Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Panduan Bank of Japan untuk Trader Forex

Panduan Bank of Japan untuk Trader Forex

Bank of Japan (BoJ) merupakan sebuah bank sentral utama yang mengatur kebijakan moneter agar terus mempertahankan stabilitas harga dan kekuatan sistem finansial Jepang. Karena perannya sebagai bank sentral, BoJ dapat memengaruhi pasar forex secara langsung, maka dari itu pertemuan dan keputusan terhadap kebijakan yang mereka ambil penting untuk diikuti oleh para trader FX.

Pelajari tentang Bank of Japan serta forex, mandate bank, cara kebijakan moneter memengaruhi trading fx, dan implikasinya saat trading JPY.

 

Apa Itu Bank of Japan

Bank of Japan atau disebut juga Nichigin, merupakan sebuah bank sentral yang menerapkan kebijakan moneter dan mengeluarkan mata uang untuk menjaga kestabilan sistem keuangan. Dewan Kebijakan bank juga mengadakan pertemuan kebijakan moneter secara rutin, memutuskan pendekatan mereka pada suku bunga, dan juga tujuan mereka dalam memengaruhi inflasi.

Baca juga: Bank Sentral Eropa: Panduan Trader Forex

 

Siapa yang Berwewenang dalam Bank of Japan

Pemerintah Jepang memiliki 55% kepemilikan terhadap bank tersebut dan 100% hak suara. Tersisa 45% untuk kendaraan umum yang tradenya telah dilakukan sebagai JASDAQ. Mulai Agustus 2019, kepala BoJ, Haruhiko Kuroda, yang telah mengemban jabatannya sejak bulan Maret 2013 dan tengah menjalani masa lima tahun jabatannya yang kedua ini, yang akan berakhir pada April 2023.

 

Mandat Ekonomi Bank Sentral Jepang yang Utama

BoJ mempertimbangkan mandat pokoknya:

  1. Mempertahankan stabilitas sistem finansial
  2. Mempertahankan stabilitas harga

Mempertahankan stabilitas sistem finansial

BoJ menerapkan kebijakan moneternya dengan tujuan mempertahankan stabilitas sistem finansial yang mengandung unsur pengendalian mata uang, pengendalian moneter dan mengeluarkan uang kertas. Hal ini juga memberikan dampak pada tujuan pokok BoJ lainnya, karena pengentalian moneter dan mata uang merupakan bagian dari rencana untuk mencapai kestabilitasan harga dan mengembangkan ekonomi.

Mempertahankan kestabilan harga

Mempertahankan kestabilan harga merupakan tujuan utama BoJ lainnya. Kegiatan ekspor merupakan suatu hal yang biasa di Jepang, jadi BoJ mencoba untuk menjaga harga sestabil mungkin dan terus memanipulasi suku bunga yang bertujuan untuk mengembangkan ekonomi nasional. Bank menetapkan ‘kestabilitasan harga’ sebagai suatu kenaikan sebesar 2% dari tahun ke tahun dalam Consumer Price Index (CPI).

Cara BoJ menjalankan mandatnya

BoJ menyelenggarakan pertemuan kebijakan moneter (MPMs) secara rutin dengan mengatur suku bunga aslinya dan kebijakan moneternya dengan harapan bahwa mereka akan menperoleh kestabilan harga dan kestabilan sistem finansial. MPMs telah diselenggarakan delapan kali setahun dan berlangsung dua hari, dalam waktu itu, Dewan Kebijakan (Gubernur dan dua Deputi Gubernur serta enam anggota lainnya) akan mendiskusikan dan menerapkan kebijakan moneter. Mulai bulan Juli 2018, tarif utama akan ditetapkan sebesar -0,1% dengan harapan pertumbuhan ekonomi.

 

Cara Kebijakan Moneter Bank of Japan Memeengaruhi Yen

Jepang telah menderita ekonomi yang sakit dengan inflasi yang sangat rendah selama beberapa dekade terakhir, gagal memperoleh 2% inflasi secara konsisten. BoJ telah menerapkan apa yang dikenal sebagai pelonggaran kebijakan moneter, mempertahankan suku bunganya yang rendah dengan harapan ekonomi akan membaik.

Saat ada sedikit keinginan kuat untuk menabung ketika suku bunganya rendah, orang-orang akan mengeluarkan uangnya lebih banyak, yang akan menaruh uangnya dalam perekonomian dan mendorong inflasi. Hal ini dilihat karena yen yang menjadi sangat lemah terhadap mata uang utamanya, termasuk Dolar Amerika dan Euro, sejak Kuroda menduduki jabat ini.

USD/JPY bergerak dari 94.00 bulan Maret 2013 hingga 125.00 bulan Juni 2015, setelah Kuroda mengumumkan rakitan pengukuran kebijakan pertamanya. Mesikpun telah berfluktuasi sejak saat itu, nilai yen kembali bertahan di bawah levelnya ketika ia menjabat, dengan USD/JPY menduduki sekitar 108.00 bulan Juli 2019.

Grafik USD/JPY menunjukkan fluktuasi nilai seputar pengumuman penting BoJ

berdasarkan periode dari tahun 2012 hingga 2013 ketika yen yang relatifnya kuat terhadap Dolar Amerika yang menurun 125.00 USD/JPY bulan Juni 2015 setelah pengumuman langkah-langkah kebijakan pertama Kuroda. Nilainya turun sekali lagi bulan Januari 2016, ketika Kuroda membuat pengumuman mendadak yang membuat bank akan menerapkan suku bunga negatif untuk pertama kalinya, mengisi -0,1% deposito yang diselenggarakan bank. Kebijakan ini memiliki tujuan supaya lembaga finansial menarik uangnya untuk berinvestasi ke tempat lain, daripada mengalami kerugian dengan mengumpulkan uang tunai.

Pengumuman tersebut membuat pasar kaget karena Kuroda hanya memberitahu komite anggaran parlemen bahwa ia tidak ingin menerapkan perubahan kebijakan apa pun saat itu. yen jatuh terhadap mata uang termasuk dolar dan pound, sementara itu Jepang mengalami kenaikan sebesar 225 beberapa jam setelah pengumuman.

 

Cara Melakukan Trade dengan Suku Bunga yang Ditetapkan BoJ

Suku bunga yang ditetapkan BoJ dibuat dengan tujuan untuk meningkatkan pengeluaran dan investasi serta memengaruhi inflasi. Mengubah permintaan saham dan mata uang karena perubahan suku bunga dapat membawa keuntungan dalam trading forex. Mesipun suku bunganya tetap sama, antisipasi mengenai peristiwa penting seperti pertemuan kebijakan moneter yang mampu memengerahui pasar forex.

Suku bunga jangka pendek merupakan sebuah dasar dalam menentukan penilaian mata uang, jadi trader akan melihatnya dengan jarak dekat. Inilah pola umumnya:

Harapan pasar Hasil Dampak fx
Harga naik Harga tetap Deapresiasi mata uang
Potongan harga Harga tetap Apresiasi mata uang
Harga tetap Harga naik Apresiasi mata uang
Harga tetap Potongan harga Deapresiasi mata uang

 

Trading dengan suku bunga yang telah ditetapkan dapat ditingkatkan dengan:

  • Ikutilah info dan analisis kami, dan perkiraan trading untuk terus mendapat pantauan kondisi pasar
  • Ikutilah webinar bank sentral kami tiap minggu untuk informasi relevan yang lebih banyak lagi dari berbagai bank sentral utama dunia
  • Konsisten terhadap rencana trading – jika yen menunjukkan volatilitas, maka trader perlu yakin jika mereka mampu untuk menanggung kerugiannya, karena nilainya bisa saja bergerak ke arah lainnya.

Baca juga: Trading Bank Sentral – Retorika

 

Pelajaran Penting BoJ dan Trading Forex

  • Bank of Japan memiliki peranan dasar untuk menentukan nilai yen
  • Perubahan jangka pendek terhadap suku bunga merupakan faktor utama penilaian mata uang
  • Pertemuan kebijakan moneter Bank of Japan dapat memengaruhi nilai yen, karena disinilah keputusan utamanya dibuat.

 

 

Sumber: dailyfx.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda