Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Perangkap Support dan Resistance

Perangkap Support dan Resistance

Menentukan judul dan topik untuk artikel minggu ini merupakan tugas yang mudah bagi saya selama ini, karena terinspriasi langsung dari pertanyaan yang saya terima dari pembaca tetap artikel ini. Seperti yang anda tahu bahwa saya senang menanggapi email dari pembaca saya sesering yang saya bisa dan ketika ada topik bagus yang diangkat selama percakapan tersebut, saya selalu senang menyampaikannya secara langsung untuk hadirin yang lebih luas, karena saya yakin bahwa pertanyaannya bukan hanya untuk satu orang semata. Awal minggu ini, saya menerima email dan diberi pertanyaan mengapa saya jarang sekali membicarakan “support dan resistance”. Penulisnya bertanya kepada saya bagaimana saya bisa mengabaikan teknis analisis yang begitu besar perannya dalam artikel saya karena support dan resistance sangat terkenal secara luas dan dalam berbagai format edukasi analisis teknis. Hal ini memberikan peluang yang sempurna bagi saya untuk membahasnya dan menjawab pertanyaannya secara langsung.

Keuntungan dari strategi inti yang dipatenkan oleh Akademi Trading Online berada pada kesederhanaan dan pelaksanaannya yang mudah. Strategi tersebut dengan sendirinya timbul secara langsung dari pola perilaku institusi terbesar dan bank yang mendominasi pasar saat ini, pelatih kami serta murid juga cenderung fokus pada peluang trading mereka dari perspektif apa yang digunakan trader profesional paling sukses untuk melakukan teknik analisis mereka. Meskipun ada banyak pola strategi dan teori tentang bagaimana dan mengapa harga bergeser dengan cara yang mereka lakukan, hal ini tidak selalu menunjukkan bahwa mereka pasti benar. Saya tidak akan pernah terkejut dengan seberapa banyak orang berasumsi bahwa trading yang berhasil dalam pasar mata uang dan juga kelas aset lainnya merupakan praktik yang sangat rumit. Lagi pula, kita membuat tugas kita untuk memperkirakan masa depan sehingga dinamika itu sendiri cenderung menimbulkan banyak pertanyaan tentang seberapa menantang trading.

Baca juga: “Trading Forex adalah Siapa Saya dan Itu Tidak akan Pernah Berubah” – Wawancara dengan Nenad Kerkez

Pertama-tama, saya ingin menghentikan segala ilusi sebelum kita melangkah lebih jauh: tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi selanjutnya pada tiap pasar. Faktanya, salah satu dari pelajaran yang paling penting yang pernah saya pelajari dalam karir saya yaitu mendatangi pasar setiap hari dengan asumsi bahwa saya benar-benar tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Hal ini membantu untuk mengurangi prasangka atau analisis yang bersifat subjektif yang membuat saya tidak berprasangka serta objekif dalam proses trading. Dengan pertimbangan ini, maka hal ini harusnya jelas untuk kita, bahwa satu-satunya hal yang sangat penting adalah harga dan mengapa harga bergerak sesuai pergerakannya. Harga berubah dan pasar bergerak naik dan turun semata-mata sebagai hasil dari perubahan permintaan dan penawaran yang berlangsung pada waktu tertentu. Jika harganya naik lebih tinggi, hal ini karena ada lebih banyak pembeli yang bersedia dibandingkan penjual, atau sederhananya karena permintaan yang lebih besar dibanding pasokan. Ketika kita melihat harganya turun, kita tahu bahwa saat ini pasokannya lebih besar dibandingkan permintaan, karena terdapat fakta yang tak bisa disangkal bahwa ada lebih banyak penjual dibandingkan pembeli pada titik perubahan harga yang terarah.

Dengan pelajaran dasar dan fundamental yang dipertimbangkan, sekarang mari kita bahas pertanyaan mengenai peran support dan resistance dan seberapa efektifkah support dan resistance ketika digunakan sebagai teknik analisis dalam trading kita. Pilih buku apa pun atau perhatikan website mana pun mengenai analisis teknis konvensional dan pasti anda akan menemukan berbagai aturan sederhana mengenai support dan resistance. Mereka adalah sebagai berikut:

1 – Beli pada atau dekat Support

2 – Jual pada atau dekat Resistance

3 – Support lama menjadi Resistance baru

4 – Resisitance lama menjadi Support baru

Percaya pada saya, saya telah memeriksa kekayaan konten edukasi trading selama beberapa tahun di mana saya sudah lama aktif dalam pasar dan tanpa bayangan keraguan, aturan di atas bersifat agak terlalu universal. Sekarang, saya tidak berkata bahwa menggunakan aturan ini tidak tepat atau mereka tidak bekerja. Saya pribadi seringkali melihat ketika aturan support dan resistance ini berhasil membuktikan efektifitas mereka. Namun, harus ada sebuah aturan pendukung yang solid untuk mendampingi aturan ini agar membuatnya lebih mudah diterapkan dan meningkatkan efektifitas mereka. Tanpa adanya sejumlah penyaringan untuk mendampingi aturan ini, seseorang akan mudah kebingungan dan terkena bahayanya overtrading. Mari perhatikan contoh di bawah untuk menjelaskan apa yang saya maksud.

Pada contoh EURGBP ini, saya telah menggambarkan berbagai garis support dan resistance. Atas referensi aturan sebelumnya, anda akan sadar bahwa support dapat menjadi resistance dan juga resistance yang dapat menjadi support. Dengan mengingat hal ini, anda akan melihat bagaimana contoh di atas mengandung banyak sekali garis, karena garis support dapat digandakan sebagai garis resistance begitupun sebaliknya, hal ini memberikan berbagai titik referensi pada grafik kita. Pada contoh ini, kita memiliki tujuh garis yang digambar pada grafik, yang mampu berpotensi memberikan tujuh peluang trading individual. Membeli, menerapkan aturan support dan resistance tersebut dari awal, pertanyaannya sekarang adalah di garis mana kita akan membeli dan menjual? Dan kebingungan pun dimulai. Sekarang, saya benar-benar akan berbicara dari opini pribadi saya, tetapi saya rasa hampir mustahil memutuskan peluang trading mana yang akan diambil dari tujuh di atas pada contoh ini. Hal ini menjadi sangat mustahil untuk menerapkan level objektivitas mana pun ketika dihadapi dengan berbagai pilihan. Di sinilah masalahnya berada karena ada lebih banyak peluang trading dapat memberikan hasil probabilitas yang rendah dan risiko yang tinggi. Sekarang, kita memilih jawaban yang sederhana tentang mengapa saya memilih tidak menggunakan support dan resistance biasa pada trading saya. Saya lebih memilih menerapkan permintaan dan penawaran institusional yang sebenarnya pada grafik saya dan membuat keputusan trading saya dari sana. Sekarang, mari perhatikan grafiknya, garis support dan resistance dihilangkan dan justru hanya ada level permintaan dan penawaran utama yang diterapkan:

Baca juga: Taktik Sederhana untuk Trading dengan Pola Engulfing Candle

Dengan level permintaan dan penawaran yang serang diterapkan pada grafik, kemudahan dalam peluangnya digambarkan dengan sangat jelas. Hingga salah satu dari level ini tembus, hanya sedikit yang bisa kita lakukan selain duduk dan tunggu level permintaan dan penawaran muncul dengan sendirinya. Alasan saya memilih untuk menunggu karena saya ingin melihat apa yang dilakukan institusi tersebut sebelum saya beraksi, dibandingkan berasumsi tentang level harga sebelumnya memberikan saya peluang trading karena tadinya adalah support dan resistance. Saya benar-benar hanya bisa mengikuti apa yang diberitahukan pasar saat ini karena apa yang ia beritahu sebelumnya sudah tidak relatif. Setelah level support dan resistance ini tembus, maka sudah tidak valid lagi. Salah satu hal negatif dalam opini beberapa orang mengenai permintaan dan penawaran yaitu ada banyak peluang. Namun, saya tidak yakin hal ini merupakan hal yang buruk karena saya tahu berdasarkan pengalaman saya bahwa hal ini bukan tentang frekuensi trade yang anda ambil, tetapi aspek yang lebih penting adalah kualitas itu sendiri dari trade yang anda temukan. Institusi akan menunggu harga terbaik dan menunjukkan jejak mereka pada grafik harga jika anda tahu apa yang mereka cari. Inilah apa yang perlu juga kita lakukan jika kita ingin berhasil dalam pasar mata uang.

Support dan resistance mungkin menjadi teknik analisis umum dalam sebagian besar konten edukasi di seluruh dunia, tetapi mereka juga merupakan teknik yang digunakan oleh sebagian besar trader di pasar retail, trader yang lebih sering berusaha untuk menghasilkan profit atau breakeven dibanding yang tidak. Inilah yang memberikan kita sugesti bahw amenggunakan alat umum yang tersedia untuk semua orang lebih mungkin memberikan anda hasil yang sama seperti orang lain kecuali anda memiliki keunikan. Saya akan melanjutkan diskusi ini dalam dua minggu dan membahas lebih jauh tentang aturan nomor tiga dan empat pada daftar kita, menyorot bagaimana mereka seringkali disalahpahami secara luas sebagai potensi peluang pelatihan dan biasanya bisa menjadi potensi jebakan bagi sebagian besar orang.

 

 

Sumber: fxstreet.com

Broker News

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda