Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Tentang Management by Objectives (MBO)

Tentang Management by Objectives (MBO)

management by objectives

Apa Itu Management by Objectives (MBO)?

Management by objectives (MBO) adalah model pengelolaan strategis yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja organisasi dengan mendefinisikan secara jelas tujuan yang disepakati oleh manajemen dan karyawan. Menurut teori, memiliki suara dalam penetapan tujuan dan rencana aksi akan mendorong partisipasi dan komitmen diantara karyawan, serta menyelaraskan tujuan diseluruh organisasi.

Istilah ini pertama kali diuraikan oleh guru manajemen Peter Drucker dalam bukunya di tahun 1954, The Practice of Management.

Baca juga: Pengertian Ltd. (Limited)

 

KUNCI PENTING

  • Management by objectives (MBO) adalah model pengelolaan strategis yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja organisasi dengan menetapkan tujuan secara jelas yang disetujui oleh manajemen dan karyawan.
  • Menurut teori, memiliki suara dalam penetapan tujuan dan rencana aksi akan mendorong partisipasi dan komitmen di antara karyawan, serta menyelaraskan tujuan diseluruh organisasi.
  • Strategi tersebut dirumuskan oleh Peter Drucker pada 1950-an, terdapat lima langkah rinci yang harus diikuti organisasi.
  • Kritikus MBO berpendapat bahwa hal itu menyebabkan karyawan berusaha mencapai tujuan yang ditetapkan dengan cara apa pun yang diperlukan, seringkali dengan biaya perusahaan.

 

Memahami Management by objectives (MBO)

Management by objectives (MBO) adalah pembentukan sistem informasi manajemen untuk membandingkan kinerja dan pencapaian aktual dengan tujuan yang telah ditetapkan. Praktisi mengklaim bahwa manfaat utama MBO adalah meningkatkan motivasi dan komitmen karyawan dan memungkinkan komunikasi yang lebih baik antara manajemen dan karyawan.

Namun, kelemahan MBO yang dikutip adalah bahwa MBO terlalu menekankan pada penetapan tujuan untuk mencapai tujuan, daripada mengerjakan rencana sistematis untuk melakukannya. Kritikus MBO, seperti W. Edwards Demming , berpendapat bahwa menetapkan tujuan tertentu seperti target produksi membuat pekerja memenuhi target tersebut dengan cara apa pun yang diperlukan, termasuk jalan pintas yang menghasilkan kualitas yang buruk.

Dalam bukunya yang termuat istilah tersebut, Peter Drucker menguraikan beberapa prinsip manajemen berdasarkan tujuan. Tujuan  ditetapkan dengan bantuan karyawan dan dimaksudkan sebagai tantangan namun tetap dapat dicapai. Karyawan menerima umpan balik harian, dan fokusnya adalah pada penghargaan daripada hukuman. Pertumbuhan dan perkembangan pribadi lebih ditekankan, daripada hal negatif karena gagal mencapai tujuan.

Drucker percaya MBO bukanlah obat untuk segalanya, melainkan sebuah alat untuk digunakan. MBO membuat organisasi berproses, dengan banyak praktisi mengklaim bahwa keberhasilan MBO bergantung pada dukungan dari manajemen teratas, tujuan yang diuraikan dengan jelas, dan manajer terlatih yang dapat menerapkannya.

 

Management by objectives (MBO) dalam Prakteknya

Management by objectives menguraikan 5 langkah yang harus digunakan organisasi untuk mempraktikkan teknik manajemen ini.

  1. Langkah pertama adalah menentukan atau merevisi tujuan organisasi untuk seluruh perusahaan. Gambaran luas ini harus diturunkan dari misi dan visi perusahaan.
  2. Langkah kedua adalah menerjemahkan tujuan organisasi kepada karyawan. Drucker menggunakan akronim SMART (spesifik, terukur, dapat diterima, realistis, terikat waktu) untuk mengekspresikan konsep tersebut.
  3. Langkah ketiga adalah menstimulasi partisipasi karyawan dalam menetapkan tujuan individu. Setelah tujuan organisasi dibagikan dengan karyawan, dari atas ke bawah, karyawan harus didorong untuk membantu menetapkan tujuan mereka sendiri untuk mencapai tujuan organisasi yang lebih besar ini. Hal ini memberi karyawan motivasi yang lebih besar karena mereka memiliki pemberdayaan yang lebih besar.
  4. Langkah keempat melibatkan pemantauan kemajuan karyawan. Pada langkah kedua, komponen kunci dari tujuan adalah bahwa tujuan tersebut dapat diukur agar karyawan dan manajer dapat menentukan seberapa baik mereka dapat terpenuhi tujuannya tersebut.
  5. Langkah kelima adalah mengevaluasi dan menghargai kemajuan karyawan. Langkah ini mencakup umpan balik yang jujur ​​tentang apa yang dicapai dan tidak dicapai untuk setiap karyawan.

Baca juga: Tentang Rasio Kecukupan Likuiditas

 

Kelebihan dan Kekurangan Management by objectives (MBO)

MBO hadir dengan banyak kelebihan dan kekurangan bagi kesuksesan perusahaan. Manfaatnya termasuk karyawan merasa bangga dengan pekerjaan mereka dengan tujuan yang mereka tahu dapat mereka capai. Hal ini juga menyelaraskan karyawan dengan kekuatan, keterampilan, dan pengalaman pendidikan mereka. MBO juga mengarah pada peningkatan komunikasi antara manajemen dan karyawan. Penetapan tujuan yang terukur akan memberikan rasa kepentingan bagi karyawan, sehingga membawa loyalitas kepada perusahaan. Dan terakhir, manajemen dapat menciptakan tujuan yang mengarah pada kesuksesan perusahaan.

Meskipun MBO memiliki banyak manfaat, ada beberapa kekurangan dan keterbatasannya. Karena MBO berfokus pada tujuan dan target, MBO sering mengabaikan bagian lain dari perusahaan, seperti budaya perilaku, etos kerja yang sehat, dan area untuk keterlibatan dan kontribusi. MBO menambah tekanan pada karyawan untuk memenuhi tujuan dalam kerangka waktu tertentu. Selain itu, jika manajemen hanya mengandalkan MBO untuk semua tanggung jawab manajemen, hal ini dapat menjadi masalah untuk area yang tidak sesuai dengan MBO.

 

Sumber: investopedia.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda