Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


GBP/USD: Brexit Khawatir Di Depan PMI Manufaktur Inggris

GBP/USD Masih Mengalami Penurunan Di Bawah 1,2000.
GBP/USD: Brexit Khawatir Di Depan PMI Manufaktur Inggris

GBP/USD: Brexit Khawatir Di Depan PMI Manufaktur Inggris. GBP/USD mengakhiri kenaikan beruntun dua hari karena dolar AS diuntungkan dari risk-off yang luas. PM Inggris Johnson untuk memperbaharui kekhawatiran Brexit, data PMI dapat menghapus sikap hawkish BoE. Berita utama tentang coronavirus dan Brexit Tiongkok dapat menghibur para pedagang ditambah dengan PMI Inggris dan AS. GBP/USD menurun dari top multi-hari ke 1,3165 sementara menuju ke London dibuka pada hari Senin. Pasangan ini baru-baru ini menurun di tengah kekhawatiran Brexit keras sementara permintaan safe-haven dolar AS juga membebani harga. Pedagang sekarang akan berkonsentrasi pada PMI AS/Inggris serta pidato PM Inggris Boris Johnson untuk impuls baru. Namun, pembaruan tentang coronavirus Tiongkok dapat menjaga kursi pengemudi.

Baca juga : Outlook Mingguan GBP/USD : Penembusan 1,3139 support minor akan mengubah bias intraday

Sebelumnya selama sesi Asia, The Guardian merilis kutipan pada pidato PM Inggris yang akan dikirim ke duta besar dan pengusaha pada Senin pagi di Inggris. “Tidak perlu perjanjian perdagangan bebas untuk melibatkan penerimaan aturan UE tentang kebijakan persaingan, subsidi, perlindungan sosial, lingkungan, atau hal serupa lainnya yang tidak boleh dilakukan Uni Eropa untuk menerima peraturan Inggris,” akan menjadi pernyataan pemimpin Tory seperti yang disebutkan oleh berita.

Chatters juga membuat putaran bahwa Inggris akan menyetujui proposal larangan perbatasan Uni Eropa. Padahal, artikel The Sun menuangkan air dingin ke wajah harapan tersebut sambil menyebutkan keretakan ringan antara PM Irlandia Leo Varadkar dan Dominic Raab Inggris.

Di sisi lain, kembalinya Tiongkok dari liburan tahun baru Imlek juga berkontribusi pada risiko pasar, tidak melupakan sambutan dengan data mengecewakan dari Beijing. Akibatnya, hasil treasury 10-tahun AS tetap lamban di sekitar 1,525% sedangkan saham di Asia harus menanggung beban aksi jual ekuitas Tiongkok senilai 9%.

Baca juga : GBP/USD Bergerak ke Level Tertinggi

Selain pidato PM Inggris, pembacaan akhir bulan Januari PMI Manufaktur Inggris, serta pasar AS PMI Manufaktur dan PMI Manufaktur ISM, akan berada di radar para pedagang. Sesuai PMI Inggris, pengukur aktivitas diharapkan untuk mengkonfirmasi tanda awal 49,8 tetapi bisa meningkatkan kabel jika berhasil melintasi 50,00. Di sisi lain, angka AS kemungkinan memberikan hasil yang lebih baik dan dapat menambah kekuatan ke dalam greenback.

Analisis Teknis

Pembeli akan mencari entri di luar retracement Fibonacci 23,6% dari sisi positif Oktober-Desember 2019, di 1,3205, sedangkan pertemuan 21 dan 50-hari SMA dekat 1,3080/90 sekarang menarik perhatian penjual.

ADDITIONAL IMPORTANT LEVELS

OVERVIEW
Today last price 1.3164
Today Daily Change -41 pips
Today Daily Change % -0.31%
Today daily open 1.3205
TRENDS
Daily SMA20 1.3071
Daily SMA50 1.3073
Daily SMA100 1.2874
Daily SMA200 1.2696
LEVELS
Previous Daily High 1.3207
Previous Daily Low 1.3076
Previous Weekly High 1.3207
Previous Weekly Low 1.2974
Previous Monthly High 1.3281
Previous Monthly Low 1.2954
Daily Fibonacci 38.2% 1.3157
Daily Fibonacci 61.8% 1.3126
Daily Pivot Point S1 1.3118
Daily Pivot Point S2 1.3032
Daily Pivot Point S3 1.2987
Daily Pivot Point R1 1.3249
Daily Pivot Point R2 1.3294
Daily Pivot Point R3 1.338

Sumber : fxstreet.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda