Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Psikologi Trader dalam Pendekatan Bias Kognitif

Psikologi Trader dalam Pendekatan Bias Kognitif

Sebagian besar trader karena mereka berfungsi di bawah kondisi ketidakpastian, mengembangkan cara berpikir tertentu dan cenderung membuat kesalahan sistematik dalam penilaian, pengetahuan, dan penalaran. Perilaku mereka dipengaruhi oleh pola bias kognitif karena mereka menyimpang dari norma rasionalitas.

Di bawah ketidakpastian, orang biasanya salah menafsirkan risiko dan fakta, kemudian ada penyimpangan yang signifikan dalam cara mereka mempersepsikan realitas. Akibatnya, di bawah ketidakpastian, trader jarang membuat keputusan rasional. Para ilmuan, menyebut distorsi dalam cara orang melihat realitas, di bawah kondisi ketidakpastian, bias kognitif.

Bias kognitif menjelaskan mengapa trader membuat keputusan yang salah yang berkaitan dengan perilaku pengambilan risiko mereka. Berikut beberapa bias kognitif yang berdampak pada keputusan rasional trader.

Keengganan Merugi: Sebagian besar trader memiliki preferensi kuat untuk menghindari kerugian kecil meskipun faktanya mereka dapat memperoleh manfaat dalam jangka panjang. Ini karena bagi sebagian besar trader, kehilangan tidak sama seperti tidak menang, meskipun dari sudut pandang rasional dua hal ini adalah sama. Riset telah menunjukkan bahwa kerugian dapat memiliki dua kali kekuatan psikologis keuntungan.

Oleh karena itu, kerugian $1,000 dirasakan sama kuatnya dengan keuntungan $2,000. Hal yang paling mencolok adalah rasa sakit kerugian jauh lebih kuat ketika orang mengikuti aturan daripada ketika mereka merasakan kerugian yang sama dengan mengabaikan aturan ini. karena itu, di saat ketidakstabilan, keengganan untuk merugi mempengaruhi kemampuan seseorang untuk mengikuti aturan terstruktur dan dengan demikian melanggar aturan tersebut.

Baca juga: Trading Toolbox – Aset Mental untuk Trader Forex

Efek Sunk Cost: Biaya yang telah dikeluarkan dan tidak dapat dipulihkan didefinisikan sebagai “Sunk Cost”. Trader tidak berada di suatu posisi untuk mengelola risiko ketika kerugian portofolio mereka tidak dapat dipulihkan. Efek sunk cost adalah kecenderungan trader untuk tidak menerima kerugian uang yang telah hilang, karena sangat tidak mungkin untuk memulihkannya.

Itu menyakitkan untuk menerima kerugian ini karena trader percaya bahwa ini akan membuat kerugian permanen. Jadi, ketika ada penurunan harga yang signifikan, trader mempertahankan posisi awal mereka dalam portfolio mereka, meskipun mereka mungkin menghadapi penurunan lebih besar pada nilai portfolio mereka dan oleh karena itu kerugian mereka akan meningkat. Karena efek sunk cost, trader perlu banyak waktu untuk menerima realita baru yang diciptakan oleh kerugian yang mungkin muncul darinya.

Efek disposisi: Ini adalah kecenderungan trader ketika mereka memiliki posisi pasar, contohnya, untuk menjual produk yang harganya sedikit naik dan untuk menyimpan produk itu untuk jangka waktu yang lebih lama ketika harganya turun drastis. Para trader ini mendapatkan keuntungan dari profit yang kecil, yang mana biasanya berumur pendek, sementara dalam jangka panjang mereka rela mengalami kerugian yang jauh lebih besar.

Bias Hasil: Pikiran trader membuat keputusan mengikuti metodologi yang menghasilkan pengembalian positif secara keseluruhan, tapi di titik yang sama, karena keadaan yang tak terduga, metodologi ini dapat memicu pengembalian negatif yang signifikan. Dalam kasus ini, trader akan fokus pada pengembalian negatif. Ini karena sebagian besar trader lebih berfokus pada hasil keputusan, yang mereka buat daripada kualitas keputusan yang dibuat bahkan jika kualitas keputusan tersebut mengarah ke hasil positif dari waktu ke waktu.

Bias Kekinian: Trader cenderung lebih banyak memperhatikan data terbaru dan pengalaman terbaru mereka, mengabaikan kinerja dan keadaan masa lalu. Contohnya, di waktu ketika gambaran ekonomi dan pasar secara keseluruhan tidak sehat, peningkatan jangka pendek dalam data cukup bagi para investor untuk memperbaiki strategi dan kebijakan manajemen risiko mereka. Sehingga, ketika ketidakpastian return, para investor  akan terlalu terbuka ke pasar, membuat mereka kebingungan dan mengalami kerugian yang signifikan.

Penahan: Trader, cenderung terlalu mengandalkan bagian informasi pertama yang ditawarkan. Ketika membuat keputusan, penahan mengarahkan trader untuk menggunakan sebuah informasi awal yang mereka telah terima untuk membuat semua keputusan mereka selanjutnya. Setelah jangkar ditempatkan, semua estimasi dibuat di sekitar jangkar, dan ada bias dalam menafsirkan informasi lain jauh dari jangkar.

Efek Bandwagon: Trader sering menyakini suatu estimasi karena banyak orang lainnya percaya pada hal itu. Sikap ini berbahaya dan sebagian bertanggung jawab atas kenaikan harga yang tampaknya tak terbendung di akhir price bubble.

Baca juga: Apa Alasan Utama Trader Forex Gagal

Hukum Bilangan Kecil: Dengan mengambil pertimbangan statistikal hukum bilangan besar, yang menunjukkan bahwa contoh yang besar diambil dari suatu populasi yang sangat mirip dengan populasi dari mana ia diambil, trader cenderung mengambil kesimpulan berdasarkan pada informasi yang terlalu sedikit.

Semua di atas adalah konsekuensi dari kondisi bagaimana orang mempersepsikan realitas karena bias kognitif yang pasti dialami banyak trader. Untuk menghindari hal ini, mereka perlu mendapatkan pengalaman dalam memahami bagaimana realitas dan bias kognitif tercipta dan dengan demikian konsistensi dan kepercayaan diri dalam metodologi yang mereka ikuti untuk setiap posisi trading yang mereka ambil.

 

 

Sumber: fxstreet.com

Broker News

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda