Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


NFP dan Forex: Apa itu NFP dan Bagaimana Cara Memperdagangkannya?

NFP dan Forex: Apa itu NFP dan Bagaimana Cara Memperdagangkannya?

 

NFP dan Trading Forex: POIN UTAMA

  • Rilis Non-Farm Payrolls (NFP) menciptakan volatilitas di pasar forex.
  • NFP mengukur perubahan bersih dalam pekerjaan.
  • Trader forex menggunakan kalender ekonomi untuk mempersiapkan rilis NFP.

 

Apa itu NFP?

Angka non-farm payroll (NFP) adalah indikator ekonomi utama untuk ekonomi Amerika Serikat. Ini mewakili jumlah pekerjaan yang ditambahkan, tidak termasuk pegawai pertanian, pegawai pemerintah, pegawai rumah tangga pribadi dan pegawai organisasi nirlaba.

Rilis NFP umumnya menyebabkan pergerakan besar di pasar forex. Data NFP biasanya dirilis pada hari Jumat pertama setiap bulan pada jam 8:30 ET. Artikel ini akan menjelaskan peran yang dimainkan NFP dalam ekonomi dan bagaimana menerapkan data rilis NFP ke strategi trading forex.

Baca juga: Bell Pembukaan: Futures, Saham Global Memperpanjang Rally; USD Merosot Menjelang NFP

 

Bagaimana NFP mempengaruhi forex?

Data NFP penting karena dirilis setiap bulan, menjadikannya indikator yang sangat baik tentang kondisi ekonomi saat ini. Data dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja dan rilis berikutnya dapat ditemukan pada kalender ekonomi.

Pekerjaan adalah indikator yang sangat penting bagi Federal Reserve Bank. Ketika tingkat pengangguran tinggi, pembuat kebijakan cenderung memiliki kebijakan moneter ekspansif (stimulasi, dengan suku bunga rendah). Tujuan dari kebijakan moneter ekspansif adalah untuk meningkatkan output ekonomi dan meningkatkan lapangan kerja.

Jadi, jika tingkat pengangguran lebih tinggi dari biasanya, ekonomi dianggap berjalan di bawah potensinya dan pembuat kebijakan akan mencoba untuk merangsang itu. Kebijakan moneter yang merangsang memerlukan tingkat bunga yang lebih rendah dan mengurangi permintaan untuk Dolar (uang mengalir keluar dari currency yang menghasilkan rendah). Untuk mempelajari cara kerjanya, lihat artikel kami tentang bagaimana tingkat bunga mempengaruhi forex.

Grafik di bawah ini menunjukkan bagaimana volatile forex dapat terjadi setelah rilis NFP. Hasil NFP yang diharapkan untuk 8 Maret 2019 adalah 180 ribu (penambahan pekerjaan), hasil yang sebenarnya mengecewakan dengan hanya 20 ribu pekerjaan yang ditambahkan. Akibatnya, Indeks Dolar (DXY) terdepresiasi dalam nilai dan volatilitas meningkat.

Trader valas harus waspada terhadap rilis data seperti NFP. Trader bisa terhenti karena peningkatan volatilitas yang tiba-tiba. Ketika volatilitas meningkat, spread juga, dan peningkatan spread dapat menyebabkan margin call.

 

Currency pair mana yang paling terpengaruh oleh NFP

Data NFP adalah indikator pekerjaan Amerika, sehingga currency pair Anda yang mencakup Dolar AS (EUR/USD, USD/JPY, GBP/USD, AUD/USD, USD/CHF, dan lainnya) paling terpengaruh oleh rilis data.

Pasangan mata uang lain juga menunjukkan peningkatan volatilitas ketika NFP dirilis, dan para trader juga harus mengetahui hal ini, karena mereka mungkin terhenti. Grafik di bawah ini menunjukkan CAD/JPY selama rilis data NFP. Seperti yang Anda lihat, peningkatan volatilitas dapat menghentikan seorang trader keluar dari posisi mereka meskipun mereka tidak mentrading currency pair yang terkait dengan Dolar AS.

 

Tanggal rilis payroll non-pertanian

Statistik Biro Tenaga Kerja biasanya merilis data NFP pada hari Jumat pertama setiap bulan pada pukul 8:30 ET. Tanggal rilis dapat ditemukan di situs web Biro Statistik Tenaga Kerja.

Karena sifat volatile dari rilis NFP, kami sarankan untuk menggunakan strategi pull-back daripada strategi breakout. Dengan menggunakan strategi pullback, trader harus menunggu pasangan mata uang untuk menelusuri kembali sebelum memasuki trading.

Dengan menggunakan contoh yang sama seperti di atas (hasil NFP diharapkan 20k vs 180k) kami perkirakan Dolar AS akan terdepresiasi. Dalam contoh di bawah ini, kami menggunakan EUR/USD. Karena data NFP keluar lebih buruk dari yang diharapkan, kami memperkirakan EUR/USD akan terapresiasi.

 

Trading rilis data NFP: Kiat teratas & bacaan lebih lanjut

Berikut adalah beberapa tips yang perlu diingat ketika menggunakan rilis data NFP untuk menginformasikan trading forex Anda:

  1. Data NFP dirilis pada hari Jumat pertama setiap bulan.
  2. Rilis data NFP disertai dengan peningkatan volatilitas dan spread yang melebar.
  3. Pasangan mata uang yang tidak terkait dengan Dolar AS juga bisa melihat peningkatan volatilitas dan spread yang melebar.
  4. Trading rilis data NFP bisa berbahaya karena peningkatan volatilitas dan kemungkinan pelebaran spread. Untuk mengatasi hal ini, dan untuk menghindari pemberhentian, kami sarankan untuk menggunakan leverage yang sesuai, atau sama sekali tidak leverage.

Baca juga: Prakiraan Dolar AS: Rebound Kehilangan Kekuatan Menjelang NFP Juni

 

Rilis data penting lainnya yang harus diperhatikan:

Sementara NFP umumnya menggerakkan pasar, data seperti CPI (inflasi), tingkat dana Fed, dan pertumbuhan PDB juga merupakan rilis data penting.

Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang trading berita dan rilis data, lihat trading kami panduan pemula berita. Kami juga menyarankan untuk membaca panduan kami tentang sifat-sifat trader yang sukses untuk menghindari kesalahan nomor satu yang dilakukan trader ketika melakukan trading forex.

 

Sumber: dailyfx.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda