Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Strategi Pivot Point untuk Trader Forex

Strategi Pivot Point untuk Trader Forex

Strategi pivot point forex bisa menjadi teman terbaik trader sejauh mengidentifikasi level untuk mengembangkan bias, menempatkan stop dan mengidentifikasi target profit potensial untuk trading.

Pivot point telah menjadi andalan para trader selama beberapa dekade. Basis pivot point sedemikian rupa sehingga harga akan sering bergerak relatif terhadap batas sebelumnya, dan kecuali kekuatan dari luar menyebabkan harga bergerak demikian, harga harus berhenti mendekati titik ekstrem sebelumnya. Strategi trading pivot point bervariasi yang menjadikannya alat serbaguna bagi trader forex.

Teruslah membaca untuk mempelajari lebih lanjut tentang:

  • Mendefinisikan pivot point
  • Bagaimana menghitung pivot point
  • Menggunakan pivot point dalam trading forex
  • Strategi trading pivot point
  • Perbedaan antara pivot point dan Fibonacci retracements

Baca juga: Menggunakan Pivot Point dalam Trading Forex

 

Apa itu pivot point?

Pivot point adalah indikator teknis yang digunakan oleh trader forex sebagai pengukur tingkat harga untuk potensi pergerakan pasar di masa depan. Indikator pivot point digunakan untuk menentukan bias tren serta level support dan resistance, yang pada gilirannya dapat digunakan sebagai target profit, stop loss, entry dan exit.

Contoh pivot point:

 

Cara menghitung pivot point

Perhitungan yang paling dasar dari pivot point, yang dikenal sebagai ‘floor-trader pivot,’ bersama dengan level support dan resistance-nya:

Rumus pivot point

Pivot point (PP) = (High + Low + Close) / 3

First resistance (R1) = (2 x PP) – Low

First support (S1) = (2 x PP) – High

Second resistance (R2) = PP + (High – Low)

Second support (S2) = PP – (High – Low)

Third resistance (R3) = High + 2 (PP – Low)

Third support (S3) = Low – 2 (High – PP)

 

Ada cara lain untuk menghitung pivot point, yang tersedia di sebagian besar platform trading dan dapat diperpanjang melalui time frame yang berbeda. Level support dan resistance akan dihitung seperti di atas. Di bawah ini adalah contoh dari apa yang ditawarkan di platform trading IG untuk pivot harian. Perhitungan yang sama juga dapat dilakukan untuk pivot mingguan atau bulanan:

 

Bagaimana perhitungan pivot point terjadi?

Sampai saat ini, komputer tidak tersedia dalam skala massal. Oleh karena itu, market maker dan floor trader membutuhkan cara untuk menentukan apakah harga ‘murah’ atau ‘mahal’ secara relatif. Dari perhitungan matematis sederhana, lahirlah pivot point.

Trader hanya mengambil harga tertinggi (high), terendah (low), dan penutupan (close) dari periode sebelumnya dan dibagi tiga untuk menemukan ‘pivot’. Dari pivot ini, trader kemudian akan mendasarkan perhitungan mereka untuk tiga level support, dan tiga level resistance.

 

Cara menggunakan pivot point dalam trading forex

Pivot point digunakan oleh trader forex sejalan dengan teknik trading support dan resistance tradisional. Harga cenderung respect level ini seperti yang mereka lakukan dengan support dan resistance. Level harga pivot point berulang kali diuji yang selanjutnya memperkuat level ini.

Trader sering menggunakan alat validasi tambahan seperti indikator, pola candlestick, oscillator, fundamental, dan price action untuk digunakan bersama dengan pivot untuk membuat keputusan trading di pasar forex.

Ada beberapa pedoman dasar yang harus diikuti saat trading dengan pivot point:

  1. Harga di atas pivot = bias bullish
  2. Harga di bawah pivot = bias bearish
  3. Pivot point periode yang lebih lama lebih dapat diandalkan karena peningkatan data set
  4. Level support dan resistance adalah extension dari pivot yang dapat digunakan sebagai key level harga tambahan

 

Strategi trading Pivot Point

  1. Swing trading pivot point

Untuk trader yang lebih memilih trading jangka menengah hingga panjang, swing trading dengan pivot point dimungkinkan dengan menggunakan time frame mingguan/bulanan.

Grafik di bawah ini menggambarkan grafik mingguan dengan tambahan pivot point saja (ini dapat diedit dengan mengubah pengaturan pivot pada platform). Jelas telah terjadi pembalikan tren ke atas yang terbukti setelah harga menembus resistance pivot sebelumnya.

Sekarang bertindak sebagai level support, trader forex dapat menempatkan long entry order dengan harga pivot. Ada false breakout (lingkaran biru) tetapi setelah ini, ada kenaikan substansial yang bisa dieksploitasi. Level pivot tidak selalu berisi harga, tetapi menawarkan level harga untuk mempertahankan bias arah. Ini akan menjadi horizon waktu yang lebih panjang yang ideal untuk swing trader.

 

Grafik mingguan USD/ZAR

 

  1. Strategi breakout pivot point

Banyak trader mencoba untuk memfokuskan aktivitas trading mereka ke periode yang lebih volatil di pasar ketika potensi pergerakan besar dapat meningkat.

Trader dapat mencoba melihat terobosan setiap level support atau resistance sebagai peluang untuk memasuki trading di pasar yang bergerak cepat. Ini bisa sangat relevan untuk level pivot jangka panjang, dengan fokus diberikan ke pivot point mingguan dan bulanan. Grafik di bawah ini akan menunjukkan bagaimana seorang trader dapat mengatur strategi breakout pivot point dengan menggunakan pivot saja sebagai indikasi serta level support dan resistance yang lebih kompleks.

Grafik di bawah ini menunjukkan pivot point dengan level support dan resistance dikecualikan. Dalam contoh ini, indikator pivot didasarkan pada periode mingguan yang memberi trader data set yang diperpanjang untuk key level yang lebih andal. Pivot digunakan sebagai key price level, yang awalnya di-respect beberapa candle sebelum breakout. Setelah breakout terjadi, trader kemudian dapat melihat untuk masuk ke long trade karena harga di atas pivot menandakan bias bullish.

 

Grafik empat jam USD/ZAR

Baca juga: Kesalahpahaman Umum para Trader Forex

 

Apa perbedaan antara pivot point dan Fibonacci retracements/extension?

Baik pivot point maupun Fibonacci retracements/extension menghadirkan level support dan resistance yang tersembunyi bagi trader. Namun demikian, terdapat beberapa perbedaan yang signifikan:

 

Pivot points Fibonacci retracements/extensions
Dihitung sebagai rata-rata harga tertinggi, terendah, dan penutupan periode sebelumnya Berdasarkan rasio tetap sebagai hasil dari deret Fibonacci
Berdasarkan harga ekstrim periode sebelumnya Berdasarkan harga gelombang ekstrim sebelumnya

 

 

Sumber: dailyfx.com

 

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda