Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Konfluensi Fibonacci pada Pasangan FX

Konfluensi Fibonacci pada Pasangan FX

Poin pembicaraan:

  • Seperti yang sudah dilihat di awal modul ini, Fibonacci retracement dapat membantu trader mengidentifikasi kemungkinan support/resistance.
  • Sebelumnya kami telah membahas bagaimana trader dapat menggunakan Fibonacci retracement pada grafik jangka panjang, dan dengan fokus pada beberapa pergerakan utama, trader mampu mengumpulkan area support/resistance yang saling berkaitan. Hal ini memberikan pembeli atau penjual beberapa alasan untuk mempertahankan titik-titik utama ini pada grafik, menahan pintunya terbuka untuk terjadinya reversal dan retracement.

Fibonacci dibalut oleh hal mistik, hal ini membuat cerita di sekelilingnya jauh lebih menarik. Namun, untuk penerapannya di pasar, versi sederhananya yaitu level Fibonacci retracement menawarkan area support dan/atau resistance yang potensial untuk berkembang, karena pelaku pasar dapat menggunakan level-level ini dalam analisis mereka and in turn karena harga-harga ini memiliki potensi pengaruh pada perilaku harga, hal ini dapat menjadi tambahan yang luar biasa untuk analisis support dan resistance repertoar trader FX.

Asal Muasal

Matematikawan asal Italia, Leonardo Fibonacci, dihargai dengan penemuan deretan Fibonacci di abad ke-13, maka dari itu namanya adalah ‘Fibonacci’. Sementara itu bukunya ‘Liber Abaci’ memperkenalkan deret Fibonacci pada dunia barat, jejak yang sebenarnya dapat ditemukan dari 200 SM dalam matematika India. Deret tersebut cukup sederhana: dua angka yang dijumlahkan akan menghasilkan nilai berikutnya. Jadi 1+1 = 2, kemudian 1+2 = 3, kemudian 2+3 = 5, 5+3 = 8, dan seterusnya. Nilai 22 pertama dari deret Fibonacci tertera di bawah ini:

1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, 233, 377, 610, 987, 1597, 2584, 4181, 6765, 10946, 17711

Ini mulai menarik setelah kita melihat hubungan satu sama lain dari bilangan dalam deret tersebut. Jika kita mengambil salah satu nilai dan membaginya dengan nilai sebelumnya, kita akan mendapatkan angka yang hampir mendekati 161,8%. Jadi, tiap bilangan dalam deret 161,8% lebih besar dibandingkan nilai sebelumnya setelah kita mengeluarkan porsi awal bilangannya (setelah nilai dari 89). Ini yang disebut Golden Ratio 161,8%.

17711/10946 = 1,61803

10946/6765 = 1,61803

6765/4181 = 1,61803

Apa yang telah menghantam Fibonacci hampir seribu tahun yang lalu dan hal serupa yang mengagumkan seribu tahun sebelumnya yaitu seberapa besar rasio ini, dan deret ini dapat ditemukan di sekeliling kita. Dalam Liber Abaci, Fibonacci menggunakan siklus perkawinan kelinci sebagai contoh, menunjukkan bagaimana populasi kelinci dalam isolasi akan berkembang berdasarkan deret angka 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, dsb. Namun, ini hanya puncak dari masalah, bilangan kelopak bunga seringkali mengikuti deret: lili memiliki tiga kelopak, sementara bettercup memili lima, chicory memiliki 21 dan aster memiliki 34. Tiap kelopak diletakkan pada 0,618 per giliran agar memungkinkan sinar matahari yang maksimum. Cabang pohon, dari bagaimana batangnya membelah dan cabang itu tumbuh, menggambarkan deret Fibonacci. Kerang, badai – bahkan wajah manusia lekat dengan Golden ratio dalam pola spiral geometris.

Saat ini, anda dapat memperhatikan lengan anda untuk melihat bahwa anda mungkin memiliki delapan jari, lima di tiap tangan, tiga tulang di tiap jari, dua tulang di tiap satu ibu jari dan satu ibu jari di tiap tangan. Oh – dan rasio antara lengan bawah anda dan tangan – yang mungkin diterapkan oleh Folden ratio.

Baca juga: Breakout Trading dengan Fibonacci Retracement

 

Penerapan pada Pasar

Penerapan Fibonacci pada dasarnya terus membuat banyak pelajar matematikanya yang sudah lulus menjadi sibuk, tetapi trader memiliki persoalan yang lebih menekan: menerapakan studi tersebut pada pasar keuangan. Dalam bentuknya yang paling umum, Fibonacci penggunaan dari golden ratio pada analisis support dan resistance. Jadi rencanakan pergerakan yang signifikan, gambar garis pada 61,8% dari pergerakan tersebut, dan kita perlu mengamati area kemungkinan retracement untuk menemukan support. Kebalikan dari 0,618 adalah 0,382, maka hal ini memberikan kita nilai lainnya untuk mengerjakannya dengan level 38,2%.

Pada grafik di bawah ini, kita melihat pergerakan sepanjang masa EUR/USD, mengambil titik rendah di tahun 2000 naik sampai ke titik tinggi di tahun 2009. Kita mulai dari awal pergerakan dan menggambar retracement ke atas, dan 38,2% ke arah bawah  kita dapat melihat retracement berada di 1,3056. Kita juga bis amelihat 61,8% retracement dari pergerakan ini pada 1,1212. Perhatikan bagaimana level ini membantu menetapkan resistance untuk pasangan selama 15 dari 30 bulan setelah level tersebut mulai bekerja di bulan Januari 2015. Karena EUR/USD turun seperti batu untuk antisipasi ECB QE yang akan berlangsung online dalam beberapa bulan singkat, kita memperoleh support di level ini ke arah bawah di bulan Januari 2015, tetapi setelah itu kita memiliki delapan bulan resistance berturut-turut yang menunjukkan berada di atau di sekitar level utama 61,8% retracement ini.

EUR/USD Bulanan: 15 dari 30 bulan dengan reistance di 61,8% retracement, 3 bulan support.

Beberapa bulan terakhir sudah cukup berjalan gila untuk EUR/USD. Setelah penurunannya yang agak mengancam pada pemilu presiden AS yang mengarah ke permulaan 2017 (ditunjukkan oleh warna merah di bawah ini), pasangan tersebut melakukan pembalikan yang agresif karena bull yang mengamuk. Namun, ketika harga sedang memproses pembalikan dari mode bearish sebelumnya menjadi kondisi yang lebih bullish, 38,2% retracement dari pergerakan setelah pemilu yang muncul sebagai bentuk dari sedikitnya support (ditunjukkan oleh warna hijau) sebelum 61,8% retracement memberikan sedikit resistance (ditunjukkan dengan warna ungu). Setelah harganya menembus di atas titik-titik tertinggi tersebut dan bergerak dengan semberono, resistance mulai terlihat berada di ekstensi 161,8% dari pergerakan tersebut (kotak warna oranye).

EUR/USD Harian: Fib diterapkan pada pergerakan EUR/USD terkini, Ekstensi 161,8% Memberikan Resistance

Mengambil Langkah Lebih Jauh

Level ditemukan di 61,8 dan 38,2% retracement yang dapat menjadi sesuatu yang bernilai bagi trader, dan hal ini dapat dilihat pada pergerakan utama dari seluruh garis dan rasa. Ini dapat diterapkan pada grafik jagka pendek sama seperti grafik jangka panjang, tetapi seperti yang biasanya terjadi dalam analisis teknis, studi dengan jangka waktu yang lebih panjang cenderung sedikit lebih konsisten mengingat jumlah pendapat lebih besar dibandingkan evaluasi yang lebih besar.

Namun, kita dapat mengambil langkah lebih jauh dengan analisis Fibonacci. Sebelumnya, kita telah membagi bahwa 0,382 merupakan kebalikan dari 0,618, dan hal ini benar – tetapi ini bukan satu-satunya relevansi di balik 0,382, jika kita memgambil bilangan berapa pun dalam deret setelah urutan nilai awalnya, dan membaginya dengan nilai yang letaknya dua tempat setelahnya dalam deret – kita akan mendapatkan 0,382 atau 38,2%

13/34 = 0,382

21/55 = /3818 – dibulatkan menjadi 3,82

34/89 = 0,382

55/144 = 0,3819

Namun, kita juga bisa mengambil langkah lebih jauh dengan membagi nilai dalam deret dengan nilai yang letaknya tiga tempat setelahnya hingga mendapatkan nilai 23,6 secara konsisten.

13/55 = 0,2363

21/89 = 0,359

34/144 = 0,361

55/233 = 0,2361

Hal ini memberikan kita nilai retracement lain untuk digunakan dengan 23,6%. Jadi, sekarang kita memiliki level retracement 23,6; 38,2; dan 61,8% untuk diterapkan dalam upaya menemukan support dan/atau resistance.

Kita belum selesai: kita masih bisa mengambil langkah lebih jauh. Dengan level retracement 23,6; 38,2; dan 61,8%, studi ini menjadi sedikit tidak seimbang dengan dua nilai dalam satu setengah retracement dan hanya satu di paruh kedua. Ini memunculkan kreativitas dari seluruh pelaku pasar karena banyak yang hanya mengambil kebalikan dari 23,6 dan menerapkannya sebagai level. Ini akan menjadi retracement 76,4%, yang tidak memiliki relevansi Fibonacci aktual dibaliknya. Namun, pada 0,786 kita memiliki angka yang menarik untuk dikerjakan, karena ini merupakan akar kuadrat dari 0,618 dan berpotensi menjadi lebih menarik untuk 0,764.

Sekarang, ini memberikan kita empat nilai di seluruh grafik, dan di luar praktiknya, banyak trader akan menerapkan garis tengah pada 50% yang, lagi, tidak memiliki nilai Fibonacci sebenarnya, tetapi observasi itu kurang lebih penting bagi trader dibanding fakta bahwa trader dan analis lainnya memilikinya pada grafik mereka dan maka dari itu mungkin meresponnya.

Sekarang, ini memberikan kita lima nilai untuk digunakan ketika mengaplikasikan Fibonacci retracement pada anlisis trading: 23,6; 38,2; 50; 61,8; dan 78,6 (atau 76,4).

Baca juga: Fibonacci Retracement dalam Analisis Multi Kerangka waktu

Menyatukannya Bersama

Seperti yang telah ditulis sebelumnya, tujuan dari analisis ini bukan untuk menunjukkan kita apa yang pastinya akan terjadi di masa depan. Tidak ada bentuk analisis yang dapat membawanya, baik berdasarkan level Fibonacci, Astrologi, atau Psikologis. Nilai dalam identifikasi support dan resistance mampu mengelola risiko dengan pengaturan trading. Jika harga mengalami trend lebih tinggi, fantastis, maka lihatlah untuk membeli support sehingga jika uptrend benar-benar rusak, anda dapat keluar di titik minimum kerugian, semua dalam upaya mitigasi kerusakan ketika pasar pasti berbalik arah. Namun, jika uptrend tersebut terus berlangsung, bingo, anda berada di titik yang bagus untuk mengelola posisi menang.

Kunci dalam menerapkan Fibonacci retracement yaitu temukan pergerakan utama yang dapat bekerja, kemudian untuk memungkinkan aksi harga agar menjadi petunjuk bagaimana setiap level perlu adanya pendekatan. Pada grafk harian AUD/USD di bawah, kita melihat Fibonacci retracement diterapkan pada pergerakan bearish sebelumnya. Titik tertinggi tahun 2015 digambar menurun hingga ke titik terendah tahun 2016 yang ditunjuk oleh warna oranye di bawah, dan kita telah menggunakan kotak merah dan biru untuk menyorot beberapa contoh resistance atau support yang lebih menonjol yang berkembang dari interval ini.

Perhatikan bahwa grafik di atas jauh dari sempurna yang faktanya tidak tiap titik support dan resistance, tetapi ini menunjukkan cukup banyak. Seperti yang telah kami bahas dalam artikel terakhir kami, prospek konfluensi dapat menggabungkan level dari berbagai gaya analisis, seperti psikologis seluurh bilangan.

Pada grafik AUS/USD di bawah, kita mengambil Fibonacci retracement yang sama diatas dan menambah level untuk level psikologis pada 0,7000; 0,7500; dan 0,8000, bersama dengan perubahan aksi harga yang ditunjukkan oleh kotak hijau. Lihat bahwa meskipun kita tidak menangkap tiap setiap titik atas dan bawah, kita menangkapnya cukup banyak dengan bentuk analisis yang sangat sederhana ini. Dan bahwa resistance yang bertahan pada pasangan di sekitar 61,8% retracement, level itu sesuai dengan level psikologis 0,7750, dan inilah kemungkinan mengapa level tersebut sangat sulit bagi bulls untuk menembusnya.

AUD/USD Harian: Konfluensi Support dan Resistance

Dengan sistem support dan resistance ini dalam quiver analitis trader, aksi harga dapat dimanfaatkan untuk mencari tahu cara melakukan trading dengan tiap infleksi support atau resistance yang potensial ini berdasarkan konteks dari kondisi pasar tersebut pada waktu-waktu tertentu.

 

 

Sumber: dailyfx.com