Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Dampak Kebijakan Moneter dalam Trading Forex

Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pergerakan pasar forex. Salah satu faktornya adalah kebijakan moneter. Kebijakan moneter ini melibatkan peran pemerintah atau bank sentral di dalamnya. Oleh sebab itu, trader perlu memperhatikan kebijakan tersebut.

 

Maka, trading forex tidak sesederhana yang kita kira, karena melibatkan pemerintah nasional. Pemerintah nasional terlibat karena otoritas perbankan yang membuat kebijakan moneter untuk membantu mereka mempertahankan atau mencapai tujuan ekonomi. Karena kita membahas tentang kebijakan moneter, mari kita juga membahas tentang ‘kembarannya’ yang tak terpisahkan, yakni bank sentral. Kebijakan moneter adalah instrumen bank sentral untuk mempertahankan atau mencapai tujuannya, dan beberapa tujuannya adalah:

 

  1. Suku bunga
  2. Meningkatkan inflasi
  3. Suplai uang
  4. Memenuhi persyaratan cadangan atas bank
  5. Pinjaman bank komersial

 

Sebagai informasi tambahan, giro wajib minimum adalah jumlah atau persentase saldo deposan yang harus dimiliki bank jika seseorang ingin menarik uang simpanannya. Pinjaman bank komersial adalah memperhitungkan diskon.

 

Klasifikasi Kebijakan Moneter

Ada beberapa jenis kebijakan moneter. Mari kita lihat satu per satu:

 

Kontraksi atau Restriktif 

Hal ini terjadi ketika jumlah uang beredar berkurang atau ketika tingkat suku bunga meningkat. Inti utama dari kebijakan moneter ini adalah pertumbuhan ekonomi yang lambat, tetapi tingkat suku bunganya tinggi. Jika tidak mudah untuk meminjam uang, maka akan ada lebih sedikit pengeluaran dan investasi dari konsumen dan bisnis.

 

Ekspansif

Seperti namanya, kebijakan moneter ini meningkatkan jumlah uang beredar dan menurunkan tingkat suku bunga.

 

Akomodatif

Tujuan dari akomodatif adalah pertumbuhan ekonomi melalui penurunan suku bunga. Kebijakan moneter yang ketat mengurangi inflasi dan membatasi pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan suku bunga.

 

Netral

Netral adalah sebuah kebijakan moneter yang tidak bermaksud untuk menumbuhkan atau melawan inflasi. Oleh sebab itu, maka disebut sebagai netral.

 

Inflasi

Bank sentral biasanya menargetkan inflasi sebesar 2%. Aturan tak tertulis mereka mengatakan bahwa mereka membuat kebijakan moneter yang terbaik untuk mencapai zona nyaman. Jadi, jika inflasi adalah hal yang baik, lalu mengapa mereka memiliki sebuah batasan? 

 

Nah, mari coba bayangkan apabila inflasi sudah tidak terkendali. Apa yang akan dilakukan oleh pemerintah? Pasalnya, masyarakat ataupun investor akan meragukan pemerintah tersebut dan juga mata uang negara tersebut. Oleh sebab itu, dengan melihat tingkat inflasi suatu negara, maka masyarakat ataupun investor dapat lebih memahami bagaimana bank sentral menangani lanskap ekonomi negaranya.

 

Stabilitas

Dalam hidup, mendambakan stabilitas adalah hal yang normal. Hal yang sama juga berlaku dengan perdagangan. Pedagang, bank sentral, dan ekonomi akan selalu bertujuan untuk mencapai stabilitas. Ketika seorang trader mengetahui target inflasi, dia juga akan lebih memahami bank sentral dan apa fungsinya.

 

Kebijakan moneter tidak membuat perubahan drastis dalam semalam. Jika itu membuat perubahan, itu akan mengalami perubahan sedikit demi sedikit. Perubahan drastis dan cepat tidak akan terjadi, karena akan menimbulkan kekacauan bagi para trader dan bahkan seluruh perekonomian. Jika ekonomi menginginkan stabilitas harga, maka pemerintah atau bank sentral perlu mengubah suku bunga sebesar 0,25% menjadi 1%. Namun, hal ini juga akan berlangsung sangat lambat. Maksud dari sangat lambat atau perlahan ini adalah beberapa bulan hingga beberapa tahun.

 

Sebagai seorang trader, Anda perlu melakukan segala macam analisis untuk menjadi lebih percaya diri tentang keputusan perdagangan Anda yang berikutnya. Sementara itu, bank sentral juga melakukan hal yang sama. Sebagai entitas yang lebih menonjol, mereka memiliki tanggung jawab yang lebih signifikan. Mereka bertanggung jawab untuk membuat keputusan yang memiliki dampak terhadap ekonomi negaranya.

Broker News

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda