Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Penjelasan Indeks Dolar AS—U.S. Dollar Index

Penjelasan Indeks Dolar AS—U.S. Dollar Index

Apa Itu Indeks Dolar AS (USDX)?

Indeks dolar AS atau U.S. Dollar Index (USDX) adalah ukuran nilai dolar AS relatif terhadap nilai sekeranjang mata uang mayoritas mitra dagang AS yang paling signifikan. Indeks ini serupa dengan indeks tertimbang perdagangan lainnya, yang juga menggunakan nilai tukar dari mata uang utama yang sama.

 

KUNCI PENTING

  • Indeks Dolar AS digunakan untuk mengukur nilai dolar terhadap enam mata uang dunia – Euro, Franc Swiss, Yen Jepang, dolar Kanada, pound Inggris, dan Krona Swedia.
  • Indeks ini dibuat tidak lama setelah Perjanjian Bretton Woods dibubarkan pada tahun 1973 dengan basis 100, dan nilai sejak itu relatif terhadap basis ini.
  • Nilai indeks merupakan indikasi wajar dari nilai dolar di pasar global.

Baca juga: Tentang Tingkat Pengangguran dan Cara Menghitungnya

 

Memahami Indeks Dolar AS (USDX)

Indeks saat ini dihitung dengan memperhitungkan nilai tukar enam mata uang utama dunia, yang meliputi Euro (EUR), yen Jepang (JPY), dolar Kanada (CAD), pound Inggris (GBP), krona Swedia (SEK ), dan Franc Swiss (CHF). EUR sejauh ini merupakan komponen terbesar dari indeks, yang mencakup hampir 58 persen (secara resmi 57,6%) dari keranjang mata uang. Bobot mata uang lainnya dalam indeks adalah: JPY (13,6%), GBP (11,9%), CAD (9,1%), SEK (4,2%), dan CHF (3,6%).

Indeks ini dimulai pada tahun 1973 dengan basis 100, dan nilai sejak saat itu relatif terhadap basis ini. Indeks ini didirikan tak lama setelah Perjanjian Bretton Woods dibubarkan. Sebagai bagian dari perjanjian, negara-negara peserta menyelesaikan saldonya dalam dolar AS (yang digunakan sebagai mata uang cadangan), sedangkan USD sepenuhnya dapat dikonversi menjadi emas dengan tarif $ 35/ons.

Penilaian berlebihan terhadap USD menyebabkan kekhawatiran atas nilai tukar dan kaitannya dengan harga emas. Presiden Richard Nixon memutuskan untuk menghentikan sementara standar emas, dimana negara lain dapat memilih perjanjian pertukaran apa pun selain harga emas. Pada tahun 1973, banyak pemerintah asing memilih untuk membiarkan nilai tukar mata uang mereka mengambang, mengakhiri perjanjian tersebut.

 

Sejarah Indeks Dolar AS (USDX)

Indeks dolar AS mengalami kenaikan dan penurunan tajam sepanjang sejarahnya, mencapai titik tertingginya pada Februari 1985 dengan nilai 164,72 dan titik terendah pada Maret 2008 dengan nilai 70,698. Pada tanggal 25 Maret 2020, indeks membawa nilai 100,35, yang berarti bahwa dolar AS telah terdepresiasi terhadap sekeranjang mata uang lainnya sejak tahun 1985 tetapi secara kasar sama dengan nilai awalnya pada tahun 1973. Indeks ini sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi makro, termasuk inflasi/deflasi dolar dan mata uang asing termasuk dalam keranjang yang sebanding, serta resesi dan pertumbuhan ekonomi di negara-negara tersebut.

Isi sekeranjang mata uang hanya diubah satu kali sejak dimulainya indeks ketika Euro menggantikan banyak mata uang Eropa yang sebelumnya ada di indeks pada tahun 1999 seperti mata uang pendahulu Jerman, Deutschemark. Di tahun-tahun mendatang, kemungkinan mata uang akan diganti karena indeks berusaha untuk mewakili mitra dagang utama AS. Kemungkinan di masa depan mata uang seperti yuan China (CNY) dan peso Meksiko (MXN) akan menggantikan mata uang lain dalam indeks karena China dan Meksiko menjadi mitra dagang utama dengan Amerika Serikat.

Baca juga: Mengenal Pengangguran dan Sejarahnya

 

Menafsirkan dan Memperdagangkan Indeks Dolar AS (USDX)

Nilai indeks 120 menunjukkan bahwa dolar AS telah terapresiasi 20% versus sekeranjang mata uang selama periode waktu tersebut. Sederhananya, jika USDX naik, itu berarti dolar AS menginkatkan kekuatan atau nilainya jika dibandingkan dengan mata uang lainnya. Demikian pula, jika indeks saat ini 80, turun 20 dari nilai awalnya, itu berarti indeks telah terdepresiasi 20%. Hasil apresiasi dan depresiasi merupakan faktor periode waktu yang bersangkutan.

Indeks dolar AS memungkinkan trader untuk memantau nilai USD dan membandingkannya dengan sekeranjang mata uang tertentu dalam satu transaksi. Indeks ini juga memungkinkan mereka untuk melindungi taruhan mereka terhadap risiko apa pun yang berkaitan dengan dolar. Dimungkinkan untuk menggabungkan strategi futures atau options di USDX. Produk keuangan tersebut saat ini diperdagangkan di New York Board of Trade. Investor dapat menggunakan indeks untuk melindungi pergerakan mata uang umum atau berspekulasi. Indeks juga tersedia secara tidak langsung sebagai bagian dari exchange-traded fund (ETF) , options, atau reksa dana.

 

 

Sumber: investopedia.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda