Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Memahami Pola Grafik Triple Bottom

Memahami Pola Grafik Triple Bottom

Apa itu Triple Bottom?

Triple bottom adalah pola grafik bullish yang digunakan dalam analisis teknis yang dicirikan oleh tiga posisi terendah yang sama diikuti oleh breakout atas level resistance.

 

KUNCI PENTING

  • Triple bottom adalah pola visual yang menunjukkan pembeli (bulls) mengambil kendali price action dari penjual (bears).
  • Triple bottom umumnya dilihat sebagai tiga posisi terendah yang kira-kira sama memantul dari support diikuti oleh price action yang menembus resistance.
  • Terbentuknya triple bottom dipandang sebagai peluang untuk memasuki posisi bullish.

 

Apa yang Diberitahukan Triple Bottom kepada Anda?

Pola grafik triple bottom biasanya mengikuti downtrend yang berkepanjangan di mana bears mengendalikan pasar. Sementara bagian bawah pertama bisa saja merupakan pergerakan harga normal, bagian bawah kedua adalah indikasi kenaikan mendapatkan momentum dan bersiap untuk kemungkinan pembalikan. Bagian bawah ketiga menunjukkan bahwa ada support kuat di tempat dan bears mungkin menyerah ketika harga menembus level resistance.

Ada beberapa aturan yang biasanya digunakan untuk memenuhi syarat triple bottom:

  1. Harus ada downtrend yang sudah ada sebelum pola itu terjadi.
  2. Tiga posisi terendah harus kira-kira sama dalam harga dan berjarak satu sama lain. Meskipun harga tidak harus sama persis, harga harus cukup dekat dengan harga yang sama, sehingga membentuk garis trend horizontal.
  3. Volume harus drop seluruh pola di tanda bahwa bears kehilangan kekuatan, sedangkan volume bullish harus meningkatkan sebagai harga istirahat melalui resistance akhir.

Baca juga: Pengertian dan Manfaat Agen Transfer

 

Cara Melakukan Trading Triple Bottom

Target harga untuk pembalikan double bottom biasanya adalah jarak antara posisi terendah dan titik breakout yang ditambahkan ke titik breakout. Misalnya, jika harga terendah adalah $10,00 dan breakout pada $12,00, target harga adalah (12 – 10 = 2 + 12 = 14) $14,00. Titik stop-loss biasanya ditempatkan tepat di bawah titik breakout dan/atau di bawah triple bottom lows.

Triple bottom mirip dengan pola grafik double bottom dan mungkin juga terlihat seperti segitiga asceding atau descending. Trader selalu mencari konfirmasi triple bottom menggunakan indikator teknis atau pola grafik lainnya. Misalnya, trader mungkin mencatat bahwa saham memiliki relative strength index (RSI)oversold sebelum bentuk double bottom dan/atau mencari penembusan untuk mengonfirmasi bahwa itu adalah triple bottom daripada segitiga descending atau pola bearish lainnya.

 

Contoh Triple Bottom

Bagan berikut menunjukkan contoh pola bagan triple bottom.

Gambar oleh Sabrina Jiang ©Investopedia 2020

Dalam contoh ini, saham Momenta Pharmaceuticals membentuk triple bottom dan keluar dari resistance garis trend. Perbedaan antara titik terbawah ketiga dan titik breakout adalah sekitar $1,75, yang diterjemahkan menjadi titik take-profit sekitar $15,50 pada sisi atas. Titik stop-loss bisa saja ditempatkan di sekitar $13,50 untuk membatasi risiko penurunan juga.

 

Perbedaan Antara Triple Bottom dan Triple Top

Triple top adalah kebalikan dari pola triple bottom. Alih-alih pembalikan bullish, triple top adalah pola pembalikan bearish di mana price action menabrak resistance tiga kali, memposting tiga tertinggi yang kira-kira sama sebelum jatuh ke bawah melalui resistance. Ini pada dasarnya adalah pola cermin dari fenomena pasar yang sama – pertempuran berkepanjangan untuk kontrol antara beruang dan sapi jantan di mana satu sisi muncul sebagai pemenang. Jika tidak ada pemenang yang muncul, triple bottom atau top hanya akan menjadi rentang jangka panjang.

Baca juga: Definisi Asuransi Perjalanan

 

Keterbatasan dari Triple Bottom

Selalu ada beberapa ketidakpastian saat melakukan trading pola grafik karena Anda bekerja dengan probabilitas. Seperti kebanyakan pola, triple bottom paling mudah dikenali setelah peluang perdagangan berlalu. Double bottom mungkin gagal dan menjadi triple bottom, dan triple bottom serta pola head and shoulders bisa, menurut definisi, menjadi satu dan sama. Namun, batasan triple bottom yang paling sering dikutip adalah bahwa itu bukan tradeoff risiko dan imbalan yang besar karena penempatan target dan stop loss. Untuk meningkatkan potensi keuntungan, trader dapat memilih untuk menempatkan stop loss mereka di dalam pola dan mengikutinya saat breakout terjadi. Masalah dengan ini adalah kemungkinan dihentikan dalam kisaran kerugian kecil lebih tinggi.

 

 

Sumber: investopedia.com

Broker News

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda