Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Saham Safe Haven untuk Trade pada Pasar Volatile

Saham Safe Haven untuk Trade pada Pasar Volatile

Sepanjang waktu gangguan pasar, trader saham akan mencari saham safe haven untuk mengatasi badai. Saham safe haven juga memberikan ruang bagi trader untuk melakukan diversifikasi pada portofolio mereka dan mengurangi risiko.

Artikel ini akan meringkas konsep utama berikut untuk membantu trader menghasilkan keuntungan dari saham safe haven:

  • Definisi saham safe haven
  • Saham Siklikal vs Non-siklikal
  • Saham safe haven terbaik untuk trade ketika kondisi pasar volatile.
  • Safe haven lainnya untuk diamati

Baca juga: Cara Pasar Saham Mempengaruhi Ekonomi: Panduan untuk Trader

APA ITU SAHAM SAFE HAVEN

Saham safe haven – juga disebut sebagai saham defensive/non-siklikal – merupakan saham yang diantisipasi untuk menjaga atau meningkatkan nilai selama masa turbelensi pasar. Hal ini berarti mereka menyediakan level risiko yang rendah saat ekonomi tidak menentu.

Saham safe haven akan dicari oleh para investor dan trader untuk membatasi eksposur mereka terhadap kerugian apabila kondisi pasar sedang lesu. Namun, saham yang dianggap ‘safe haven’ akan berubah seiring berubahnya kondisi pasar.

Penting untuk dicatat bahwa peran saham safe haven itu baik untuk diversifikasi portofolio atau singkatnya mengubah kondisi depresiasi pasar.

 

SAHAM SIKLIKAL VS NON-SIKLIKAL

Saham siklikal merupakan saham yang memiliki korelasi tinggi dengan kondisi ekonomi saat ini. Saat pasar mengalami kemerosotan atau resesi, harga saham siklikal cenderung menurun. Sama halnya, saat ekonomi mengalami kemajuan, maka pendapatan perusahaan akan cenderung meningkat seiring harga saham yang naik. Contohnya, perusahaan otomotif dan maskapai penerbangan seperti Bayerische Motoren Werke AG (BMW) atau Boeing Co.

Saham (safe haven) non-siklikal lebih mengacu pada saham yang melayani investor dengan pengembalian secara konsisten yang terlepas dari kondisi pasar ekuitas. Biasanya saham safe haven akan berkinerja terlampau baik ketika resesi, tetapi akan berkinerja terlampau buruk ketika tahap ekspansi. Saham safe haven ini dapat dikategorikan dalam tiga judul utama:

  • Utilitas
  • Bahan pokok konsumen
  • Perawatan kesehatan

Utilitas seperti air, minyak, dan listrik merupakan kebutuhan bagi para konsumen yang membuat perusahaan ini disukai di lingkungan ekonomi yang bergerak lambat. Bahan pokok konsumen juga disenangi karena orang-orang cenderung membeli barang-barang tersebut di berbagai kondisi (kebersihan, makanan, dan minuman). Terakhir, perawatan kesehatan yang bersifat terus-menerus di berbagai kondisi keuangan, ekonomi, atau sosial. Contohnya, Southern Company, PepsiCo Inc, dan Pfizer Inc.

 

SAHAM SAFE HAVEN TERKENAL UNTUK TRADE KETIKA KONDISI PASAR VOLATILE

Saham safe haven terbaik untuk trade melalui kondisi pasar yang volatile akan dikategorikan sebagai saham defensive yang telah disebutkan di atas.

Di bawah ini daftar yang telah ditandai dari saham safe haven yang umum di bawah tiap kategori.

Saham Utilitas:

  • NextEra Energy Inc
  • Southern Company
  • York Water Company
  • New Jersey Resources Corporation
  • Cabot Oil & Gas Corporation

Saham Bahan Pokok Konsumen:

  • Procter & Gamble Company
  • Colgate-Palmolive
  • Coca-Cola Company
  • Walmart Inc
  • Philip Morris International Inc
  • Costco Wholesale Corporation

Saham Perawatan Kesehatan:

  • Johnson & Johnson
  • Pfizer Inc
  • Merck & Co Inc
  • United Health Group Inc

HAL-HAL PENTING YANG PERLU DIPERTIMBANGKAN KETIKA TRADING SAHAM SAFE HAVEN

Trading saham safe haven paling sering digunakan sebagai alat yang defensif untuk mengatasi ekonomi yang lesu atau bahakn saham defensif yang mungkin tidak memberikan hasil pengembalian yang positif.

Kondisi ekonomi yang bergerak lambat memungkinkan saham safe haven untuk mengungguli pasar saham, tetapi hal ini bukan berarti keuntungan. Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan ketika mengidentifikasi dan trading saham safe haven:

  1. Beta

Trader harus mempertimbangkan beta saham sebelum investasi. Beta merujuk pada korelasi antara saham dan pasar. Salah satu nilai beta menunjukkan bahwa harga sanagt berkorelasi dengan pasar. Nilai beta yang lebih besar dari satu akan menandakan bahwa keamanan lebih tidak stabil dibandingkan pasar, meskipun nilai beta yang rendah (mendekati nol) mengurangi hubungan dengan kondisi pasar. Hal ini memungkinkan trader untuk melakukan nilai lindung terhadap peningkatan volatilitas.

 

2) Dividen

 Seperti aturan praktis umumnya, perlu dipertimbangkan bahwa saham dengan hasil dividen yang tinggi (lebih besar dari 6%) merupakan kasus yang hebat untuk saham safe haven. Perusahaan ini memiliki persepsi untuk menjaga nilai mereka selama kurun waktu yang tak menentu. Dividen juga menyediakan sumber pendapatan tetap yang sering diinvestasikan kembali pada perusahaan melalui rencana re-investasi dividen.

 

3) Rasio P/E:

Saham safe haven terkenal karena undervalued terhadap rasio P/E mereka. Rasio P/E merupakan rasio harga saham perusahaan terhadap pendapatan tiap saham perusahaan. Rasio ini digunakan untuk menilai perusahaan dan mencari tahu apakah mereka overvalued atau undervalued. Saham dengan rasio P/E yang lebih rendah akan dianggap sebagai undervalued atau outperform yang relatif terhadap pergerakan lalu yang membuat saham ini kandidat yang ideal sebagai saham safe haven.

 

4) Perusahaan besar yang mapan

 Perusahaan terkemuka yang memperkuat pasar saham juga merupakan kandidat yang luar biasa untuk produk safe haven. Hal ini karena orang-orang cenderung berpegangan pada merek yang terkemuka dan memiliki kepercayaan terhadap perusahaan bahkan saat harganya menurun. Jenis saham ini umumnya kehilangan nilai kurangnya dari saham berkapitalisasi menengah atau kecil pada resesi.

 

Tidak ada satu pun faktor yang dominan dari yang lain. Trader perlu melakukan penelitian dan analisis secara menyeluruh untuk memilih saham safe haven. Semua faktor di atas harus dicermati untuk mendapatkan saham yang paling sesuai dengan selera risiko portofolio.

BAGIAN FAQ SAFE HAVEN

Apa perbedaan antara saham safe haven dan saham defensif?

Saham safe haven dan saham defensif merupakan istilah yang bisa ditukar dan merujuk pada aktivitas stok non-siklikal yang sama. Trader saham dan analisis stok pemula tidak boleh bingung dengan beragam jargon saham. Hal ini meluas pada banyak area pasar keuangan lain yang mungkin tampak menakutkan. Mengekstrak istilah yang kompleks dari persamaan akan membantu trader baru dalam menganalisis aspek penting dari pasar saham.

Baca juga: Dasar-dasar Pasar Saham: Panduan Pemula untuk Trading Saham

 

SAFE HAVEN LAINNYA UNTUK DIAMATI

Aset safe haven tidak hanya diisolasikan pada persamaan pasar. Trader dapat melihat pasar keuangan lainnya untuk keamanan terhadap penurunan, seperti forex dan emas. Baca panduan mata uang safe haven kami atau ikuti link di bawah untuk aset safe haven lainnya:

  • Yen Jepang
  • Franc Swiss
  • Cash
  • Treasury bills (T-bills)

 

Sumber: dailyfx.com