Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Kekuatan Supply dan Demand

Kekuatan Supply dan Demand

Kekuatan primitif kapitalisme menguasai pasar seperti hukum gravitasi. Pembeli dan penjual memprovokasi pertempuran untuk menemukan kesepakatan medium yang menyenangkan di setiap pasar keuangan. Saat harga bergerak di grafik, trader sering mencari alasan untuk menjelaskan pergerakan harga, namun sumber yang mendasari pergerakan harga bermuara pada hubungan antara supply (permintaan) dan demand (penawaran).

Secara umum, berita positif berarti peningkatan demand dan berkurangnya supply – sama dengan harga yang lebih tinggi. Berita negatif biasanya menunjukkan demand yang lebih rendah dan supply yang meningkat.

Artikel ini akan menguraikan aspek dasar supply dan demand berikut:

  • Apa itu supply dan demand?
  • Zona supply dan demand
  • Supply dan demand di pasar forex
  • Bagaimana cara kerja supply dan demand?

Baca juga: Apa itu Hammer?

 

Apa itu supply dan demand?

Supply dan demand adalah hubungan antara pembeli dan penjual yang digunakan sebagai ukuran untuk penentuan harga di pasar keuangan. Kekuatan supply dan demand berinteraksi untuk mempengaruhi harga equilibrium antara pembeli dan penjual di mana kuantitas demand sama dengan kuantitas supply.

Apa hukum supply dan demand?

‘Supply’ adalah murni jumlah yang tersedia, sedangkan ‘demand’ adalah jumlah yang diinginkan. Grafik di bawah ini menunjukkan aspek visual dari supply, demand, dan equilibrium.

Supply: hubungan antara harga dan kuantitas

Demand: hubungan antara harga dan kuantitas

Equilibrium: harga paling efisien di mana kuantitas yang diminta (demand) sama dengan kuantitas yang ditawarkan (supply):

 

Zona Supply dan Demand

Zona supply dan demand memungkinkan trader untuk mendapatkan persepsi tentang pasar keuangan saat ini, dan ini diilustrasikan dalam grafik di bawah ini.

Terlihat bahwa zona supply dan demand mencakup area yang lebih luas dibandingkan dengan level support dan resistance. Zona yang lebih luas ini menyediakan wilayah harga yang lebih dapat diandalkan daripada satu garis/level yang dapat menjadi ukuran yang lebih baik untuk pergerakan harga di masa mendatang.

Zona supply di bawah menunjukkan area yang dikelompokkan oleh penjual karena harga cenderung ‘memantul’ lebih rendah dari zona yang dibatasi ini. Pergerakan harga yang cepat dari zona-zona ini mencirikan fitur-fitur zona supply dan demand. Zona demand menunjukkan atribut yang sama dengan zona supply di arah yang berlawanan – zona demand meniru area support yang luas.

 

Supply dan demand di Pasar Forex

Supply dan demand dalam pasar sayur sederhana tidak terlalu berbeda dengan yang terjadi setiap hari di pasar forex. Dalam beberapa kasus, kekuatan ini bergerak dengan kecepatan tinggi sehingga trader baru dapat mengalami kesulitan untuk memahami perincian detailnya.

Pasar forex adalah pasar keuangan terbesar di dunia karena banyaknya demand di balik aset yang diperdagangkan. Mata uang adalah dasar ekonomi dunia dan setiap kali satu ekonomi ingin berdagang dengan ekonomi lain (asalkan mata uang berbeda digunakan), pertukaran akan diperlukan.

 

Bagaimana cara kerja supply dan demand?

Singkatnya, supply dan demand bekerja dengan menganalisis jumlah pembeli dan penjual di pasar forex.

 

Bagaimana supply dan demand mempengaruhi harga pasar?

Bayangkan South African Reserve Bank (SARB) memberlakukan perubahan suku bunga. Seluruh reaksi berantai akan digerakkan karena kekuatan supply dan demand. Ketika harga naik, pembayaran rollover forex juga meningkat.

Ini berarti bahwa investor yang membuka perdagangan pada waktu rollover yang ditentukan (bervariasi dari satu negara ke negara lain) akan menerima tingkat bunga yang lebih tinggi daripada sebelumnya – insentif baru saja meningkat.

Semuanya sama, lebih banyak trader ingin membeli; dan lebih sedikit trader yang ingin menjual karena biaya peluang penjualan (pembayaran rollover) menjadi lebih mahal.

Supply dan demand forex – Grafik harian USD/ZAR:

Seperti yang Anda lihat, harga bertujuan untuk menemukan titik yang nyaman dan akan naik hingga tidak ada lagi pembeli yang bersedia membayar harga tersebut. Pada titik ini, penjual melebihi jumlah pembeli, dan harga akan merespons dengan bergerak turun.

Setelah harga turun cukup jauh (lingkaran merah), trader akan kembali, mengingat tingkat bunga yang meningkat dan pembayaran rollover tambahan yang dapat diterima dari memegang posisi long ZAR, dan harga yang lebih rendah ini menghadirkan ‘perceived vlaue.’

Saat pembeli tambahan masuk, harga akan naik mencerminkan demand yang meningkat ini.

Ini adalah proses harga yang mencoba menemukan fair value-nya karena terjadi pada banyak kerangka waktu yang berbeda di setiap pasar di dunia.

Untuk informasi lebih lanjut, baca panduan mendalam tentang supply dan demand trading.

Baca juga: Perjalanan Trader: Lima Fase Menjadi Trader Sukses

 

Menggunakan supply dan demand dengan support dan resistance

Hubungan antara supply dan demand bersama dengan support dan resistance adalah penting. Ini karena ketika harga melintasi level support dan resistance utama, perubahan dalam supply dan demand dapat terjadi dalam pasangan mata uang tersebut.

 

Sumber: dailyfx.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda