Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Pasar Asia Perpanjang Keuntungan Setelah Rekor Wall Street

Pasar Asia Perpanjang Keuntungan Setelah Rekor Wall Street

 

Pasar Asia seringkali mengalami kenaikan di hari Senin, memperpanjang hasilnya yang positif minggu lalu dan mengikuti pecahan rekor dari Wall Street karena para investor yang mengalihkan fokusnya pada pemulihan ekonomi.

Perkiraan di bawah ini memperkirakan harga AS hari Jumat yang memberikan dukungan karena dapat meredakan kekhawatiran terhadap inflasi yang disebabkan oleh kuatnya rebound global yang diperkirakan akan memaksa bank sentral untuk menarik kebijakan moneter mereka yang sangat longgar kembali atau menaikkan suku bunga.

Minggu depan akan memberikan banyak sekali hal kepada trader untuk melibatkan diri termasuk pada perilisan data pekerjaan utama AS bulan Maret dan angka aktivitas manufaktur di seluruh dunia.

Presiden Joe Biden juga diperkirakan akan memberi tahu langkah selanjutnya mengenai rencana pemulihan ekonomi yang menargetkan infrastruktur yang menurut beberapa orang nilainya dapat mencapai sekitar $3 triliun. Angka tersebut muncul ketika stimulus sebesar $1,9 triliun yang berhaisl ia lewati baru-baru ini mulai masuk.

Namun, hal itu menimbulkan beberapa kekhawatiran karena tagihan untuk hal ini kemungkinkan akan dibayar dengan pajak yang tinggi, sementara itu juga ada kekhawatiran bahwa hal ini akan menambah tekanan terhadap harga. Hasil obligasi US Treasury – panduan untuk suku bunga di masa depan – sudah di level tertinggi dalam satu tahun.

Baca juga: Mengapa Wajar Menjadi Bullish Emas dan Saham

Namun, John Bilton, di JP Morgan Asset Management, berkata: “inflasi masih terus menjadi perhatian para investor. Kami memperkirakan inflasi yang utama akan berubah dalam kuartal kedua dan ketiga, dengan potensi adanya stiker terkejut karena efek tahunan yang menghasilkan bacaan dari tahun ke tahun yang meningkat secara optik.

“Namun, kami yakin bahwa banyak dorongan disinflasi sekuler – globalisasi, adopsi teknologi, dan lainnya – terus melabuhkan inflasi inti sehingga meskipun memungkinkan adanya stimulus kebijakan yang besar, tingkat inflasi tetap harus terkendali di tahun 2021.”

‘Pedang bermata dua’

Tiga indeks utama Wall Street berakhir hari Jumat dengan catatan yang kuat, dengan Dow dan S&P 500 yang berakhir tertinggi di sepanjang waktu.

Asia yang dibangun di atas reli dengan Tokyo yang mengalami kenaikan lebih dari satu persen. Sementara Shanghai, Hong Kong, Seoul, Singapura, Taipei, Manila, Jakarta, dan Wellington sama-sama menikmati keuntungan dari keuntungan yang sehat. Sydney menurun, hal ini karena investor Australia dihantui berita-berita bahwa Brisbane telah menerapkan lockdown selama tiga hari.

Kelihatannya ada sedikit dampak dari penyumbatan Suez Canal oleh kapal-kapal kontainer besar. Yang meningkatkan ketegangan di perdagangan global termasuk minyak. Harga minyak mentah sedikit rendah di awal-awal perdagangan, setelah mengalami lonjakan lebih dari empat persen hari Jumat.

Adanya optimisme juga didukung oleh keberhasilan peluncuran vaksin di Amerika Serikat dan Inggris, di mana tingkat infeksinya juga melambat dan pejabat juga bergerak untuk melonggarkan lockdown.

Bahkan pasar eropa juga menguat, meskipun dorongan inokulasi benua tersendat dan adanya infeksi yang meningkat, berkat beberapa data ekonomi yang melampaui perkiraan.

Baca juga: Prediksi Mingguan EUR/USD: Nonfarm Payroll dan Biden Bersiap untuk Menyepakati Serangan Lain untuk Virus yang Menghancurkan Euro

Namun, ahli strategi Axi yaitu Stephen Innes berkata perilisan data minggu ini akan sangat penting untuk mendorong kenaikan selanjutnya.

“Meningat ada banyak sekali optimisme dalam narasi pembukaan ulang ekonomi yang dimasukkan ke dalam harga, data keuangan minggu ini sangatlah penting, setidaknya untuk mempertahankan kapal ini pada secara merata,”

“Namun, hal ini bisa menjadi pedang bermata dua bagi kantung pasar karena kombinasi stimulus dan data yang kuat yang mendukung ekuitas harga. Namun, teknologi akan menghadapi beberapa rintangan jika sinyal ‘risk-on’ bermanifestasi menjadi hasil riil yang lebih tinggi.”

 

 

 

Sumber: thejakartapost.com