Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Strategi Arbitrase (Arbitrage) dalam Forex

Strategi Arbitrase dalam Forex

Arbitrase (arbitrage) telah diterapkan sejak jaman dahulu. Arbitrase merupakan sebuah strategi spekulatif, yang mana seseorang mencoba mendapatkan peruntungan dari harga yang berbeda pada salah satu instrumen yang sama dalam pasar yang sama atau pasar yang berbeda. Hal tersebut menyangkut pembelian dan penjualan aset pada dua harga yang berebeda untuk mendapatkan keuntungan dari perbedaannya.

Mencari kondisi yang tepat dan mengaplikasikan sebuah strategi trading arbitrase bukanlah hal yang mudah karena semua orang mencari jalan keluar dalam situasi pasar agar mendapatkan keuntungan. Oleh karena itu, pada saat perhatian anda tertarik akan hal tersebut, orang lain mungkin sudah menempati penjualannya dan menutupnya. Jadi, arbitrase lebih dikenal sebagai strategi pasar dengan informasi dan teknologi sistem tercepat dan terbaik.

 

Baca juga: Apa itu Strategi Trading Renko?

 

Apa itu trading arbitrase forex?

Arbitrase finansial terdiri dari penjualan dan pembelian sebuah produk atau instrumen finansial (atau dua instrumen yang sama) dengan periode secepat mungkin, keuntungan dari perbedaan harga. Anda dapat membeli instrumen tersebut ketika anda melihat harganya lebih murah di pasar setelah itu anda menjualnya di pasar yang lain atau pasar yang sama yang mana harganya sedikit lebih mahal. Banyak pasar yang tidak lengkap dan ada beberapa ketidakefiesienan – hal tersebutlah yang membuat keuntungan dari arbitrase.

Faktanya, arbitrase meminimalisir ketidakefisienan pasar karena jika suatu produk nilainya telah kurang dari yang seharusnya maka pengguna arbitrase akan segera meningkatkan permintaan, demikian juga meningkatkan harganya. Karena harga dari produk tersebut meningkat maka permintaan akan menurun dan persediaan akan meningkat hingga mereka mencapai titik yang seimbang dan harga dari produk tersebut juga mencapai nilai yang tepat. Dalam trading forex, arbitrase forex telah diselesaikan melalui penjualan dan pembelian dari valuta asing.

Dalam teorinya, ada tiga kondisi dari perdagangan yang sepenuhnya dianggap menjadi ‘arbitase’.

  • Kesamaan harga produk tergantung perbedaan kondisi pasar.
  • Harga dari dua produk atau lebih dengan aliran pembayaran tunai yang serupa tergantung perbedaan kondisi pasar.
  • Harga aslinya dari suatu produk dibedakan dari diskon harga kedepannya pada suku bunga.

Arbitrase dapat terjadi karena banyak cara. Untuk kenyamanan dan pemahaman, sebuah literatur mengarahkan pada arbitrase ganda seperti ‘arbitrase tiga arah’. Kami akan mengarahkannya pada arbitrase dua valita asing dan tiga valuta asing.

 

Arbitrase dua arah

Ada banyak sekali macam dari arbitrase, seperti usaha arbitrase antara satu atau dua pasar. Harga usaha dan permintaan antara negara bagian eropa barat dan timur sangat berbeda. Itulah mengapa banyak sekali orang-orang eropa timur memindahkan usaha mereka ke eropa barat dan menutup kesenjangan arbitrase. Hal ini merupakan usaha arbitrase dalam satu pasar. Perbedaan antara usaha di pasar eropa dan afrika merupakan sebuah arbitrase dalam pasar yang berbeda. Hali ini hanya sebuah contoh sederhana untuk membantu menerangkan bagaimana kerja arbitrase.

Arbitrase Forex atau “arbitrase dua arah” telah sukses saat anda membeli valuta asing dalam sebuah badan penukaran yang menawarkan harga yang sangat murah, setelah itu anda menjual valuta yang sama pada badan penukaran lain dengan harga yang lebih tinggi. Contohnya, anggaplah jika anda memiliki beberapa akun dengan dua perantara yang berbeda dan mereka menawarkan harga yang sedikit berbeda untuk mata uang EUR/USD; perantara X memiliki nilai tukar 1.1010 sementara perantara Y memiliki nilai 1.10.

Jika anda membeli sepuluh EUR/USD dengan perantara kedua maka anda mendapatkan 909,090 EUR terhadap 1,000,000 USD. Kemudian jika anda menjual mata uang Euro pada perantara yang kedua dengan nilai 1.1010, anda akan menerima $1,000,909. Anda hanya mendapatkan $909 dari arbitrase forex. Jika kedua perantara tersebut memiliki 1.5 pip yang diikeluarkan untuk pasangan ini maka transaksi harga akan menjadi $300 dari jumlah tersebut, yang akan meninggalkan keuntungan kepada anda sebesar $609.

Perbedaan nilai 10 pip sangatlah tidak lazim, tetapi anda bisa mencari perbedaan 1-4 pip untuk kurs yang sama antara banyak perantara. Saya sering melihat perbedaan nilai 1-3 pip antara anda dan ETX Capital untuk kurs valuta asing yang sama. Bagaimanapun, sejak menyebarnya kurs tersebut maka sering sekali lebih dari 5 pip, strategi trading arbitrase tidak bisa dikerjakan dengan mudah.

 

Arbitrase tiga arah

Seperti yang kami katakana di atas, arbitrase dapat digunakan walaupun saat beberapa kurs berbeda antara beberapa pasangan. Untuk membuatnya lebih mudah, kami akan menjelaskan arbitrase tiga arah. Hal ini sedikit lebih sulit dari arbitrase dua arah tetap logika dasarnya sama. Sebagai contoh, mari anggap jika tiga perbedaan perantara diikuti beberapa kurs dari mata uang:

perantara Mata uang Kurs
X USD/CHF 0.8171
Y GBP/USD 1.456
Z CHF/GBP 1.191

 

Arbitrase membeli $1,000,000, yang berarti menjual 10 barang USD/CHF ke perantara X. sekarang ia memiliki 817,100 CHF. Kemudian ia memiliki penukaran 817,100 CHF untuk Pound Sterling Inggris pada perantara Y yang akan memberikannya 686,062 CHF. Karena langkah terakhir o nthe triangular arbitrase rencana trading, para tarder mengubah GBP kembali ke USD, berakhir dengan US$ 1,005,081 (686,062 x 1.465). A $4,631 keuntungan telah dicapai jika perantara mempertahankan penyebaran 1.5 pip untuk semua pasang yang terlibat.

Salah satu jenis dari arbitrase ini tidak mudah karena hal tersebut memerlukan kalkulasi yang cepat untuk memutuskan jika ada sebuah keuntungan yang bisa dibuat. Bagaimanapun, kurs merubah seluruh waktu, membuatnya hampir mustahil untuk dikalkulasikan manusia.

 

Risiko dari Arbitrase Forex

Arbitrase terdengar sangat mudah dan merupakan sebuah rencana trading yang menguntungkan, tapi hal tersebut sedikit lebih kompleks pada nyatanya. Ada beberapa kelemahan dan risiko yang telah dikaitkan dengan arbitrase. Risiko terbesar dari semuanya adalah proses eksekusinya. Ketika anda mengeksekusi pembukaan dan pentupan dari dua perdagangaan yang terpisah, anda harus mengeksekusinya secara instan. Jika tidak, risikonya dapat membawa perbedaan harga antara pemasukan atau pengeluaran dari dua perdagangan tersebut. Jika menutup penjualan di atas pembelian, maka perbedaannya merupakan kerugian untuk anda.

Misalnya, anda menjual EUR/USD pada 1.20 denga satu perantara dan membelinya pada 1.1997 dengan perantara lain untuk mendapatkan keuntangan dari perbedaan harganya. Kemudian anda mencoba untuk menutupnya ketika harga dari kedua perantara telah diperoeh 1.1210, yang artinya anda rugi 10 pips dari perdagangan pertama dan memenangkan 13 pips dari yang kedua. Masalahnya adalah bawah terkadang mengeksekusi sesuatu dapat memakan waktu beberapa detik. Jadi, jika segera menutup pembelian pada 1.2010 tapi penjualan ditutup beberapa detik kemudian pada 1.2015 anda akan rugi 15 pips dari perdagangan yang kedua, yang artinya mendapatkan total kerugian sebanyak 2 pip. Membuka perdagangan menghadapi risiko yang juga sama trade-related latency memainkan putaran besar. Sesukses itulah arbitrase Forex jadinya.

Penyebarannya merupakan risiko lainnya. Banyak perantara memiliki spread fluctuating yang cenderung menyempit dan melebar. Penyebarannya dapat menjadi 1.5 pips pada kedua perantara, yang berarti 3 pips dalam total untuk dua perdagangan. Intinya, ada perbedaan harga 5 pip untuk pair yang sama antara dua perantara. Hal ini terlihat seperti kesepakatan yang bagus, tetapi ketika penyebarannya meluas hingga 3 pips ketika anda mencoba untuk menutup perdagangannya anda akan membayar 6 pips untuk penyebarannya dan memenangkan 5 pips dari arbitrase. Jaringannya menghasilkan sebuah kerugian satu pip.

Baca juga: Strategi Forex Hedging Long – Short

 

Trading arbitrase merupakan bisnis yang sulit

Arbitrase menawarkan peluang menang yang bagus, tetapi sangat jarang bagi trader normal. Ini juga membutuhkan sejumlah besar dana dan leverage yang tinggi untuk memaksimalkan keuntungan dari perbedaan kecil dari pasangan yang sama. Perusahaan perdagangan frekuensi tinggi adalah yang mengambil keuntungan dari ini dan menghasilkan keuntungan paling besar. Sistem perdagangan arbitrase berkecepatan tinggi dapat mendeteksi kesenjangan harga yang kecil dan menutupnya dengan cepat. Itu menambah likuiditas dan membawa pasar sedekat mungkin ke kesempurnaan.

 

Sumber: fxleaders.com 

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda