Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Tentang Tokyo Price Index (TOPIX)

Tentang Tokyo Price Index (TOPIX)

Stock image

Apa itu Tokyo Price Index (TOPIX)?

Tokyo Price Index—biasa disebut TOPIX—adalah metrik untuk harga saham di Tokyo Stock Exchange (TSE). TOPIX adalah indeks kapitalisasi tertimbang yang mencantumkan semua perusahaan di “bagian pertama” TSE, bagian yang mengatur semua perusahaan besar di bursa menjadi satu grup. Bagian kedua dari TSE mengumpulkan semua perusahaan kecil yang tersisa.

 

KUNCI PENTING

  • Tokyo Price Index, yang dikenal sebagai TOPIX, adalah indeks pasar saham Jepang yang dihitung dan diterbitkan oleh Tokyo Stock Exchange (TSE).
  • TOPIX melacak perusahaan domestik di bagian pertama bursa, yang mewakili perusahaan terbesar di Jepang berdasarkan kapitalisasi pasar.
  • Indeks saham Jepang lainnya adalah Nikkei, yang merupakan indeks tertimbang harga yang terdiri dari 225 perusahaan blue chip teratas yang diperdagangkan di TSE.
  • Sementara investor tidak dapat langsung membeli indeks, ada beberapa dana yang diperdagangkan di bursa (ETF)—seperti TOPIX Core 30 ETF—yang memungkinkan investor untuk berinvestasi dalam sekeranjang sekuritas yang melacak kinerja TOPIX.

 

Memahami Tokyo Price Index (TOPIX)

Tokyo Stock Exchange (TSE) adalah bursa saham terbesar di Jepang dan bertanggung jawab untuk menghitung dan menerbitkan TOPIX. Dibandingkan dengan Nikkei, atau Nikkei 225 Stock Average Jepang, TOPIX dianggap sebagai representasi yang lebih tepat dari semua pasar saham Jepang karena mencerminkan penggambaran perubahan harga yang lebih adil dan mencakup perusahaan terbesar yang berdagang di TSE. Sebagai perbandingan, Nikkei ditimbang berdasarkan harga dan hanya terdiri dari 225 perusahaan blue chip teratas yang terdaftar di TSE.

Baca juga: Memahami Teori Harga (Theory of Price)

 

Indeks Sektor TOPIX

TOPIX menunjukkan kapitalisasi pasar perusahaan saat ini dengan asumsi bahwa kapitalisasi pasar pada tanggal dasar (4 Januari 1968) adalah 100 poin. Ukuran tersebut digunakan untuk mengetahui tren keseluruhan di pasar saham dan digunakan sebagai tolak ukur bagi investor.

Sektor indeks TOPIX terdiri dari indeks yang dibuat dengan membagi konstituen dari TOPIX dalam 33 kategori. Kategori-kategori ini ditentukan menurut sektor industri yang ditetapkan oleh Securities Identification Code Committee. Mereka termasuk tetapi tidak terbatas pada, konstruksi, tekstil dan pakaian jadi, logam nonferrous, mesin, tenaga listrik dan gas, transportasi darat dan udara, perdagangan eceran, bank, sekuritas dan komoditas berjangka, real estate, asuransi, pertanian dan kehutanan, farmasi, dan besi dan baja.

TOPIX memiliki beberapa subindeks yang juga diterbitkan oleh TSE. Mereka termasuk tetapi tidak terbatas pada, Seri Indeks Baru TOPIX, subindeks TOPIX berdasarkan ukuran, indeks sektor TOPIX, Seri Indeks Komposit Bursa Saham Tokyo, Indeks Fokus 100 Bursa Saham Tokyo, Seri Indeks Sektor Properti REIT Bursa Saham Tokyo , dan Indeks Ibu Bursa Saham Tokyo.

 

TOPIX sebagai Free Float Index

Dalam rangkaian tiga fase, TOPIX beralih dari sistem yang menimbang perusahaan berdasarkan jumlah total saham yang beredar secara kolektif ke sistem yang menimbang perusahaan berdasarkan jumlah total saham yang tersedia untuk diperdagangkan. Ini dikenal sebagai free float. Transisi TOPIX dimulai pada tahun 2005 dan selesai pada musim panas 2006.

Meskipun transisi ini pada dasarnya bersifat teknis, transisi ini memiliki dampak besar pada bobot aktual perusahaan yang terdaftar dalam indeks. Hal ini karena sebagian besar perusahaan di Jepang juga memiliki kepemilikan saham yang signifikan di mitra bisnis mereka untuk mempertahankan aliansi bisnis yang canggih dan kuat, dan saham ini tidak lagi termasuk dalam perhitungan bobot perusahaan indeks.

Sekilas Fakta

Praktik mitra bisnis Jepang yang memiliki hubungan dekat satu sama lain dan terkadang saling mengambil saham disebut keiretsu, yang diterjemahkan secara harfiah berarti “gabungan tanpa kepala.”

Baca juga: Tentang Tenor dan Perbedaannya dengan Jatuh Tempo

 

Pertimbangan Khusus

Salah satu dari beberapa indeks TOPIX adalah TOPIX Core 30 Index. Indeks kapitalisasi tertimbang melacak kinerja 30 saham di indeks TOPIX yang memiliki kapitalisasi pasar besar dan paling likuid. Indeks dimulai pada 1 April 1998 dengan nilai dasar 1.000. Daftar perusahaan dalam TOPIX Core 30 termasuk beberapa nama perusahaan Jepang yang paling terkenal, seperti Honda Motor, Canon, Mitsubishi Corp, Sony, dan Toyota Motor.

Investor tidak dapat langsung membeli indeks. Namun, ada dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) yang memungkinkan investor untuk berinvestasi dalam sekeranjang sekuritas yang melacak kinerja TOPIX.  Nomura Asset Management Company menjalankan TOPIX Core 30 Exchange Traded Fund (ETF). Tujuan investasi dana ini adalah untuk membangun portofolio yang komposisinya mirip dengan TOPIX Core 30, memberikan harga dan kinerja hasil yang sesuai.

 

 

Sumber: investopedia.com

Broker News

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda