Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Forex – Dolar Tetap karena Risiko Wabah Membatasi Aktivitas

Forex - Dolar Tetap karena Risiko Wabah Membatasi Aktivitas
Forex – Dolar Tetap karena Risiko Wabah Membatasi Aktivitas

Forex – Dolar Tetap karena Risiko Wabah Membatasi Aktivitas. Sebagian besar dolar AS tidak berubah pada hari Kamis, dengan melemahnya aktivitas di pasar forex karena investor menahan aset di tengah banyaknya risiko jangka pendek.

Pada 3.05 pagi ET (0705 GMT), Indeks Dolar AS yang melacak posisinya terhadap enam mata uang lainnya berdiri di 100,165 sebagian besar datar, sementara EUR/USD naik 0,1% menjadi 1,0861 dan GBP/USD datar di 1,2385. USD/JPY naik 0,1% menjadi 108,95.

Baca Juga : Inilah yang Terjadi Ketika Pasar Saham Tutup karena COVID-19!

Rilis data paling penting pada hari itu adalah klaim pengangguran mingguan AS pada pukul 8:30 ET (12:30 GMT) yang telah menjadi indikator ekonomi untuk mengetahui dampak virus terbaru.

Ekonom memprediksikan klaim mereda sedikit dari angka besar 6,65 juta pada minggu sebelumnya, tetapi masih akan membukukan kenaikan 5,25 juta menurut perkiraan yang disusun oleh investing.com

Mereka akan bergabung dengan hampir 10 juta orang Amerika yang telah mengajukan klaim sejak akhir bulan Maret.

“Pasar sudah mengetahui bahwa ekonomi sedang berada pada guncangan yang luar biasa,” kata Tohru Sasaki, kepala riset pasar Jepang di JPMorgan (NYSE:JPM) kepada CNBC. “Bahkan jika angka [pengangguran] meningkat, hal tersebut mugkin akan mengejutkan beberapa orang sementara pembacaan yang lebih baik dapat meningkatkan persepsi bahwa jalan terburuk mungkin berakhir dan memicu reaksi pasar yang lebih besar.

Hal yang juga menarik adalah pertemuan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya berusaha menyeimbangkan pasar minyak yang kelebihan pasokan akibat penurunan permintaan global karena wabah virus korona.

Secara historis harga minyak berbanding terbalik dengan harga dolar karena ketika dolar kuat, anda hanya perlu membeli sedikit minyak, namun harga minyak juga menjadi faktor menurunnya permintaan yang disebabkan oleh Covid-19 – semakin ekonomi global terhenti, semakin banyak minyak jatuh dan dolar semakin terapresiasi sebagai safe haven.

Jika produsen minyak utama dapat bersama-sama setuju memotong pasokan maka harga minyak mentah berpotensi naik dan dolar bisa mendapatkan dampak buruknya.

Akhirnya para menteri keuangan zona euro berkumpul kembali untuk mencoba dan menyetujui jalan terbaik strategi regional untuk membiayai langkah-langkah mitigasi krisis.

Baca Juga : Cara Berdagang ETF dengan Kinerja Terbaik tahun 2019

Ketidaksepakatan bertahan atas keluar atau tidaknya hutang bersama yang dikenal sebagai ‘coronabonds’ sebagai bagian dari rencana pemulihan yang lebih luas.

“Langkah menuju mutualisasi utang tampaknya tidak mungkin terjadi pada saat ini,” kata ING, dalam sebuah catatan penelitian. Dikatakan bahwa, “dampak pada EUR/USD harus dibatasi karena (a) ekspektasi untuk coronabonds tinggi (b) saat ini premi risiko fiskal bukan pendorong utama euro, (c) menstabilkan risk appetite harus mengurangi tekanan apresiasi pada dolar.”

Sumber : investing.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda