Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Pasar Saham Memiliki Tumpukan yang Tinggi untuk Melonjak di Tahun 2021

Pasar saham memiliki tumpukan yang tinggi untuk melonjak di Tahun 2021

Pasar bear dan pasar bull

Bulan November merupakan bulan yang bersejarah bagi saham. Dow Jones Inductial Average, S&P 500 dan Gabungan Nasdaq masing-masing naik 11.8%, 10.8%, dan 11.8%. Sebagian besar didorong oleh pengumuman vaksin coronavirus positif dan sebagian oleh pemilihan Presiden yang jatuh ke tangan Joe Biden, itu merupakan bulan terkuat Dow sejak Januari 1987.

Beberapa grafik dari presentasi 102 halaman dan laporan mingguan oleh Goldman Sachs GS +2.4%, Kepala Strategis Ekuitas David Kolstin menunjukkan bahwa pasar saham berada di valuasi yang tinggi, tapi Kolstin masih mengharapkan pengembalian yang kuat pada Indeks S&P 500 dua tahun berikutnya. Dia melihat Indeks S&P 500 mencapai 4,300 tahun depan dan 4,600 pada tahun 2022, masing-masing meningkat 16% dan 7%.

Prediksi harga S&P 500 GOLMAN SACHS PENELITIAN INVESTASI GLOBAL

Salah satu aspek utama untuk rally seperti itu dalam menghadapi gelombang ketiga Covid-19 mengarah ke jumlah kasus yang lebih tinggi, rawat inap dan kematian merupakan harapan bahwa pendapatan tahun depan akan melonjak lagi. Sementara, pasti akan terjadi sampai beberapa tingkat, pertanyaan besanya adalah seberapa kuat mereka bahkan dengan vaksin. Akan ada beberapa hambatan seperti seberapa luas vaksin yang diterima (bukan pemberi vaksin dan orang yang enggan mengambilnya segera setelah tersedia) dan akankah setidaknya beberapa industri mengeluarkan biaya tambahan untuk menjalankan bisnis mereka pasca covid-19.

Baca juga: Haruskah Saham Apple Menjadi Bagian dari Trading Anda yang Membangkitkan Kembali Ekonomi?

 

Pendapatan, harga, dan valuasi S&P 500

Kolstin berharap perusahaan S&P 500 untuk mendapatkan tindak lanjut hingga tahun 2024.

  • Tahun 2019 sebenarnya: $165 naik 1%
  • Estimasi tahun 2020: $175 naik 29%
  • Estimasi tahun 2022: $195 naik 12%
  • Estimasi tahun 2023: $207 naik 6%
  • Estimasi tahun 2024: $218 naik 5%

Ketika anda menggabungkan target harga S&P 500-nya dengan estimasi pendapatan ini, kelipatan Indeks PE diproyeksikan agar tetap sekitar 22x. Ini akan mendekati posisi tertinggi terakhirnya dan tidak jauh dari apa yang dicapainya selama tech bubble. Salah satu perbedaan utama yang menjelaskan akun ini adalah lingkungan suku bunga yang sangat rendah saat ini.

Kelipatan PE 12 Bulan Berikutnya (NTM)

PENELITIAN INVESTASI GLOBAL GOLDMAN SACHS

Untuk menyediakan perspektif lain pada valuasi adalah untuk melihat metrik valuasi yang paling tinggi dan paling rendah. Apakah yang muncul merupakan quintile (20%) porsi bernilai paling tinggi dari S&P 500 yang didagangkan pada kelipatan 35X PE, lebih tinggi dari selama tech bubble.

Kelipatan PE

PENELITIAN INVESTASI GLOBAK GOLDMAN SACHS

 

Hurdles yang termasuk pemulihan profit, margin dan sentimen

Hudles yang paling jelas bagi saham untuk melanjutkan hot streak mereka adalah level valuasi tertinggi yang mereka dagangkan. Namun, ada juga beberapa kecepatan benturan jangka pendek dan jangka menengah selain hanya valuasi.

Kolstin memproyeksikan pendapatan S&P 500 untuk mencapai $175 vs. konsensus saat ini yaitu $169. Sementara ini tidak akan membutuhkan banyak waktu untuk mengalami pergerakan konsesus yang lebih tinggi, itu biasanya memudar seiring bergantinya tahun. Sebagai tambahan, untuk mendapatkan bahkan pendapatan angka konsensus dan margin harus memulihkan level sebelum coronavirus dan kemudian melebihinya.

Pendapatan S&P 500 FACTSET, JOHN BUTTERS, ANALIS PENDAPATAN SENIOR

Margin profit bersih memuncak di 12.0% pada quarter September 2018 dan turun menjadi 11.5% pada quarter September 2019, hampir enam bulan sebelum Covid-19 melanda AS. Sebagai tambahan mereka menurun dari tahun ke tahun dalam setiap quarter dari tahun 2018 hingga 2019. Itu tampaknya tidak mungkin, mengingat lingkungan ekonomi yang sedang dialami AS dan dunia bahwa margin harus melonjak lagi ke level tahun 2019.

Margin profit bersih S&P 500  FACTSET, JOHN BUTTERS, ANALIS PENDAPATAN SENIOR

Kolstin juga memiliki indikator sentimen untuk saham. Itu mengukur pengaturan posisi saham di seluruh investor ritel, institusional, dan asing versus 12 bulan terakhir. Dia menulis, ”Membaca dibawah -1.0 atau diatas +1.0 mengindikasikan posisi ekstrim yang signifikan dalam memprediksi pengembalian di masa depan.” Ketika anda bisa melihat saham berada di posisi sangat membentang.

Indikator sentimen

PENELITIAN INVESTASI GLOBAL GOLDMAN SACHS

Baca juga: 3 Alasan untuk Bullish di Saham Energi

 

Mengupas bawang untuk sedikit info positif

John Butters, Analis Pendapatan Senior FactSet, menghitung bahwa porsi S&P 500 tanpa industri minyak, penerbangan dan hotel akan tercatat 4.3% peningkatan pada pendapatan vs. 6.3% total penurunan pada quarter bulan September. Hal ini menunjukkan bahwa segmen ekonomi  yang tidak dihancurkan oleh covid-19 melakukannya dengan cukup baik mengingat tantangan dan peningkatan biaya karena virus.

Total pendapatan S&P 500 dan tanpa industri minyak, penerbangan dan hotel

FACTSET, John Butters, Analis Pendapatan Senior

Grafik menarik lainnya dalam paket Kolstin adalah suku bunga pendek pada saham. grafi ini menjelaskan bahwa investor yang menggunakan short tidak mengambil bets yang besar untuk mengenai penurunan pasar. Aspek lainnya untuk diingat adalah bahwa pembelian kembali saham short untuk menutup posisi mereka adalah hal yang positif untuk saham.  Ketika tidak banyak yang menjadi shorted, tidak banyak yang bisa dibeli kembali.

Suku bunga short pada saham S&P 500

PENELITIAN INVESTASI GLOBAL GOLDMAN SACHS

 

Sumber: forbes.com

Broker News

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda