Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Mendefinisikan Trend dengan Grafik Kosong dan Membuat Analisis Trading Sederhana

Mendefinisikan Trend Dengan Grafik Kosong dan Membuat Analisis Trading Sederhana

Illustration contains a transparency blends/gradients. Additional .aiCS6 file included. EPS 10

Mendefinisikan Trend dan Trading Trend

Pernahkah Anda mengalami situasi di mana harga bergerak ke satu arah?

Apakah Anda pikir Anda membuat beberapa pips? Harga bergerak dalam satu arah karena mengikuti trend.

Dalam panduan ini, kita akan mengasah apa itu trend, cara kerjanya dan bagaimana Anda bisa memanfaatkannya.

 

Apa itu trend?

Tren adalah kecenderungan harga untuk bergerak dalam satu arah dari waktu ke waktu. Trend bisa ke atas, ke bawah, atau bahkan menyamping.

Higher high dan higher low biasanya dicatat dalam uptrend, sementara di downtrend, lower high dan lower low biasanya ditandai.

Sideways trend terjadi ketika harga bergerak dalam pita sempit, tidak ke atas atau ke bawah.

Mari kita mulai mendefinisikan trend—kita akan menentukan setiap jenis trend secara rinci.

Uptrend

Uptrend menggambarkan pergerakan harga aset keuangan ketika kecenderungan keseluruhan lebih tinggi. Setiap puncak berturut-turut (highs) dan palung (lows) dalam uptrend lebih tinggi daripada yang diamati sebelumnya dalam trend.

Akibatnya, upswing terdiri dari higher swing lows dan higher swing highs. Oleh karena itu, uptrend dianggap utuh selama harga membuat higher swing lows dan higher swing highs.

Downtrend

Downtrend adalah pergerakan harga aset yang menurun karena berfluktuasi dari waktu ke waktu. Sementara harga dapat berfluktuasi naik dan turun, downtrend dibedakan oleh lower peak dan lower trough dari waktu ke waktu.

Sideways trend

Sideways trend biasanya disebabkan oleh harga yang bergerak antara level support dan resistance yang kuat. Hal ini tidak biasa untuk tren horizontal untuk mendominasi price action aset tertentu untuk waktu yang lama sebelum tren baru lebih tinggi atau lebih rendah dimulai.

Fase konsolidasi kadang-kadang diperlukan selama tren jangka panjang karena perubahan harga yang signifikan seperti itu praktis tidak mungkin dipertahankan dalam jangka panjang.

Baca juga: Tetap Simpel dan Trading Dengan Trend

 

Bagaimana cara mengidentifikasi trend?

Ada banyak cara untuk mengidentifikasi tren seperti price action, trendline, indikator teknis, dan analisis fundamental.

Price action

Price action dasar aset adalah metode paling sederhana untuk mengidentifikasi trend.

Uptrend bisa diidentifikasi ketika harga aset secara konsisten membuat higher high dan higher low, sedangkan downtrend terjadi ketika harga secara teratur membuat posisi lower low dan lower highs.

Trendlines

Trendlines, yang menghubungkan suksesi nilai tertinggi atau terendah, adalah pendekatan khas untuk mengidentifikasi trend.

Uptrends menghubungkan urutan higher lows, membentuk level support untuk pergerakan harga di masa depan. Sebaliknya, downtrend menghubungkan urutan lower highs, membentuk level resistance untuk pergerakan harga di masa depan.

Trendline ini, selain menunjukkan support dan resistance, menggambarkan arah trend secara keseluruhan.

Sementara trendline berguna untuk menunjukkan arah yang luas, ia harus sering digambar ulang.

Misalnya, selama upswing, harga mungkin jatuh di bawah trendline, tetapi ini tidak selalu menunjukkan bahwa trend telah berakhir.

Harga mungkin jatuh di bawah trendline sebelum pulih kembali. Dalam hal ini, trendline mungkin perlu digambar ulang untuk memperhitungkan price action saat ini.

Indikator teknis

Indikator analisis teknis adalah aspek penting untuk menemukan, mendefinisikan trend, dan mengkonfirmasikan trend pasar. Selain itu, indikator ini digunakan untuk memeriksa trend masa lalu dan meramalkan pergerakan masa depan.

Beberapa indikator yang umum digunakan untuk menemukan trend adalah:

Moving Average

Moving average menentukan arah trend harga saat ini. MA average harga aset tertentu selama periode tertentu dan kemudian membagi nilai harga dengan sejumlah data point. Ini menghasilkan satu garis trend.

Trader dapat menggunakan moving averages untuk mengidentifikasi level support dan resistance yang signifikan. MA dibagi menjadi dua jenis: SMA (simple moving average) dan EMA (exponential moving average)

MACD

Dengan membandingkan dua moving averages, MACD (Moving Average Convergence Divergence) mendeteksi variasi harga.

Convergence didefinisikan sebagai penurunan jarak antara dua moving averages. Divergence didefinisikan sebagai pemisahan dua moving average. Moving averages yang konvergen menunjukkan momentum ke bawah, sedangkan moving averages yang memisahkan menunjukkan momentum ke atas.

RSI

Relative Strength Index (RSI) adalah oscillator yang mengidentifikasi trend harga utama.

Skala RSI adalah dari 0 hingga 100. Keadaan overbought ada ketika harga aset lebih besar dari atau sama dengan 70. Jika di sisi lain, RSI jatuh di bawah 30, ini menunjukkan bahwa pasar oversold.

Kondisi overbought menunjukkan buying pressure yang tinggi dan bahwa harga dapat menurun di masa depan. Di sisi lain, tingkat oversold menunjukkan bahwa ada selling presure yang substansial, dan harga mungkin naik di masa depan.

Analisis fundamental

Anda juga dapat menggunakannya untuk mengidentifikasi trend melalui analisis fundamental. Bentuk analisis ini melihat perubahan metrik ekonomi atau politik.

Misalnya, jika situasi politik dan ekonomi negara stabil, mata uangnya akan memiliki tren positif. Di sisi lain, jika negara berada dalam gejolak ekonomi atau politik, mata uangnya akan memiliki trend negatif.

Baca juga: Melakukan Trading dengan Trendline yang Rusak Tanpa Bangkrut

 

Strategi Trend Trading Moving Average Crossover

Salah satu strategi trend trading yang populer adalah Moving Average Crossover.

Seorang trader akan fokus pada apakah harga di atas atau di bawah MA sambil melihat single moving average. Jika harga lebih tinggi dari moving average, itu menunjukkan uptrend; Jika harga lebih rendah dari moving average, itu menunjukkan downtrend.

Namun, metode moving average yang tipikal adalah mencari persilangan antara dua moving average, karena ini bisa menunjukkan perubahan arah harga.

Biasanya, dua exponential moving averages (EMA) akan digunakan: satu fast EMA dan satu slow EMA.

Grafik di bawah ini menunjukkan EMA 9 periode yang lebih pendek dengan warna biru, sedangkan EMA yang lebih panjang dari 20 periode dalam warna hitam.

Ketika fast EMA melintasi slow EMA dari bawah, Anda memasuki posisi long, dan ketika fast EMA melintasi slow EMA dari atas, Anda memasuki posisi short.

 

Kesimpulan

Ingatlah bahwa “a trend is your friend” sampai ia berakhir. Jadi Anda perlu menggabungkan analisis teknis dan fundamental ketika akan long atau short.

 

 

Sumber: the5ers.com

Broker News

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda