Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Trend Trading – Apa Makananya Untuk Trader Forex?

Trend Trading– Apa Makananya Untuk Trader Forex?

Trend Trading memang terdengar begitu mudah. Apalagi kebanyakan trader tahu bahwa trend merupakan teman anda. Asumsinya yaitu momentum trend akan membawa anda serta memastikan jika trade anda menguntungkan.

Keuntungan yang paling besar biasanya dihasilkan ketika sedang memasuki trend yang kuat. Misalnya, apabila anda membeli EURUSD sekitar 1,30 pada bulan April tahun ini, maka anda dapat menghasilkan 1.000 hingga 1.300 pip sebelum dimulainya sideways trading pada permulaan Juni. Kebanyakan orang akan benar-benar mengatakan bahwa pasangannya berada dalam upward trend yang kuat. Jadi kesimpulannya yaitu membeli dan mengikuti arus trend tersebut yang tengah menarik perhatian anda.

Tetapi uptrend tidak akan bertahan selamanya. Dan bukan berarti anda tidak akan rugi dengan trend yang kuat. Bagaimana jika anda telah memasuki tren Euro yang kuat dan tak bisa disangkal pada awal Juni dengan level tinggi 1,43? Anda bisa saja kehilangan 300 pip dalam tiga hari jika anda melakukan trade tanpa adanya stops yang ketat. Jika anda memiliki kantong yang tebal dan kesabaran yang luas untuk menunggu, mungkin hal ini tidak terlalu mengganggu anda. Sayangnya kebanyakan trader kecil tidak memiliki keduanya.

Baca juga: Cara Mendapatkan Keuntungan dari Trend Trading

Selagi semua tren upward atau turun, semua pasangan cenderung akan berhenti dan menarik napas. Biasanya mereka melakukan penelusuran ulang yang terkadang menelusuri secara mendalam. Biasanya juga mereka masuk ke dalam suatu kisaran yang merupakan suatu periode gerakan sideways yang juga  disebut sebagai suatu konsilidasi atau daerah padat. Resistensilah yang tertinggi dalam kisaran ini sementara dukungan merupakan posisi terendah.

Dalam kisaran ini, mustahil melakukan trade “dengan trend” kecuali anda hanya membeli harga-harga rendah. Sementara itu anda harus menjual dengan kisaran puncaknya jika ingin mendapatkan keuntungan, karena anda tidak memiliki garansi jika pasangannya akan terus berada pada upward, karena terkadang kisaran-kisaran tersebut menandakan jika tren tengah berbalik arah.

Jika anda memerika grafik 1 di bawah ini, maka anda akan melihat bahwa selama Juni hingga September 2009, pasangan yang sedang berkonsolidasi akan berhenti sebelum melanjutkan upward trend. Jadi, anda ingin mengubah strategi trading anda dari strategi trendengan membeli pada kisaran rendah, support, dan menjual pada resistensi tertinggi.

Perhatikan grafik 1 tersebut, meskipun Euro mengalami breakout dari kisaran sideways, tetapi hanya menembus bergerak lebih tinggi pada kisaran sideways lain. Tren trading normal–membeli dan menetapkan stops pada level bawah yang wajar, yang beberapa kali akan menghentikan anda selama pergerakan upward sejak awal Juni hingga sekarang.

Pasangan tersebut secara keseluruhan berada dalam uptrend. Anda bisa membeli dan memindahkan trailing stop hanya dalam dua bulan pertama uptrend. Anda perlu mengubah strategi trading serta membeli dan menjual untuk melawan support dan resistance sekitar sepertiga dalam uptrend.

Sekarang amati upward trend kuat lainnya di Euro–2008, ketika bintang rap dan super model Brazil hanya ingin dibayar dengan Euro. Di bawah ini adalah grafik 2. Anda bisa lihat upward trend yang kuat, satu periode sideways, suatu breakout singkat, dan juga penurunan yang tajam ke posisi terendah bulan Maret 2009.

Pada tahun 2008, anda bisa melakukan trade trend hingga bulan April 2008 dengan trailing stop. Selanjutnya, supaya bisa terus menghasilkan trade yang menguntungkan, strategi trading anda akan diubah ke trading sideways – membeli pada support dan menjualnya pada resistance. Pada akhirnya, pada awal Agustus, anda akan membeli pada kisaran rendah. Stops ketat anda akan diambil lebih cepat dengan downward.

Baca juga: Trend Sebagai Temanmu: Trendline Forex

Trader forex mempelajari bahwa trading trend berarti menyadari jika tidak semua trend sama. Mereka mempelajari bahwa mereka harus cekatan, bersedia untuk beralih dari satu strategi ke strategi lain, tergantung dengan bagaimana tren tersebut berkembang. Dengan melakukan ini, mereka akan mendapatkan banyak keuntungan dan meminimalisir kerugian.

 

Sumber: dailyforex.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda