Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Pengertian Volatilitas Pasar Saham dan Cara Tradingnya

Pengertian Volatilitas Pasar Saham dan Cara Tradingnya

Volatilitas pasar saham adalah konsep integral untuk para trader untuk mengerti. Mengetahui saham dengan potensi tertinggi untuk pergerakan harga yang signifikan, juga cara melakukan trade dengan optimal, dapat memberikan arti kesempatan yang menyenangkan. Pada bagian ini, kami mengeksplor saham volatilitas yang tinggi secara lebih dalam, mengamati cara mengidentifikasi saham yang paling volatil, dan memberikan tips praktik terbaik untuk melakukan tradenya.

 

PENGERTIAN VOLATILITAS DALAM SAHAM

Volatilitas pasar saham mengacu pada kisaran pergerakan harga saham dari waktu ke waktu. Trade yang semakin volatil akan memiliki potensi keuntungan yang signifikan, tetapi juga memiliki potensi kerugian yang substansial. Volatilitas dalam saham dapat dipahami dengan menggunakan pengukuran berikut ini:

  • Standar Deviasi

Standar deviasi merupakan jumlah rata-rata harga saham yang memiliki perbedaan dengan rata-ratanya selama satu periode tertentu. Pita Bollinger dapat digunakan oleh para chartist untuk menganalisis standar deviasi.

  • Beta

Beta saham merupakan suatu ukuran yang mengukur volatilitasnya yang berkaitan dengan pasar yang lebih luas. Sebuah pasar yang memiliki 1,0 beta dengan saham yang lebih volatil memiliki nilai yang lebih besar dibandingkan pasar lainnya (misalnya 2,0), serta dengan saham yang memiliki risiko lebih kecil yang nilainya mendekati nol.

Grafik di bawah ini menunjukkan harga saham ATA Inc. (ATAI), yang masuk ke dalam daftar paling volatil oleh TradingView pada April 2019 dengan terdapatnya pengukuran volatilitas standar deviasi dan Beta pada grafik.

Baca juga: Cara Melakukan Short Selling Saham Ketika Trading di Kondisi Pasar yang Menurun

 

SAHAM PALING VOLATIL

Dalam volatilitas dan saham, tidak ada satu pun set saham yang selalu memiliki volatil lebih dibanding yang lain. Saham dapat digolongkan sebagai ‘volatil saat ini’ yang menggambarkan saham tersebut dengan swing high baru-baru ini. Atau ‘berharap volatil’ yang memiliki arti bahwa saham dapat stabil pada saat itu, tetapi berpotensi memiliki volatilitas tinggi kedepannya.

Seperti yang dapat dilihat pada contoh di atas, saham dapat memiliki waktu volatilitas tinggi, misalnya ia menunjukkan bahwa Beta tengah mendekati nol, kemudian menunjukkan Beta yang meningkat hingga 2,0, dan menurun kembali mendekati nol beberapa bulan kemudian.

 

MENGIDENTIFIKASI SAHAM VOLATILITAS TINGGI

Ketika mengidentfikasi saham volatilitas tinggi, trader dapat menggunakan screener saham, temukan pasar derivatif, dan gunakan situs pihak ketiga.

 

Filter/Screener Saham

Screener saham atau filter saham merupakan sebuah program otomatis yang menunjukkan daftar saham yang cocok dengan kriteria tertentu.

Misalnya, dengan menggunakan screener saham untuk memantau saham yang memiliki persentase keuntungan atau kerugian paling besar dalam sesi trading sebelumnya, pastikan tiap saham memiliki volume yang cukup per harinya karena berguna untuk memastikan volatilitas selanjutnya. Membantu suatu kriteria menemukan saham volatil termasuk ‘menampilkan saham dengan average day range (50) yang berada di atas 4%’.

 

Mencari pasar derivatif

Trader dapat menggunakan parameter pada pasar derivatif yang sesuai seperti rasio put/call yang merupakan suatu alat untuk mengukur sentimen pasar, minat terbuka, jumlah kontrak yang beredar di bursa di satu waktu, dan juga volatilitas tersirat yang merupakan sebuah prediksi pasar mengenai kemungkinan pergerakan harga. Untuk indikator tersebut, sebaiknya kunjungi situs bursa resminya.

 

Situs pihak ketiga

Misalnya TradingView, ia menghimpun saham yang paling volatil dengan perubahan persentase harganya.

 

CARA MELAKUKAN TRADE PADA VOLATILITAS PASAR SAHAM

Trading pada volatilitas pasar saham berhasil melibatkan hedging yang efektif, mengetahui kapan untuk menjual saham, mengaplikasikan manajemen risiko yang baik, dan menempatkan peluang pembelian ketika saham yang terkemuka menunjukkan penurunan harga.

Hedging

Hedging terhadap lonjakan volatilitas sangatlah penting untuk mengimbangi kerugian. Hal ini dapat dilakukan dengan cara membeli opsi put, yang memberikan penjualan aset pada harga yang disepakati atau sebelum tanggal yang dipilih, dan trading dengan dan yang telah trade pada bursa yang berbanding terbalik, yang bekerja sebagai kebalikan dari indeks atau pelacakan tolok ukurnya. Trader juga bisa menjelajahi saham agregat melalui indeks untuk melindunginya dari volatilitas (lihat ke bawah).

Menjual saham/mengelola risiko

Jika volatilitas yang ekstrem memengaruhi pola pikir anda, sebaiknya jual beberapa saham dan taruh uang anda pada sekuritas yang kurang dinamis. Hal ini akan membuat anda bebas melakukan trade di lain waktu tanpa merisikokan kerugian lebih dari yang telah anda siapkan.

Menerapkan manajemen risiko yang baik perlu dilakukan ketika tengah menghadapi aksi harga yang agresif. Saham yang volatil dapat membuat anda kehilangan banyak sekali uang dan sebaiknya jangan melakukan trade jika pola pikir anda tidak bagus saat itu, terutama jika melakukan day trading.

Menempatkan peluang pembelian

Kadang peluang pembelian meningkat ketika volatilitas yang tinggi menyentuh harga saham dengan kualitas yang tinggi. Misalnya, di awal 2019, konstituen NASDAQ dan S&P 500 Apple memotong perkiraan penghasilannya yang menyebabkan harganya kemudian turun 10-15% beberapa hari berikutnya. Namun, tiga bulan kemudian, mereka mengalami pemulihan sepenuhnya dan penilaiannya mendekati angka $1 miliar. Mengidentifikasi peluang agar dapat membeli ketika situasi pasarnya berbalik merupakan salah satu cara bagi trader untuk berspekulasi ketika digabungkan dengan teknik manajemen trade yang baik.

 

SAHAM VOLATIL UNTUK DAY TRADING

Seperti pasangan mata uang yang paling volatil, saham volatil dapat menunjukkan pergerakan yang signifikan seharian, membuatnya berpotensi memiliki opsi yang menarik bagi day trader. Meskipun beberap saham dapat bergerak 05% dalam sehari, tetapi saham yang lain juga dapat bergerak sejauh 5% dalam periode waktu yang sama, hal ini berarti trader harus tetap waspada.

Untuk menemukan saham volatil untuk day trading, perhatikan saham yang anda temukan dengan menggunakan screener saham untuk pergerakan intraday. Jika sahamnya dibuka sebesar 10% kemudian mulai bergerak, sebagai bentuk perlawanan dari statis yang konstan, mungkin saja saham itu tengah melakukan trade dan patut dipertimbangkan.

Karena kecepatan pergerakan harga, melakukan day trade dapat menjadi suatu usaha fisik dan refleks yang bagus untuk menang di hari itu.

 

SAHAM VOLATIL UNTTUK SWING TRADING

Swing trading akan menahan posisinya lebih dari sehari, memberikan pengaruh potensi volatilitas yang lebih kecil dibandingkan ketika melakukan day trading. Saham yang mungkin saja cocok untuk swing trading akan melibatkan saham yang memiliki kapitalisasi besar seperti Apple, Facebook, dan Microsoft, hal ini karena mereka memiliki volume saham yang besar yang akan berpindah tangan pada poin-poin tertentu.

Baca juga: Panduan Sederhana untuk Diversifikasi Portofolio Saham Anda

 

RINGKASAN TIPS TRADING VOLATILITAS PASAR SAHAM

Dalam trading volatilitas pasar saham, analis kami, Peter Hanks, memberikan beberapa tips berikut:

  1. Waspada terhadap pergerakan harga yang biasanya memberikan korelasi yang kuat dengan kinerja indeks saham utama di mana sahamnya telah melakukan trade.
  2. Selain tema makroekonomi, jangan lupa bahwa saham tunggal terikat pada masalah mikroekonomi seperti regulasi, kewajiban, dan kinerja manajemen. Untuk menangkal risiko yang tak terduga, trader dapat menjelajahi saham agregat melalui salah satu indeks saham utama seperti FTSE 100, DAX, dan CAC 40. Trading dengan satu indeks akan melepaskan beberapa risiko kecil sambil tetap memberikan eksposur ke kelas aset ekuitas.
  3. Trading indeks rentan terhadap masalah likuiditas saat volatilitas dan krisis yang ekstrem. Untuk mengatasi potensi kekurangan likuiditas pada pasar saham, pasar mata uang dapat menawarka kumpulan anggota dan modal yang jauh lebih dalam.

 

BACA LEBIH LANJUT MENGENAI PASAR SAHAM

Untuk pembahasan mengenai pasar saham yang lebih lanjut, periksalah artikel di bawah ini dan tingkatkan kemampuan ekuitas anda.

  • Panduan Trading Saham untuk Pemula
  • Jenis-Jenis Saham
  • Cara Memilik Saham

 

Sumber: dailyfx.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda