Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Mengenal Stop-Limit Order

Mengenal Stop-Limit Order

Apa itu Stop-Limit Order?

Stop-limit order adalah perdagangan bersyarat dengan jangka waktu yang telah ditetapkan yang menggabungkan fitur stop (berhenti) dengan limit order (batas pesanan) dan digunakan untuk mengurangi risiko. Hal ini juga berkaitan dengan jenis order lain, termasuk limit order (perintah untuk membeli atau menjual sejumlah saham tertentu dengan harga tertentu, atau dengan harga lebih baik) dan pesanan stop-on-quote (perintah untuk membeli atau menjual sekuritas setelah harganya telah melampaui titik tertentu).

Baca juga: Apa yang dimaksud dengan Pending Order dalam Forex?

 

KUNCI PENTING

  • Stop-limit order adalah perdagangan bersyarat yang menggabungkan fitur-fitur stop loss dengan fitur-fitur dari limit order untuk mengurangi risiko.
  • Stop-limit order memungkinkan trader untuk memiliki kontrol yang tepat atas kapan order (pesanan) harus diisi, tetapi tidak ada jaminan untuk dieksekusi.
  • Trader sering menggunakan stop-limit order untuk mengunci keuntungan atau untuk membatasi kerugian sisi bawah.

 

Cara Kerja Stop-Limit Order

Stop-limit order membutuhkan pengaturan dua titik harga.

  1. Stop (berhenti): awal harga target yang ditentukan untuk perdagangan.
  2. Limit (batas): di luar target harga untuk perdagangan.

Jangka waktu juga harus ditetapkan, kapan stop-limit order dirasa perlu dijalankan.

Manfaat utama dari stop-limit order adalah bahwa trader memiliki kendali yang tepat atas kapan order harus diisi.

Sisi negatifnya, seperti halnya semua limit order, adalah bahwa perdagangan tidak dijamin akan dieksekusi jika saham/komoditas tidak mencapai harga stop selama periode waktu yang ditentukan.

Stop-limit order akan dieksekusi pada harga tertentu, atau pada harga yang lebih baik, setelah harga stop tertentu sudah tercapai. Setelah harga stop tercapai, stop-limit order akan menjadi limit order untuk membeli atau menjual pada harga batas atau pada harga yang lebih baik. Jenis order ini adalah opsi yang tersedia di hampir setiap broker online.

 

Fitur Stop dan Limit Order

Stop order adalah order (perintah) yang dapat dieksekusi setelah harga yang ditetapkan tercapai dan kemudian diisi pada harga pasar saat ini. Stop order tradisional akan diisi secara keseluruhan, terlepas dari perubahan apa pun pada harga pasar saat ini saat perdagangan selesai.

Limit order adalah order (perintah) yang ditetapkan pada harga tertentu. Order ini hanya dapat dieksekusi pada saat perdagangan dapat dilakukan pada harga limit (batas) atau pada harga yang dianggap lebih menguntungkan daripada harga limit. Jika aktivitas perdagangan menyebabkan harga menjadi tidak menguntungkan sehubungan dengan harga limit, aktivitas terkait pesanan akan dihentikan.

Dengan menggabungkan kedua order tersebut, investor akan memiliki ketepatan yang lebih baik dalam mengeksekusi perdagangan.

Stop order diisi pada harga pasar setelah harga stop tercapai, terlepas dari apakah harga berubah ke posisi yang tidak menguntungkan. Hal ini dapat menyebabkan perdagangan diselesaikan dengan harga yang kurang dari apa yang diinginkan jika pasar menyesuaikan dengan cepat. Dengan menggabungkannya dengan fitur-fitur limit order, perdagangan dapat dihentikan begitu harga menjadi tidak menguntungkan, berdasarkan batasan investor. Jadi, dalam order stop-limit, setelah harga stop dipicu, order limit berlaku untuk memastikan bahwa order tidak diselesaikan kecuali harga berada pada atau lebih baik dari harga limit yang ditentukan investor.

Baca juga: Jenis-Jenis Order Forex

 

Contoh Dunia Nyata dari Perintah Stop-Limit

Misalnya, asumsikan bahwa Apple Inc. (AAPL) diperdagangkan pada $170,00 dan seorang investor ingin membeli saham tersebut setelah mulai menunjukkan momentum kenaikan yang serius. Investor telah membuat order stop-limit untuk membeli dengan harga stop di $180.00 dan harga limit di $185.00. Jika harga AAPL bergerak di atas harga stop $180.00, maka order akan diaktifkan dan berubah menjadi order limit. Order dapat diisi selama hraga di bawah $ 185.00, yang merupakan harga limit, maka perdagangan akan terisi. Jika stock gap di atas $ 185.00, order tidak akan dipenuhi.

Buy stop-limit order ditempatkan di atas harga pasar pada saat melakukan order, sedangkan sell stop-limit order ditempatkan di bawah harga pasar.

 

Sumber: investopedia.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda