Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Apa yang Dimaksud dengan Transaksi?

Apa yang Dimaksud dengan Transaksi?

Apa Itu Transaksi?

Transaksi adalah kesepakatan antara pembeli dan penjual untuk bertukar barang, jasa, atau aset keuangan. Tetapi dalam pembukuan bisnis, definisi sederhana ini bisa menjadi rumit. Transaksi akan dicatat lebih awal atau lebih lambat tergantung pada apakah perusahaan menggunakan akuntansi akrual atau akuntansi kas.

  • Metode akuntansi akrual mensyaratkan sebuah transaksi untuk dicatat pada saat transaksi itu terjadi, terlepas dari kapan uang itu diterima atau biayanya dibayarkan.
  • Metode akuntansi kas mencatat transaksi hanya ketika uang diterima atau biaya dibayarkan. Ini mungkin membutuhkan letter of intent atau nota kesepahaman.

Akuntansi akrual digunakan oleh bisnis dengan penerimaan kotor (gross receipts) di atas $1 juta setahun, sedangkan metode akuntansi kas digunakan oleh sebagian besar bisnis kecil.

Baca juga: Penjelasan Supply Chain

 

Memahami Transaksi

Transaksi perdagangan antara pembeli dan penjual relatif mudah. Orang A akan membayar orang B dengan imbalan produk atau suatu layanan. Saat mereka menyetujui persyaratannya, transaksi dinyatakan selesai.

Transaksi bisa menjadi lebih kompleks dalam dunia akuntansi karena bisnis mungkin membuat kesepakatan pada hari ini namun tidak akan selesai sampai pada tanggal tertentu dikemudian hari. Atau, mereka mungkin memiliki pendapatan atau pengeluaran yang diketahui tetapi belum jatuh tempo. Transaksi pihak ketiga juga dapat mempersulit proses.

Penggunanan metode akuntansi bisnis dalam pencatatan transaksi pendapatan dan beban apakah menggunakan metode akuntansi akrual atau metode akuntansi kas akan mempengaruhi pelaporan keuangan dan pajak perusahaan.

 

KUNCI PENTING

  • Akuntansi akrual mencatatkan transaksi segera setelah diselesaikan terlepas dari kapan pembayaran diterima atau dibayarkan.
  • Akuntansi kas mencatat transaksi hanya ketika uang diterima atau dibayarkan.
  • Akuntansi kas digunakan oleh sebagian besar bisnis kecil sementara akuntansi akrual digunakan oleh bisnis dengan penerimaan kotor di atas $ 1 juta setahun.

 

Menggunakan Akuntansi Akrual

Saat akuntansi akrual digunakan, perusahaan mencatat pendapatan saat menyelesaikan layanan atau mengirimkan barang. Jika persediaan diperlukan saat menghitung pendapatan perusahaan, dan perusahaan memiliki penerimaan kotor di atas $1 juta setahun, perusahaan biasanya menggunakan metode akrual untuk penjualan dan pembelian.

Contoh Akuntansi Akrual

Misalnya, perusahaan yang menjual barang dagang kepada pelanggan dengan kredit toko pada bulan Oktober mencatat transaksi tersebut segera sebagai item dalam piutang usaha. Meskipun jika pelanggan tidak melakukan pembayaran tunai atas barang dagang tersebut hingga Desember atau membayar dengan mencicil, transaksi tersebut dicatat sebagai pendapatan untuk bulan Oktober.

Penting: Jika pelanggan membeli sesuatu secara kredit, maka akan langsung dicatat sebagai transaksi jika metode akuntansi akrual digunakan.

Hal yang sama berlaku untuk barang atau jasa yang dibeli perusahaan. Pengeluaran bisnis dicatat saat produk atau jasa diterima. Persediaan yang dibeli secara kredit pada bulan April dicatat sebagai pengeluaran untuk bulan April, meskipun bisnis tidak melakukan pembayaran tunai atas persediaan tersebut hingga Mei.

Baca juga: Pembahasan Analisis SWOT

 

Menggunakan Akuntansi Kas

Sebagian besar bisnis kecil, terutama perseorangan dan partnership, menggunakan metode akuntansi kas. Pendapatan dicatat ketika pembayaran tunai, cek, atau kartu kredit diterima dari pelanggan.

Contoh Akuntansi Kas

Sebagai contoh, sebuah bisnis menjual widget senilai $10.000 kepada pelanggan di bulan Maret. Pelanggan membayar faktur pada bulan April. Perusahaan mengakui penjualan hanya setelah uang tunai diterima di bulan April.

Biaya dicatat hanya pada saat pembayaran dilakukan. Misalnya, sebuah bisnis dapat membeli perlengkapan kantor senilai $500 di bulan Mei dan membayarnya di bulan Juni. Bisnis tersebut mengakui pembelian saat membayar tagihan pada bulan Juni tersebut.

Untuk alasan pajak, basis akuntansi kas hanya tersedia jika perusahaan memiliki penjualan kurang dari $1 juta per tahun. Basis kas lebih mudah digunakan daripada basis akrual untuk mencatat transaksi karena tidak diperlukan transaksi akuntansi yang kompleks, seperti akrual dan penangguhan. Kekurangannya adalah keuntungan bisnis bisa sangat bervariasi dari bulan ke bulan, setidaknya di atas kertas.

 

 

Sumber: investopedia.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda