Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Price Action Set-up Agar Tidak Tersedot

Price Action Set-up Agar Tidak Tersedot

Banyak trader memahami bahwa price action trading adalah seni melihat grafik mentah pasangan Forex, saham atau instrumen dan hanya menggunakan data harga mentah untuk menafsirkan order flow dimana mereka dapat menemukan pola probabilitas tinggi yang berulang dalam pasar.

Dengan memahami pola-pola ini dan clue atau tanda order flow trader dapat menempatkan diri mereka dalam jalur yang benar untuk mendapat profit dari pergerakan harga selanjutnya.

Sementara banyak orang membahas setup dan pola terbaik untuk dicari, apa yang terkadang bisa lebih membantu adalah mengetahui pola apa yang perlu dihindari atau ketika sinyal order flow yang diberikan melalui price action menyedot trader! Istilah umum untuk menjelaskan trader yang tersedot masuk ke dalam trading yaitu “false break”. Sementara trading dengan false break bisa menjadi trading dengan probabilitas yang sangat tinggi untuk trader price action yang melakukan ‘Penyedotan’, trader tersebut bisa ‘kesakitan’.

Dalam artikel ini kita akan melihat dua “sucker trade” yang sangat umum yang perlu trader hindari. Ini tidak hanya diterapkan pada price action trading tetapi juga jenis analisis teknik trading lainnya.

Baca juga: Menemukan Support dan Resistance Menggunakan Price Action

 

False Break

False break adalah pola yang bisa sangat menguntungkan bagi trader yang sabar, tetapi trader yang terburu-buru atau tidak menunggu konfirmasi, itu bisa menjadi sucker trade. False break mudah dikenali dan pada dasarnya dicatat oleh harga yang bergerak melalui suatu level sebelum kembali ke arah lain.

Pergerakan false break sering terjadi pada key level support atau resistance. Trader yang masuk saat harga menembus dapat tersedot masuk dan kemudian stop out karena harga berbalik arah. Bagi trader yang sabar, mereka dapat mengamati harga bergerak mundur dan menggunakannya untuk trading berlawanan arah dengan penembusan.

Di bawah ini saya telah melampirkan dua grafik. Grafik pertama menunjukan harga mulai menembus lebih tinggi melalui resistance. Setelah memperhatikan ini, trader break out akan mulai melakukan long trade.

Grafik kedua menunjukan harga mundur lebih rendah yang akan menghentikan break out trader. Ini juga ketika trader yang telah bersabardapat menggunakan sinya false break ini untuk melakukan short trade dan menggunakan false break untuk keuntungan mereka, daripada tersedot seperti break out trader.

 

Masuk melalui Titik Tertinggi dan Terendah Ekstrem

Ketika trader memasuki Forex, mereka memiliki keinginan kuat untuk trading dari titik tertinggi dan terendah yang ekstrem. Alasan utamanya adalah trader baru mendengar ujaran “the trend is your friend” dan mereka mencoba menerapkannya pada trading mereka. Karena mereka biasanya kekurangan edukasi mendalam, trader baru tidak memahami bagaimana memasuki trade probabilitas tinggi dengan trend.

Risiko memasuki trade setelah pasar melakukan pergerakan besar adalah bahwa orang-orang yang menghasilkan uang dari pergerakan besar akan mulai mengambil untung. Hal ini dapat menyebabkan pasar berbalik ke arah lain. Saat trader baru mulai memasuki pasar pada titik tertinggi atau atai terendah yang ekstrim, para profesional mengambil profit dan meninggalkan pasar yang akan menyebabkan harga berubah arah melawan posisi trader baru tersebut.

Baca juga: Cara Membaca dan Trading Forex Price Action

Grafik di bawah menyoroti bagaimana pola ini bekerja dan bagaimana pola ini menyebabkan banyak trader tersedot masuk. Pada grafik tersebut Anda dapat melihat harga telah membuat pergerakan besar lebih tinggi. Dari pergerakan yang lebih tinggi ini, banyak trader akan mendapatkan profit yang besar. Puncak pasar ini adalah dimana banyak trader akan masuk mencoba trading dengan trend. Seperti yang kami sebutkan di atas, kekhawatirannya adaah bahwa trader yang memegang profit dapat take profit pada titik tertinggi ini yang akan menyebabkan harga bergerak lebih rendah dan menghentikan trader baru.

Cara terbaik untuk memasuki trade probabilitas tinggi dengan trend adalah menunggu harga berputar dari titik tertinggi atau terendah ekstrim ke value area.

 

Sumber: dailyforex.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda