Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Cara Mendapat Profit di Forex dengan Indikator Money Flow Index

Cara Mendapat Profit di Forex dengan Indikator Money Flow Index

Indikator money flow index merupakan sebuah indikator teknis lanjutan di sebagian besar platform trading Forex. Ia dirancang langsung pada grafik harga untuk representasi visual momentum yang mudah untuk dibaca. Trading dengan momentum pasar yang kuat dapat menjadi dasar strategi trading Forex yang menguntungkan. Saya telah melihat indikator money flow index dengan lebih dekat dalam artikel ini untuk membantu anda memutuskan apakah akan menggunakan indikator ini dalam trading anda ketika anda tengah berupaya menjadi trader Forex yang lebih menguntungkan.

 

Apa Itu Indikator Money Flow Index

Indikator money flow index (MFI) merupakan sebuah oscillator dan indikator momentum yang memberikan hasil numeric tunggal antara 0 smapai 100. Nilai momentum bullish (naik) maksimum direpresentasi oleh 100, sedangkan nilai momentum bearish (turun) maksimum direpresentasi oleh 0.

MFI seringkali digambarkan sebagai versi volume-weighted dari Relative Strength Index. Perhitungan MFI yang tepat akan diuraikan dalam artikel ini. Ia menggunakan kombinasi harga dan volume, dua elemen analisis teknis yang paling pasti, untuk menentukan kekuatan momentum di waktu tertentu. Trader forex biasanya menggunakan MFI untuk mengidentifikasi divergence positif dan negatif antara nilai indikator dan price action, atau untuk memudarkan (pembalikan trade) level overbought (di atas 80) atau oversold (di bawah 20).

Namun, membeli atau menjual dengan hanya berdasarkan indikator yang diterapkan pada satu time frame Forex adalah strategi money flow index yang tidak saya rekomendasikan, karena tidak pernah menguntungkan dalam jangka panjang. MFI paling tepat digunakan dengan cara yang lebih canggih yang nanti akan saya bicarakan di artikel ini.

Karena MFI menggunakan volume dan pasar Forex terdesentralisasi, data volume akurat biasanya tidak tersedia dengan mudah. Hal ini membuat penggunaan MFI lebih menantang untuk trader Forex daripada trader ekuitas yang data volume jelas tersedia. Beberapa broker forex mulai menyediakan data volume real-time, tetapi data tersebut hanya memasukkan aliran internal broker atau data volume dari penyedia likuiditasnya yang tidak merefleksikan seluruh pasar. Beberapa trader forex berusaha mengatasi masalah ini dengan menggunakan data tick, berdasarkan penelitian yang telah mengidentifikasi korelasi antara data tick dan volume pasar secara keseluruhan.

Perhatikan bahwa indikator money flow index yang dibangun atau ditambahkan sebagai plugin ke platform trading MetaTrader4 atau MetaTrader5 menggunakan volume tick untuk menghitung elemen volume. Karena ada beberapa broker forex yang menawarkan data volume milik mereka, ada kemungkinkan anda menemukan beberapa versi indikator MFI yang menggunakan data volume broker meskipun mereka bisa sulit ditemukan. Ada opsi ketiga yang tidak cukup dibahas: data volume tersedia untuk future mata uang yang ditrade secara bebas di bursa utama AS. Hal ini menawarkan kemugnkinkan untuk memasukkan indikator MFI ke dalam data future mata uang, sementara trading spot Forex yang setara dari data indikator MFI yang dihasilkan oleh mata uang yang setara di masa depan. Hal ini dapat bekerja dengan baik jika anda dapat mengaturnya, meskipun future hanya terseida di pasangan mata uang dalam jumlah yang terbatas, sebagian besar di mata uang utama.

Baca juga: Belajar Forex Pemula: Apa Itu Spot Rate?

 

Bagaimana Menggunakan Indikator Money Flow Index (MFI)

Saya akan mulai dengan membahas tiga jenis sinyal trading yang bisa dihasilkan MFI. Sebelum menggunakan indikator teknis, saya selalu menekankan pentingnya memahami indikator apa yang dapat memberitahu trader tentang price action. Banyak trader baru yang terburu-buru menggunakan indikator tanpa tahu bagaimana cara menerapkannya secara efisien. Mereka mengandalkan prinsip paling sederhana, yang saya ingin perhatikan lagi, jangan hasilkan keuntungan yang konsisten. Jika tidak, tingkat kerugian retail trader Forex tidak akan berkisar antara 70% dan 85% di sebagian besar broker Forex utama.

Berikut tiga jenis sinyal trading yang disediakan MFI:

  1. Level overbought dan oversold: ketika FI bergerak di bawah 20, trader mempertimbangkan aset oversold. Kondisi overbought muncul dengan MFI yang berada di atas 80. Mereka adalah sinyal trading yang paling langsung dari MFI, tetapi juga paling tidak dapat diandalkan. Time frame yang lebih pendek, misalnya grafik M5 atau M15, akan mendapatkan lebih banyak pembacaan di bawah 20 dan di atas 80. Kelemahannya tetap mengurangi keandalan. Saya lebih suka MFI pada grafik H1, jalan tengah antara frekuensi dan akurasi. Beberapa trader menunggu MFI menembus di atas dan di bawah 20 dan 80 sebelum memasuki trend, yang mungkin menyarankan koreksi atau aksi jual mendekati akhir dengan volume mengalir ke aset untuk pembalikan trend.

Berikut adalah tiga contoh MFI yang memberikan trader sinyal overbought atau oversold

  1. Divergence positif dan negatif: saya lebih suka divergence trading, karena mereka menyediakan sinyal trading paling diandalkan menurut saya. Divergence positif muncul ketika price action mencatat lower low, sedangkan MFI atau indkator lainnya menetapkan higher low. Divergence negatif terbentuk ketika price action mencatat higher high, sedangkan indikatornya menetapkan lower high. Divergence positif dan negatif menerima konfirmasinya dari failure swing, sinyal trading ketiga dari MFI.
  2. Failure swing bullish dan bearish: meskipun divergence positif dan negatif tetap menjadi sinyal trading yang baik, saya sarankan untuk mengonfirmasinya dengan failure swing bullish dan bearish. Anda akan kehilangan beberapa price action, tetapi keandalannya meningkat secara signifikan. Failure swing bullish terwujud ketika MFI bergerak di bawah 20, kemudian berbalik di atasnya, mengoreksi dari puncaknya, tetapi tetap di atas 20 dan kemudian berakselerasi ke higher high. Failure swing bearish muncul setelah MFI mendorong di atas 80, turun di bawahnya sebelum maju, tetapi mempertahankan posisinya di bawah 80 sebelum terjun ke lower low.

Di bawah ini adalah contoh divergence negatif yang dikonfirmasi oleh failure swing bearish, diikuti oleh aksi jual price action.

Berikut adalah rekomendasi saya untuk menggunakan indikator money flow index

  1. Saya lebih senang menggunakan MFI pada grafik H1, sambil mengambil arah dari grafik time frame seperti time frame harian (D1) atau mingguan (W1), karena memberikan saya keseimbangan ideal dari frekuensi dan keandalan sinyal trading. Anda dapat menggunakan time frame yang lebih pendek, yang meningkatkan frekuensi dengan mengorbankan keandalan. Anda akan mendapatkan banyak sinyal palsu, dan saya tidak menyarankannya. Lebih beik fokus pada sinyal trading berkualitas dibandingkan kuantitasnya. Trader dapat menggunakan time frame yang lebih tinggi untuk meningkatkan keandalan. Kelemahannya adalah frekuensi yang rendah, membuat anda absen untuk waktu yang lama. Menurut saya, keuntungan yang anda lewatkan karena keluar dari pasar tetap sama pentingnya dengan kerugian trading.
  2. Saya hanya rekomendasikan trading pasangan mata uang yang paling likuid untuk strategi money flow index karena ada price action yang lebih seimbang. Dalam pasangan mata uang yang kurang likuid, trade volume yang lebih rendah dapat melonjak atau menjatuhkan aset, yang dapat menghasilkan sinyal palsu. Manfaat tambahan yaitu spread yang lebih rendah biasanya tersedia di beberapa pasangan mata uang. Sebagai trader yang aktif, saya juga mendapat manfaat dari program rabat berbasis volume, memastikan tiap trade memberikan saya lebih banyak uang per pip. Biaya trading dapat membuat perbedaan yang signifikan dalam jangka panjang.
  3. Waspada ketika menggunakan level 20 dan 80 pada MFI untuk mengidentifikasi kondisi oversold dan overbought. Saya menemukannya sangat tidak dapat diandalkan dan tidak trade dari strategi yang terlalu sederhana. Sebagai gantinya, saya menggunakan sinyal overbought dan oversold ini sebagai indikator awal bahwa pembalikan trend mungkin akan terjadi. Setelah MFI bergerak di bawah atau di atas 20 dan 80, saya memantau grafiknya untuk divergence positif atau negatif. Mereka relatif jarang, tetapi sebagian besar dapat diandalkan jika dikonfirmasi oleh failure swing bearish.
  4. Konfirmasi sinyal jual dan beli dari setidaknya satu sumber lain. Hindari menggunakan yang identic. Misalnya, menggunakan MFI dan RSI bersamaan tidak masuk akal, karena indikatornya sangat mirip. Gunakan aspek analisis teknis lain untuk mengurangi risiko penurunan dari trade anda. Saya tidak pernah ambil posisi tanoa mengonfirmasinya dari dua sumber yang beda (atau idealnya tiga). Pertimbangkan level support dan resistance, bersama dengan trend yang ada, yang saya tentukan dari grafik time frame harian atau mingguan.
  5. Gunakan MFI dan aspek analisis teknis lainny merupakan suatu bentuk seni dan bukan sains. Maka dari itu, saya sarankan mempelajari bagaimana MFI bekerja dengan tiap aset yang ingin anda trade daripada berkomitmen pada tingkat tertentu. Membutuhkan waktu dan kesabaran, tetapi pengalam yang anda dapatkan sangat berharga dan akan membuat anda menjadi trader yang lebih baik dari waktu ke waktu.

Berikut adalah contoh MFI yang menghindari level 20 dan 80, tetapi menghasilkan sinyal trade yang andal.

  1. Saya berhati-hati terhadap MFI yang didorong Expert Advisors (EA) karena kompleksitas divergence positif dan negatif serta failure swing bullish dan bearish. Solusi algoritma trading MFI hadir. Sayangnya, mereka tidak tersedia di MQL4 atau MQL5, bahasa yang digunakan untuk membentuk EA di MT4 dan MT5.

EA biasanya memasuki trade berdasarkan level 20 dan 80, menghasilkan banyak kerugian trading. Di bawah ini contoh sinyal trade buruk yang biasanya disebabkan strategi ini:

 

Bagaimana Cara Menerapkan Indikator Money Flow Index (MFI) di MT4/MT5

Karena MFI secara luas menggunakan oscillator, tersedia di di luar platform trading MT4 dan MT5.

Berikut cara menerapkan MFI di MT4:

  1. Buka terminal trading MT4 anda
  2. Klik Insert di menu bar atas kemudian Indikator
  3. Navigasi Volume, kemudian pilih Money Flow Index

Berikut cara menerapkan MFI di MT5:

  1. Buka terminal trading MT4 anda
  2. Klik insert pada menu bar atas kemudian Indikator
  3. Navigasi Custom kemudian pilih MFI

Setting default untuk kondisi oversold dan overbought adalah 20 dan 80, tetapi trader dapat menyesuaikannya dengan yang mereka inginkan.

Beberapa trader lebih senang menggunakan level 10 dan 90 untuk mensignifikan oversold/overbought untuk mengurangi sinyal palu lebih awal. Saya menggunakan level 20 dan 80, karena mereka menawarkan fleksibilitas lebih untuk divergence positif dan negatif serta failure swing bearish dan bullish.

Baca juga: Cara Main Forex: Berjalan sebelum Berlari Kencang

 

Bagaimana Cara Menghitung Indikator Money Flow Index (MFI)

Platform trading MT4 dan MT5 menghitung indikator MFI secara otomatis. Walau begitu, saya selalu merekomendasikan trader untuk memahami cara perhitungannya, meningkatkan pemahaman apa yang ditunjuk oleh MFI. Trader yang memahami bagaikamana merancang MFI secara manual, melibatkan komputasi akan meningkakan tingkat keberhasilan anda ketika menggunakannya.

Berikut matematika untuk menghitung MFI, dan saya akan menjelaskan tiap langkah di bawah.

Rumus Perhitungan MFI

  1. Hitung harga umum dengan tambah titik rendah, puncak, dan tutup. Kemudian, bagi dengan tiga.
  2. Hitung money flow dengan kali harga umum dengan volume. Jika harga terkini di atas harga sebelumnya, maka dikenal dengan money flow positif. Jika harga terkini di bawah harga sebelumnya, maka dikenal dengan money flow negatif.
  3. Hitung rasio money flow dengan membagi money flow positif 14 periode dengan money flow negatif 14 periode. Money flow positif merupakan jumlah uang positif selama 14 hari terakhir dan money flow negatif merupakan jumlah uang negatif.
  4. Hitung indikator money flow index menggunakan formula: 100 – 100/(1 + rasio money flow)

 

Terakhir

MFI dapat menawarkan sinyal trading yang andal, tetapi trader tidak harus mempertimbangkannya. Saya sarankan gunakan sinyal divergence positif dan negatif sebagai metode terbaik untuk menghasilkan ide masuk trade, dikonfirmasi oleh failure swing bullish dan bearish. Saya juga sarankan gunakan MFI dengan setidaknya satu indikator lain dan satu time frame lain, dengan time frame yang lebih rendah yang tidak lebih rendah dari per jam (H1).

 

FAQ

Bagaimana anda menginterpretasi MFI?

MFI merupakan oscillator teknis dan indikator momentum seperti RSI, tetapi perhitungannya juga melibatkan volume trading.

Apa indikator money flow yang terbaik?

Indikator standar yang tersedia gratis dalam platform trading MT4 dan MT5 yang cocok bagi sebagian besar trader.

Mana yang lebih baik, RSI atau MFI?

Tidak ada yang lebih baik. Keduanya dapat menyampaikan akurasi sinyal trading, tetapi cenderung bekerja lebih baik di waktu yang berbeda. Ketika volume lebih menentukan di pasar, MFI kemungkinan besar bekerja lebih baik.

Apakah MFI merupaka indikator pengarah?

Ya, MFI adalah indikator pengarah

 

 

Sumber: dailyforex.com

Broker News

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda