Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Trading Saham vs Trading Option: Mana yang Lebih Baik

Trading Saham vs Trading Option: Mana yang Lebih Baik

Saya Markus Heitkoetter dan saya sudah menjadi trader aktif selama lebih dari 20 tahun.

Saya sering melihat orang-orang yang memulai trading dan berharap bahwa akunnya akan meledak, berdasarkan janji-janji dan sensasi yang mereka lihat di iklan dan email.

Mereka memulai trading dan sadar bahwa cara kerjanya bukan begitu.

Tujuan dari artikel-artikel ini untuk menunjukkan pada anda mengenai alat dan strategi trading yang secara pribadi juga saya gunakan untuk trading akun milik saya, sehingga anda dapat mengembangkan akun anda secara sistematis. Uang asli … trade asli.

 

Trading Saham vs Trading Option

Trading saham vs trading option, mana yang harus anda trade? Mana yang lebih baik? Lebih baik trade saham atau trade option? Itulah yang akan kita bahas hari ini.

Saya juga akan menunjukkan contoh praktis dari trade yang terjadi hari ini pada anda, jadi izinkan saya untuk beralih ke desktop.

Sekarang saya ingin menggunakan akun dengan ukuran $20.000 sebagai contohnya di mana saya akan membandingkan mana yang lebih baik dari trade saham dan trade option.

Tergantung ukuran akun anda, kalikan angka yang saya tunjukkan pada anda dengan berapa pun ukuran akun anda dan anda akan mendapatkan gambarannya.

Jadi gambarannya yaitu untuk akun $20.000, kita menginginkan 2% risiko pada akun. Maka akan berjumlah $400, tidak lebih.

Baca juga: ETF vs Saham: Cara Memilih Investasi Terbaik

 

Perbandingan Trading Saham vs Trading Option

Sekarang kita akan membandingkan saham dengan option, ada beberapa hal yang ingin saya bandingkan.

Pertama-tama, saya ingin menulis seberapa banyak risiko (risk) yang kita pertaruhkan pada trading saham vs trading option. Saya juga ingin menulis seberapa banyak hasil (reward) yang rencananya ingin kita hasilkan pada saham atau option.

Berdasarkan ini, saya ingin menulis rasio risk/reward dan juga betapa pentingnya daya beli (buying power).

Apa itu daya beli? Daya beli merupakan jumlah akun yang anda miliki yang perlu anda cadangkan untuk trade. Bukan risiko dan sebentar lagi anda akan melihatnya.

Mari lihat beberapa trade yang sangat spesifik yang terjadi pagi ini.

 

INSW Trading Saham vs Trading Option

Trade pertama yang ingin saya bahas adalah INSW.

Jadi, PowerX Optimizer pada pagi ini (saat menulis ini), INSW muncul sebagai trade dan sebagai beli untuk membuka. Gambarannya di sini yaitu kita membeli 239 saham dengan akun $20.000 sebesar $22,84.

Stop loss kita di sini sebesar $1,67 dan kita akan trading sebanyak 239 saham. Saya ingin membuatnya agak sedikit lebih mudah untuk kita semua dengan matematika, jadi kita akan trading sebanyak 240 saham.

Apa risiko yang kita miliki? Tiap satu saham, kita akan memberikan risiko sebesar $1,67 dan kita akan trading sebanyak 240 saham, yang berarti tepatnya risiko kita sebesar $400,80. Jadi, bulatkan saja menjadi $401.

Sekarang, apa potensi dari hasil yang kita cari? Kita akan mencari hasil sebanyak $8,62 per saham. $8,64 dikalikan dengan 240 saham, jadi kita akan menghasilkan sebesar $2,069.

Jadi kita akan menaruh sebesar $2,069 pada tabel. Rasio risk/reward dii sini, dengan PowerX Optimizer yang menghitungnya, ada 1 : 5,16 dan anggap saja menjadi 1 : 5,2.

Sekarang untuk daya beli. Sekali lagi, kita akan membeli 240 shaam, dan biaya tiap sahamnya 422,84 dan berarti kita membutuhkan $5,482 untuk daya beli. Jadi, inilah nominal daya beli kita yang akan dikurangi ketika kita masuk trade.

Sekarang izinkan saya bertanya pada anda, apakah sejauh ini sudah masuk akal? Supaya anda tahu apa yang akan terjadi ketika anda trading saham?

Dan sekali lagi, kita mencoba mempertaruhkan risiko sekitar 2% dari akun dengan total $401.

Sekarang, mari lihat option.

Saya lebih suka trade dengan uang, saya akan menulis artikel lainnya untuk perbedaan antara ITM dan ATM.

Sekarang, supaya membuat semuanya sedikit lebih mudah untuk membandingkan apel dengan apel, sebenarnya saya akan berkata bahwa kita akan trade dengan 3 option, dan mempertaruhkan risiko sebesar $141 tiap option, jadi $141 dikalikan dengan 3.

Agak sedikit dibandingkan jumlah $400, tetapi saya pikir kita masih baik-baik saja sampai sini. Jadi kita akan mempertaruhkan risiko sebesar $423/

Sekarang, potensi hasil tiap option sebesar $444. Jadi di sinilah kita akan mengalikan $444 dengan 3, dan sekali lagi, di sinilah kita akan mencari nilai $1,333.

Seperti yang anda bisa lihat, rasio risk/reward di sini lebih buruk dibandingkan jika kita trade dengan saham. Rasionya 1 : 3,15 dan kita akan membulatkannya menjadi 1 : 3,2.

Sekali lagi, akan lebih baik untuk trade saham, tetapi anda akan menggunakan cukup banyak daya beli anda. Untuk option, semua yang anda butuhkan, semua yang dikurangi, merupakan harga masuk anda, dan harga masuknya sebesar $2,47. Jadi mari katakan $2,50 dikalikan dengan 3 akan sebesar $750.

Seperti yang anda bisa lihat, anda perlu mengurangi daya beli, tetapi anda juga memiliki hasil yang lebih kecil. Namun, inilah mengapa biasanya saya mengatakannya pada akun yang lebih kecil, masuk akal untuk trade option dibandingkan saham.

Sekarang, hal penting lainnya, terutama ketika anda trade dengan retirement account, maka anda tidak mendapatkan akun margin. Hal ini menunjukkan bahwa anda tidak bisa memanfaatkan uang yang anda miliki dalam akun dan anada tidak bisa menjual sahamnya.

Jadi, di AS, untuk retirement account, anda tidak bisa menjual saham. Namun, yang anda dapat lakukan pada retirement account yaitu anda dapat trade dengan put option, dan dengan put option anda bisa bertaruh ketika pasar tengah jatuh.

Hal ini membuat saya kembali ke pertanyaan.

Baca juga: 6 Indikator Populer untuk Trading Saham

 

Mana yang Lebih Baik, Trading Saham vs Trading Option

Inilah mengapa saya ingin menunjukkan perbandingan secara langsung pada anda dengan menggunakan contoh nyata. Dengan begini, anda akan melihat persis kapan lebih menguntungkan untuk trade saham dan kapan lebih menguntungkan untuk trade option.

Singkat cerita, seringkali untuk akun yang lebih kecil, karena anda lebih sedikit menggunakan daya beli, maka akan lebih masuk akal untuk trade dengan option.

Dan sekarang anda memiliki perbandingan langsung antara trading saham vs trading option yang akan berguna untuk membantu anda memutuskan mana yang terbaik bagi anda.

 

 

Sumber: fxstreet.com