis.

Baca juga: Haruskah Saya Investasi di Saham atau Trading CFD?

 

  1. TENTUKAN TOLERANSI RISIKO ANDA

Toleransi anda terhadap risiko akan menjadi peran penting dalam menentukan saham apa yang akan dipilih. Apabila seorang investor mencari portofolio yang lebih menghindari risiko, mungkin mereka ingin lebih memberikan pertimbangan terhadap saham defensif seperti yang ada pada utilitas dan kebutuhan pokok konsumen. Sebagai alternatif, pendekatan dengan risiko tinggi dapat melihat investor yang memilih perusahaan di negara yang berkembang dan atau pada sektor yang belum matang, atau juga perusahaan yang mengandalkan event penting pada pasar dengan cara tertentu supaya target mereka bisa dicapai. Contohnya, perusahaan farmasi yang menunggu persetujuan FDA terhadap obat-obatan baru yang akan menghadapi risiko tidak persetujuan – sebuah event yang memiliki potensi untuk merusak harga sahamnya.

Temukan lebih jauh cara menavigasi manajemen risiko dengan panduan kami yang sangat membantu.

 

  1. LAKUKAN RISET

Saham yang menarik dapat ditemuka dalam berbagai lingkungan, tetapi investor bisa memulainya dari kerumunan jika mereka mengetahui beberapa sektor dan perusahaan yang ada di dalamnya.

Inilah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan mengenai perusahaan dibalik analisis saham, juga kondisi pasar yang mungkin paling menarik bagi mereka.

 

Kondisi finansial

Pahami kondisi neraca perusahaan. Bagaimana situasi asetnya, kewajibannya, dan juga arus kasnya? Lakukan riset pendapatan selam periode terakhir.

 

Manajemen

Siapa yang memegang kendali kapal dan bagaimana rekam jejak industrinya? Apakah mereka menjalankan kepercayaan pemegang saham?

 

Inovasi

Bagaimana perusahaan melakukan inovasi agar tetap menjadi yang terdepan dalam menanggapi kompetisinya? Bagaimana cara produk dan layanan baru dapat diterima oleh para pelanggan dan pemegang saham?

 

Dividen

Apakah perusahaan tersebut membayar dividen, dan jika iya, seberapa sering pembayarannya dan akankah ditingkatkan? Cari lebih lanjut mengenai cara investasi saham dividen.

 

Harga dan penilaian

Apakah perusahaan mengalami undervalue? Untuk mencari tahunya, hitunglah rasio harga terhadap pendapatan, atau P/E, dengan cara membagi harga saham perusahaan dengan pendapatan tiap sahamnya. P/E dengan nilai sekitar 15 bisa dianggap ‘murah’ – tetapi bukan berarti layak untuk dibeli atau tidak begitu mahal oleh standar industri. Murah berarti investor kurang mempercayai porspek pertumbuhannya. Cari tahu lebih lanjut mengenai cara menilai saham.

 

Likuiditas

Apakah sahamnya memiliki volume trading yang cukup untuk mengizinkan trader masuk dan keluar pasar sebebas mungkin? Baca lebih jauh mengenai likuiditas pasar saham dalam gambaran detailnya.

 

Volatilitas

Seberapa volatile pergerakan harga saham tersebut dan apa alasan di balik tiap fluktuasi yang ektrim? Dengan volatilitas yang meningkatkan risiko secara alamiah, tetapi juga terdapat peluang yang potensial. Baca lebih jauh mengenai volatilitas pasar saham untuk menemuka cara meraih keuntungan.

Jelajahi panduan mendalam kami mengenai penelitian saham untuk informasi lebih lanjut.

 

  1. GUNAKAN TEKNIS DAN ALAT LAINNYA YANG TEPAT

Jika anda melakukan trading saham jangka pendek, contohnya seperti day trader, swing trader atau scalper, mungkin anda ingin menginvestigasi alat analisis teknis untuk mencoba dan mengukur aksi harga supaya bisa membantu ketika masuk dan keluar. Alat-alat ini melibatkan moving average, MACD, dan RSI, serta volume juga level support dan resistance.

Secara alaminya, alat-alat itu mengandalkan aktivitas harga sebelumnya untuk memberikan informasi mengenai pilihan, jadi meskipun mereka dapat digunakan untuk memperoyeksi trend, sebaiknya mengombinasikan pendekatan teknis dengan pemahaman faktor fundamental yang mampu mengesampingkan pola dan tentu saja manajemen risiko.

Baca lebih lanjut mengenai indikator teknis dan cara mereka bisa membantu analisis anda.

 

  1. PILIH SAHAM DAN LAKUKAN TRADE SECARA AKTIF ATAU TUNGGU

Pada proses prosedural memilih saham untuk investasi jangka panjang atau trading jangka pendek, metode yang paling jelas seringkali melalui platform trading/akun broker online, yang dapat diatur dengan bukti ID dan pilihan metode pendanaan. Kemudian, saat spekulan jangka pendek melakukan trading saham dengan aktif, justru investor pasif jangka panjang biasanya hanya menunggu. Sementara akan terjadi pasang surut sepanjang jalan, misinya yaitu memanfaatkan pertumbuhan selama beberapa tahun.

SAHAM PERTUMBUHAN HARGA PASAR 00 JAN – 20 JAN
Monster Beverage Corporation 73,300%
Netflix 34,400%
Apple 20,000%
Tractor Supply Company 17,000%
Amazon 11,400%

 

 

SAHAM YANG PALING POPULER

Seperti yang telah disebut di atas, saham yang paling populer untuk trade berdasarkan konsistensi volume yang muncul menjadi perusahaan besar seperti Facebook, Amazon, Apple, Netflix, dan Alphabet. Namun, event fundamental yang berbeda-beda dapat menyebabakan saham di berbagai perusahaan lainnya berada di titik puncak dalam volume trading jangka pendek. Grafik di bawah ini menunjukkan saham dengan volume global tertinggi dalam sebulan pada akhir maret 2020.

Saham yang unggul berdasarkan volume, yaitu operator kapal tanker Top Ships Inc yang berbasis di Yunani, mengalami pertumbuhan terhadap popularitas sebagai penjualan aset yang dilihat dari dana yang masuk yang memungkinkan perusahaan dapat mengurangi utangnya. Kemungkinan besar saham tersebut didukung oleh kondisi pandemi coronavirus dengan meningkatnya permintaan produk dalam berbagai bidang seperti persediaan pembersih dan produk kertas yang membuat persyaratan pengirimannya meningkat

Perusahaan lainnya yang mengalami volume yang sangat tinggi di bulan Maret adalah operator pelayaran Carnival Corp, sebagian besar memutuskan berada di posisi jangka pendek karena pembayaran dividend an pembelian ulang saham yang ditangguhkan oleh perusahaan karena penangguhan pelayarannya yang berlanjut di tengah coronavirus.

Yang menempati posisi tiga teratas adalah Ford, yang terlihat mengalami volume trading tinggi selama tujuh tahun. Sekali lagi, sebagian besar memutuskan berada di posisi jangka pendek, akibat adanya coronavirus yang menghancurkan kegiatan produksi dan permintaan pasar.

Pelajaran apa yang bisa diambil oleh para pemilih saham dari contoh tersebut? Saat krisis fundamental besar terjadi, saham akan terpengaruh dalam berbagai cara. Riset dalam berbagai faktor mungkin bisa menyoroti industri yang dapat mengalami peningkatan ketika yang lainnya mengarah ke arah yang lain. Jadi, bacalah, tetap buka mata anda, dan fokus pada tujuan portofolio.

Baca juga: Cara Melakukan Short Selling Saham Ketika Trading di Kondisi Pasar yang Menurun

 

FAQ

Bagaimana caranya anda memutuskan saham apa yang akan dibeli?

Memutuskan saham apa yang akan dibeli merupakan proses multisegi berdasarkan beberapa faktor seperti pengetahuan industri, finansial perusahaan, waktu, luasnya fundamental pasar, dan dalam beberapa kasus yaitu pola teknisnya. Investor dapat menggabungkan semuanya atau sebagian dalam upaya membentuk pendekatan individual yang paling tepat.

Kapan seharusnya anda membeli saham?

Waktu adalah segalanya, tetapi tidak semua saham yang oversold siap untuk dibeli – lagi pula, mereka dijual untuk beberapa alasan. Pertimbangkan potensi pertumbuhan industri dan perusahaannya, juga faktor fundamental yang mungkin dapat memengaruhi di sepanjang perjalanannya dengan cara investasi atau trade tersebut bisa cocok dengan tujuan portofolionya.

Apa layak membeli 1 saham?

Tergantung saham dan kondisinya. Harga saham secara global, seperti memiliki saham Berkshire Hathaway yang memiliki perbedaan konsekuensi pada posisi keuangan investor dibandingkan memiliki satu saham facebook.

Saham apa yang dimiliki Warren Buffet?

Berbicara Berkshire Hathaway – beberapa investasi terbesat Warren Buffet saat ini berada pada lembaga finansial seperti Bank of America dan Wells Fargo, brand konsumen seperti Coca Cola dan Fraft Heinz, dan brand teknologi besar seperti Apple dan Sirius.

Seberapa banyak saham yang harus dimiliki?

Secara keseluruhan tergantung pada rencana anda dan perusahaan yang anda pilih. Secara menyeluruh, sebaiknya anda menjadikan portofolio terdiverifikasi sebagai target dengan gabungan saham defensif dan pertumbuhan untuk memastikan bahwa risikonya dapat dikelola dengan efektif.

Untuk trading saham lebih lanjut, termasuk jenis jenis saham yang utama, latar belakang indeks, dan pentingnya pasar saham, periksa panduan trading saham kami untuk pemula.

 

 

Sumber: dailyfx.com